Rabu, 3 Jun 2026
Trending Tags
Beranda » Bersinar » Waterfront Pontianak Berlanjut: Gang Kamboja-H Mursyid Jadi Destinasi Wisata Baru

Waterfront Pontianak Berlanjut: Gang Kamboja-H Mursyid Jadi Destinasi Wisata Baru

  • account_circle GFM
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.com – Pemerintah Kota Pontianak resmi melanjutkan proyek pembangunan kawasan waterfront di tepian Sungai Kapuas pada tahun 2026. Langkah ini diambil untuk memperkuat identitas kota sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi baru masyarakat.

Proyek strategis ini direncanakan menyisir kawasan dari Gang Kamboja hingga Gang H Mursyid. Pengerjaannya menggunakan sistem tahun jamak (multiyears) selama tiga tahun dengan dukungan anggaran awal sebesar Rp20 miliar.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa penataan ini merupakan visi jangka panjang yang telah dirintis sejak 2014. Pembangunan dilakukan secara bertahap demi menampilkan wajah kota yang lebih tertata.

Desain Modern dengan Sentuhan Kearifan Lokal Meriam Karbit

Konsep waterfront terbaru ini akan memadukan desain modern yang ramah lingkungan dengan kekhasan budaya lokal. Fasilitas pendukung seperti spot olahraga dan rekreasi akan dibangun untuk memanjakan warga serta wisatawan.

Kawasan ini juga akan dilengkapi dengan tempat khusus Meriam Karbit yang menjadi ikon budaya Pontianak. Area tersebut nantinya akan menyatu dengan taman di bawah Jembatan Duplikasi Kapuas I.

“Nanti akan ada bentuk-bentuk yang unik, instagramable, ramah lingkungan, dan tetap menampilkan kekhasan lokal,” ujar Edi Rusdi Kamtono pada Rabu (1/4/2026).

Skema Kompensasi dan Sosialisasi bagi Masyarakat Terdampak

Pemerintah Kota saat ini tengah melakukan pembahasan teknis sebelum masuk ke tahap pelaksanaan konstruksi. Sosialisasi kepada masyarakat yang bermukim di sekitar garis sempadan sungai akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.

Wali Kota memastikan bahwa warga yang terdampak penataan akan mendapatkan kompensasi perbaikan sesuai dengan desain rencana. Tujuannya agar proses pembangunan tetap berjalan harmonis dan menguntungkan semua pihak.

“Kalau ada yang terdampak, nanti ada kompensasi perbaikan sesuai desain yang sudah kita rencanakan,” jelas Edi saat memberikan keterangan terkait teknis pelaksanaan proyek.

Kolaborasi Anggaran dan Ajakan Menjaga Aset Daerah

Penyelesaian proyek ini diharapkan mendapat dukungan dana tidak hanya dari APBD kota, tetapi juga pemerintah provinsi dan pusat. Koordinasi intensif telah dilakukan dengan kementerian terkait serta DPR RI Komisi V.

Edi Rusdi Kamtono juga mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga seluruh fasilitas yang telah dibangun. Keamanan kawasan akan ditingkatkan, termasuk rencana pemasangan CCTV di berbagai titik strategis.

“Kita berharap seluruh masyarakat ikut menjaga aset yang sudah dibangun. Karena tanpa kerja sama, akan sulit menjaga infrastruktur itu tetap baik,” pungkas Wali Kota Pontianak tersebut.

Ringkasan Berita

  • Pemkot Pontianak melanjutkan pembangunan waterfront dari Gang Kamboja hingga Gang H Mursyid dengan anggaran awal Rp20 miliar.

  • Proyek multiyears ini mengusung konsep modern, instagramable, dan ramah lingkungan namun tetap menonjolkan kearifan lokal seperti Meriam Karbit.

  • Pemerintah menyiapkan skema kompensasi bagi warga terdampak serta melakukan koordinasi anggaran dengan pemerintah pusat dan provinsi.

  • Fasilitas publik ini dirancang untuk meningkatkan pariwisata dan ekonomi, didukung sistem keamanan seperti CCTV guna menjaga aset daerah.

  • Penulis: GFM
  • Editor: GFM
  • Sumber: Prokopim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Terapkan Registrasi SIM Card Pakai Face Recognition, Tekan Penipuan Digital

    Pemerintah Terapkan Registrasi SIM Card Pakai Face Recognition, Tekan Penipuan Digital

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Pemerintah resmi memperketat aturan kepemilikan nomor telepon seluler di Indonesia dengan menerapkan registrasi kartu SIM berbasis biometrik. Melalui kebijakan baru ini, setiap aktivasi kartu perdana wajib disertai pemindaian wajah (face recognition) sebagai bagian dari validasi identitas pengguna. Kebijakan tersebut diumumkan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid dan diluncurkan di Gedung Sarinah, Jakarta. […]

  • Bea Cukai Entikong Musnahkan 500 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Miliaran Rupiah

    Bea Cukai Entikong Musnahkan 500 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Miliaran Rupiah

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Sinergi penegakan hukum di lini batas negara kembali ditunjukkan melalui pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara (BMN) hasil penindakan ilegal. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat, dengan pengamanan ketat dari Polsek Entikong, memusnahkan ratusan bale pakaian bekas (ballpress) pada Jumat sore (9/1/2026). Pemusnahan yang dilakukan di Lapangan Pembakaran […]

  • Ancaman Ganda Awal Tahun! Polres Kubu Raya Imbau Warga Tepian Kapuas Waspada Rob dan Puting Beliung

    Ancaman Ganda Awal Tahun! Polres Kubu Raya Imbau Warga Tepian Kapuas Waspada Rob dan Puting Beliung

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya mengeluarkan imbauan penting bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama yang bermukim di sepanjang tepian Sungai Kapuas dan wilayah pesisir. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan ekstra menghadapi potensi banjir rob dan ancaman angin puting beliung dalam beberapa hari ke depan. Langkah antisipasi ini diambil menyusul peringatan dini dari BMKG Stasiun Meteorologi […]

  • Aliansi Umat Islam Kalbar Desak Pembubaran Tarekat Al-Mu’min di Mapolda

    Aliansi Umat Islam Kalbar Desak Pembubaran Tarekat Al-Mu’min di Mapolda

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Umat Islam Bersatu Kalimantan Barat beserta gabungan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) mendatangi Mapolda Kalbar pada Jumat (9/1/2026). Kedatangan massa bertujuan untuk menyampaikan tuntutan keras terkait aktivitas Tarekat Al-Mu’min yang dinilai meresahkan. Aksi yang dimulai dengan long march dari Masjid Mujahidin Pontianak ini berjalan tertib di bawah pengawalan ketat […]

  • Kalbar Butuh 1.590 Dokter Spesialis! Sekda Harisson Dorong PPDS Anestesi FK Untan Prioritaskan Putra Daerah

    Kalbar Butuh 1.590 Dokter Spesialis! Sekda Harisson Dorong PPDS Anestesi FK Untan Prioritaskan Putra Daerah

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kesenjangan layanan kesehatan di wilayah perbatasan Kalimantan Barat akibat krisis dokter spesialis terus menjadi perhatian serius. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, secara tegas menyatakan dukungan penuh Pemerintah Provinsi terhadap pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura (FK Untan). Langkah strategis ini dilakukan melalui sinergi […]

  • Pulang Lebih Awal! Pemkot Pontianak Terbitkan Aturan Jam Kerja ASN Selama Ramadan 2026

    Pulang Lebih Awal! Pemkot Pontianak Terbitkan Aturan Jam Kerja ASN Selama Ramadan 2026

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Pontianak resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Pontianak Tahun 2026 mengenai pengaturan jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kebijakan ini diambil untuk menjaga keseimbangan antara produktivitas kerja dan kekhusyukan ibadah para abdi negara. Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, menegaskan bahwa meskipun ada penyesuaian waktu, […]

expand_less