Pamit Memancing, Warga Batu Ampar Kubu Raya Hilang Misterius: Sampan Ditemukan Kosong
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
- print Cetak

Pamit Memancing, Warga Batu Ampar Kubu Raya Hilang Misterius: Sampan Ditemukan Kosong. (Foto: Humas Polres)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PontianakMetro.Com – Misteri hilangnya Nuriaman (47), warga Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, hingga kini masih menjadi teka-teki. Hingga Jumat (9/1/2026), tim SAR gabungan masih berjuang melawan arus sungai untuk mencari keberadaan pria yang dilaporkan hilang saat memancing di aliran Sungai Cabang Ruan sejak awal pekan lalu.
Nuriaman diketahui pergi memancing sendirian sejak Senin (5/1/2026) sore, namun hingga tiga hari berselang, korban yang tinggal sebatang kara itu tidak kunjung kembali ke rumah.
Hilangnya korban baru disadari warga setelah rumah Nuriaman tampak sepi tanpa aktivitas selama beberapa hari. Warga yang curiga kemudian melakukan penyisiran mandiri di lokasi favorit korban memancing.
Hasilnya, warga menemukan sampan kayu milik korban beserta peralatan memancing lengkap di tengah sungai, namun Nuriaman tidak berada di atasnya. Penemuan ini segera dilaporkan ke Polsek Batu Ampar dan diteruskan ke Basarnas Pontianak.
“Warga menemukan sampan milik korban beserta peralatan memancingnya masih berada di sungai. Temuan ini menjadi titik awal pencarian tim gabungan,” jelas Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, Jumat (9/1/2026).
Saat ini, operasi pencarian difokuskan di sekitar titik koordinat 0°51.830’S – 109°43.835’E, lokasi di mana peralatan korban pertama kali ditemukan. Tim SAR yang terdiri dari personel Basarnas, Kepolisian, TNI, serta warga setempat terus melakukan penyisiran radial di sepanjang aliran sungai.
Kondisi medan yang cukup menantang dan arus sungai yang fluktuatif menjadi hambatan utama dalam proses pencarian ini.
“Kami dari kepolisian bersama Tim SAR dan warga masih berupaya maksimal melakukan pencarian. Kami memohon doa dari masyarakat agar korban segera ditemukan,” tambah Aiptu Ade.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan tambahan untuk mengetahui apakah korban terjatuh akibat kecelakaan air atau ada faktor lain. Peralatan memancing milik korban kini telah diamankan sebagai barang bukti untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Humas Polres

Saat ini belum ada komentar