Rabu, 29 Jul 2026
Trending Tags
Beranda » Bersinar » dr Gita: Gejalanya Mirip Flu tapi Fatal, Virus Nipah dari Kelelawar Buah Belum Ada Vaksin dan Obat

dr Gita: Gejalanya Mirip Flu tapi Fatal, Virus Nipah dari Kelelawar Buah Belum Ada Vaksin dan Obat

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak mengambil langkah proaktif dalam meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi wabah penyakit baru. Fokus edukasi kali ini menyasar pada ancaman Virus Nipah, sebuah penyakit zoonosis yang menular dari hewan ke manusia.

Meskipun saat ini belum ditemukan kasus virus Nipah di Kota Pontianak maupun di wilayah Indonesia lainnya, edukasi ini dinilai krusial sebagai bentuk kesiapsiagaan dini.

Dokter Umum RSUD SSMA, dr. Gita Risti Novianti, menjelaskan bahwa virus ini secara alami dibawa oleh kelelawar buah (fruit bats). Penularan dapat terjadi secara langsung dari hewan ke manusia atau melalui perantara buah-buahan yang telah terkontaminasi.

“Si kelelawar buah ini dia biasanya bisa langsung menularkan ke manusia dan juga bisa langsung terhadap ke buah-buahan juga, salah satunya adalah buah nira atau buah aren,” jelas dr. Gita Risti Novianti saat memberikan edukasi pada Selasa (3/2/2026).

Masyarakat diminta waspada karena gejala awal infeksi virus Nipah sangat mirip dengan flu biasa, sehingga sering kali sulit dibedakan. Namun, jika tidak segera ditangani, dampaknya bisa berakibat fatal.

“Demam, nyeri otot, kemudian ada batuk, ada pilek, dan yang lebih parahnya lagi mungkin bisa saja terjadi kejang merupakan gejala adanya infeksi virus Nipah,” ungkapnya.

Hingga saat ini, belum ditemukan vaksin khusus untuk manusia maupun obat antivirus yang terbukti efektif membunuh virus ini. Oleh karena itu, dr. Gita menegaskan bahwa pencegahan adalah satu-satunya benteng pertahanan utama.

Beberapa langkah preventif yang disarankan oleh dr. Gita bagi masyarakat meliputi:

• Menghindari kontak langsung dengan pasien yang terinfeksi.
• Menggunakan masker, terutama bagi masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar negeri.
• Selektif dalam memilih buah: pastikan buah benar-benar bersih dan tidak ada bekas gigitan hewan (kelelawar).

“Mari jaga kesehatan mulai dari diri kita, keluarga kita, pencegahan dini lebih baik agar tidak terjadi penyakit virus Nipah di Indonesia,” pungkas dr. Gita.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Targetkan 80 Juta Penerima Makan Bergizi Gratis, Karolin Siap Perluas hingga Pedalaman Landak

    Presiden Prabowo Targetkan 80 Juta Penerima Makan Bergizi Gratis, Karolin Siap Perluas hingga Pedalaman Landak

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan keputusan strategis negara untuk mencetak generasi unggul. Hal ini disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, pada Senin (2/2/2026). Program MBG yang telah menjangkau sekitar 55–60 juta penerima manfaat sejak tahun 2025 […]

  • Pontianak Berduka: Mengenang Ahmad Hasyim Hadrawi, Birokrat Penjaga Harmoni dan Simpul Kerukunan

    Pontianak Berduka: Mengenang Ahmad Hasyim Hadrawi, Birokrat Penjaga Harmoni dan Simpul Kerukunan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kota Pontianak kehilangan salah satu putra terbaik sekaligus birokrat penjaga harmoni sosial. Ahmad Hasyim Hadrawi, yang menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pontianak, mengembuskan napas terakhirnya pada Selasa (20/1/2026). Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam tidak hanya bagi Pemerintah Kota Pontianak, tetapi juga bagi keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) Kalimantan […]

  • Terpikat Hutan Kota Pontianak, Jusuf Kalla: Menjaga Lingkungan Adalah Bagian dari Ajaran Agama

    Terpikat Hutan Kota Pontianak, Jusuf Kalla: Menjaga Lingkungan Adalah Bagian dari Ajaran Agama

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla (JK), mengaku terkesan dengan wajah Kota Pontianak yang hijau dan tertata rapi. Hal ini disampaikannya saat menghadiri pelantikan Pengurus DMI Provinsi Kalimantan Barat periode 2025-2030 di Pendopo Gubernur Kalbar, Kamis (15/1/2026). Mantan Wakil Presiden RI tersebut menilai, keberadaan hutan-hutan kota yang terjaga di sepanjang jalan […]

  • Ratu Elok Jadi Desa Pertama di Manis Mata yang Inisiasi Tanam Jagung Ketahanan Pangan

    Ratu Elok Jadi Desa Pertama di Manis Mata yang Inisiasi Tanam Jagung Ketahanan Pangan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Desa Ratu Elok resmi mencatatkan diri sebagai pionir dalam memperkuat kedaulatan pangan di wilayah selatan Kabupaten Ketapang. Desa ini menjadi desa pertama di seluruh Kecamatan Manis Mata yang secara mandiri menginisiasi program penanaman jagung sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah. Pencapaian bersejarah ini disaksikan langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, yang hadir […]

  • Yan Machmud Gandeng Sultan Syarif Melvin Alkadri dan Hendri Lamiri di Single Romantis “SAMAWA”

    Yan Machmud Gandeng Sultan Syarif Melvin Alkadri dan Hendri Lamiri di Single Romantis “SAMAWA”

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Industri musik Indonesia bakal kedatangan karya baru bernuansa romantis dari Yan Machmud. Songwriter asal Kalimantan Barat itu segera merilis single terbaru berjudul “SAMAWA”. Menariknya, lagu tersebut merupakan kolaborasi bersama Sultan Syarif Melvin Alkadri dan maestro violin Indonesia Hendri Lamiri. “SAMAWA” hadir dengan konsep pop romantis modern yang mengangkat cerita cinta dua insan hingga […]

  • Mahasiswa Rekayasa Sistem Komputer Untan Kolaborasi dengan APIMSA Kalbar, Pembuatan Website dan Kelola Medsos

    Mahasiswa Rekayasa Sistem Komputer Untan Kolaborasi dengan APIMSA Kalbar, Pembuatan Website dan Kelola Medsos

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Sebuah kolaborasi strategis antara dunia akademik dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kalimantan Barat terjalin melalui proyek mata kuliah Komputer dan Masyarakat. Mahasiswa Program Studi Rekayasa Sistem Komputer, Fakultas MIPA, Universitas Tanjungpura (Untan) melaksanakan kerja sama dengan APIMSA Kalbar (Asosiasi Pengusaha Kecil Menengah Mikro Nusantara Kalimantan Barat) yang meliputi pembuatan […]

expand_less