Minggu, 3 Mei 2026
Trending Tags
Beranda » Bersinar » Photovoice Banjir Pontianak: Saat Foto Warga Bicara Lebih Keras dari Data Ilmiah

Photovoice Banjir Pontianak: Saat Foto Warga Bicara Lebih Keras dari Data Ilmiah

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Selama puluhan tahun, banjir rob di Pontianak seringkali hanya dianggap sebagai “kejadian musiman” yang lazim. Namun, melalui program Photovoice yang digelar Yayasan Kolase di Rumah Budaya Gang Hj Salmah, Kamis (15/1/2026), persepsi itu digugat. Banjir kini ditunjukkan sebagai sebuah kecemasan nyata yang terekam dalam bidikan lensa kamera masyarakat sendiri.

Program ini membuktikan bahwa risiko banjir tidak cukup dipahami lewat peta ilmiah, melainkan harus dirasakan lewat pengalaman hidup warga yang rumahnya terendam setiap kali air pasang menyentuh angka 1,9 meter.

Ketua Yayasan Kolase, Andi Fahrizal, menegaskan bahwa Photovoice adalah metode partisipatif yang menempatkan warga sebagai subjek aktif. Sebanyak 30 fotografer warga dari 21 kelurahan rawan banjir dilibatkan untuk memotret realitas harian mereka.

“Foto-foto ini bukan sekadar visual. Di dalamnya ada ingatan dan pengalaman hidup warga yang kerap terabaikan dalam angka-data pemerintah. Kami ingin suara mereka menjadi bagian penting dalam perumusan kebijakan,” ujar Andi.

Banjir besar pada Desember 2025 lalu menjadi momentum peringatan. Air yang masuk hingga kolong Rumah Budaya menjadi sinyal bahwa ancaman banjir di dataran rendah gambut Pontianak sudah memasuki tahap yang sangat serius.

Akademisi Universitas Waterloo Kanada, Prof. Stefan Steiner, yang turut mendukung program ini di bawah naungan FinCAPES, menilai bahwa model ilmiah seringkali gagal menangkap “ketakutan” warga.

“Risiko banjir dialami di rumah, di sekolah, dan dalam kecemasan setiap kali hujan turun. Foto dan cerita warga menerjemahkan temuan ilmiah yang kompleks ke dalam pengalaman manusia. Dengan begitu, banjir tidak bisa lagi diabaikan sebagai sesuatu yang biasa,” tegas Prof. Steiner.

Kepala Bapperida Kota Pontianak, Sidig Handanu, yang hadir mewakili Wali Kota, mengapresiasi pendekatan budaya dan visual ini. Menurutnya, perspektif warga sangat penting untuk menentukan apakah sebuah genangan dianggap bencana atau kewajaran oleh publik.

“Isu banjir sudah masuk dalam isu strategis perencanaan jangka panjang Kota Pontianak. Hasil Photovoice ini akan kami jadikan bahan pertimbangan dalam penyusunan peta risiko dan sistem peringatan dini,” kata Sidig.

Ia mengakui bahwa pembangunan yang tidak seimbang serta perubahan tata guna lahan di wilayah hulu (Kubu Raya dan Mempawah) telah mengganggu keseimbangan Pontianak sebagai “Kota Air”.

Melalui pameran fotografi dan sesi “Nongkrong Senja”, Yayasan Kolase berharap adanya dialog yang setara antara pembuat kebijakan dan warga terdampak. Harapannya, strategi adaptasi perubahan iklim di masa depan tidak lagi lahir dari balik meja kantor, melainkan dari pemahaman mendalam atas realitas di gang-gang sempit Kota Pontianak.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Diskominfo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Paket Ganja Ditemukan Satgas Yonarhanud 1/PBC Saat Sisir Pantai Belacan Sambas

    10 Paket Ganja Ditemukan Satgas Yonarhanud 1/PBC Saat Sisir Pantai Belacan Sambas

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Wilayah pesisir Kabupaten Sambas kembali menjadi sorotan setelah Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika dalam jumlah besar. Penyisiran taktis yang dilakukan oleh personel Satgas Pamtas Yonarhanud 1/PBC Kostrad di sekitar kawasan Pantai Belacan, Kecamatan Paloh, membuahkan hasil dengan ditemukannya 10 paket barang haram diduga jenis ganja. Danrem […]

  • Samer Weekend Siap Digelar, Pemkab Sanggau Jadikan Taman Sabang Merah Pusat Olahraga dan UMKM

    Samer Weekend Siap Digelar, Pemkab Sanggau Jadikan Taman Sabang Merah Pusat Olahraga dan UMKM

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Kom/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kabupaten Sanggau tengah mematangkan persiapan untuk meluncurkan kegiatan Sabang Merah (Samer) Weekend. Agenda yang diproyeksikan menjadi ikon baru aktivitas publik ini direncanakan bakal dihelat pada Sabtu, 7 Februari 2026 mendatang di Kawasan Taman Sabang Merah, Kota Sanggau. Persiapan tersebut dibahas secara mendalam dalam rapat koordinasi di Ruang Rapat Babai Cinga’ Kantor Bupati […]

  • Sulap Lahan Reklamasi Jadi Sumber Bioetanol, Program Sabuk Hijau Khatulistiwa Direstui Norsan

    Sulap Lahan Reklamasi Jadi Sumber Bioetanol, Program Sabuk Hijau Khatulistiwa Direstui Norsan

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyambut hangat inisiatif strategis yang ditawarkan oleh Lembaga Investasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara (Li-Bapan). Dalam audiensi yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur pada Senin (19/1/2026), dipaparkan program bertajuk “Sabuk Hijau Khatulistiwa” yang mengintegrasikan reklamasi lahan dengan penguatan ekonomi berbasis energi terbarukan. Program ini menarik perhatian Pemerintah Provinsi […]

  • Diduga Gegara Bahasan Politik, Ketua PPNI Ketapang Dipukul dan Dicekik di Ruang Kerjanya!

    Diduga Gegara Bahasan Politik, Ketua PPNI Ketapang Dipukul dan Dicekik di Ruang Kerjanya!

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Aksi premanisme mencederai institusi kesehatan di Kabupaten Ketapang. Eka Arianto, yang menjabat sebagai Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Ketapang sekaligus Plt. Kepala Puskesmas Ratu Berlian Tuan Tuan, dilaporkan menjadi korban penganiayaan di ruang kerjanya pada Rabu, 31 Desember 2025 lalu. Insiden pemukulan dan pencekikan ini diduga kuat dipicu oleh ketersinggungan pelaku […]

  • Festival Musik Bangun Sahur di Masjid Jami Ditarget Jadi Etalase Budaya Sungai Pontianak

    Festival Musik Bangun Sahur di Masjid Jami Ditarget Jadi Etalase Budaya Sungai Pontianak

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Pontianak memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Musik Bangun Sahur yang dipusatkan di halaman Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman. Agenda tahunan ini diharapkan mampu bertransformasi menjadi etalase budaya sungai yang ikonik bagi Kota Khatulistiwa. Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, menyampaikan bahwa festival ini bukan sekadar ajang kreativitas untuk membangunkan warga saat […]

  • Simfoni Cinta di Parindu: Penampilan Memukau Judika dan Hijau Daun di Sanggau Berjalan Aman dan Tertib

    Simfoni Cinta di Parindu: Penampilan Memukau Judika dan Hijau Daun di Sanggau Berjalan Aman dan Tertib

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Panggung hiburan di Kabupaten Sanggau mencapai puncak kemeriahannya lewat gelaran Pusat Damai Fest 2026 bertajuk Shimphoni Of Heart. Ribuan pasang mata menjadi saksi penampilan memukau dua bintang besar nasional, Judika dan Hijau Daun di Sanggau, pada Sabtu (14/2/2026). Bertempat di Halaman Rumah Betang Ompuk Hibun Panu, Dusun Serarong, Kecamatan Parindu, konser ini berhasil […]

expand_less