Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » Bersinar » Festival Musik Bangun Sahur di Masjid Jami Ditarget Jadi Etalase Budaya Sungai Pontianak

Festival Musik Bangun Sahur di Masjid Jami Ditarget Jadi Etalase Budaya Sungai Pontianak

  • account_circle Pro/Tim
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Pontianak memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Musik Bangun Sahur yang dipusatkan di halaman Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman. Agenda tahunan ini diharapkan mampu bertransformasi menjadi etalase budaya sungai yang ikonik bagi Kota Khatulistiwa.

Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, menyampaikan bahwa festival ini bukan sekadar ajang kreativitas untuk membangunkan warga saat sahur. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan momentum penting untuk memperkuat identitas sejarah dan akar peradaban Kota Pontianak.

“Kita tidak boleh lupa bahwa cikal bakal Kota Pontianak bermula dari kawasan Masjid Jami ini. Karena itu, penyelenggaraan festival ke depan harus mampu menonjolkan nilai historis tersebut,” ujar Bahasan saat membuka kegiatan pada Sabtu (21/2/2026) malam.

Menurut Bahasan, Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman memiliki nilai filosofis tinggi sebagai titik awal berdirinya kota di tepian Sungai Kapuas. Ia ingin agar kemasan acara di masa mendatang semakin berkualitas dan memiliki daya tarik yang lebih kuat bagi wisatawan.

Salah satu arahan strategis yang disampaikan Bahasan adalah terkait tata letak panggung pada pelaksanaan berikutnya. Ia menyarankan agar panggung utama dapat diorientasikan menghadap ke arah Alun-Alun Sungai Kapuas guna memperkuat visual acara.

Langkah tersebut dinilai sangat strategis untuk menghadirkan suasana yang lebih ikonik. Konsep ini akan memberikan pemandangan menarik, terutama bagi masyarakat maupun wisatawan yang sedang melintas di jalur perairan Sungai Kapuas.

“Kalau dikemas dengan baik, ini bisa menjadi etalase budaya religi yang membanggakan, sekaligus mendukung sektor pariwisata kota,” tambahnya pada Sabtu (21/2/2026).

Melalui konsep tersebut, Festival Musik Bangun Sahur diharapkan tidak hanya berhenti sebagai tradisi tahunan. Pemerintah Kota ingin menjadikannya bagian dari upaya rebranding kawasan Istana Kadriah dan Masjid Jami sebagai pusat budaya sungai dunia.

Bahasan memastikan bahwa Pemerintah Kota akan terus mendampingi agar festival ini tumbuh lebih profesional dan tertata. Hal ini dilakukan guna memberikan dampak positif bagi ekonomi kreatif serta memperkuat citra Pontianak sebagai kota yang berbudaya dan religius.

Dukungan penuh ini diharapkan dapat memicu semangat para pemuda dan pegiat budaya di kawasan tersebut untuk terus berinovasi. Dengan sinergi yang baik, kekayaan sejarah di titik nol Pontianak ini dapat terus lestari dan dikenal luas hingga ke mancanegara.

  • Penulis: Pro/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Menuju 700 Ribu Jiwa, Wali Kota Pontianak: Kerukunan Umat Adalah Energi Kemajuan Kota

    Menuju 700 Ribu Jiwa, Wali Kota Pontianak: Kerukunan Umat Adalah Energi Kemajuan Kota

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama (Kemenag) untuk terus mempererat kolaborasi dalam membangun Kota Khatulistiwa. Hal ini ditegaskannya saat memimpin apel peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag RI ke-80 di Halaman MTs Negeri 2 Pontianak, Sabtu (3/1/2026). Sesuai dengan tema tahun ini, ‘Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai […]

  • Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Pembalakan Liar Pemicu Banjir Bandang Aceh Tamiang

    Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Pembalakan Liar Pemicu Banjir Bandang Aceh Tamiang

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri turun langsung ke Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, untuk mengusut dugaan pembalakan liar dan kerusakan lingkungan yang diduga kuat menjadi pemicu banjir bandang di wilayah tersebut. Penyelidikan difokuskan pada alur sungai yang membawa gelondongan kayu dalam jumlah besar hingga ke kawasan permukiman warga, menyebabkan kerusakan rumah serta […]

  • Predator Anak Berbaju Ayah Kandung! Pria 58 Tahun di Pontianak Diringkus Polisi Usai Tiga Kali Garap Putrinya yang Masih SD

    Predator Anak Berbaju Ayah Kandung! Pria 58 Tahun di Pontianak Diringkus Polisi Usai Tiga Kali Garap Putrinya yang Masih SD

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kasus predator seksual yang melibatkan orang terdekat kembali mencoreng kemanusiaan. Seorang pria berinisial ML (58), warga Kota Pontianak, diringkus jajaran Polres Kubu Raya setelah ketahuan melakukan aksi bejat merudapaksa anak kandungnya sendiri yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Aksi biadab yang sudah dilakukan sebanyak tiga kali ini akhirnya terbongkar setelah korban […]

  • Hampir 10 Juta Kg Komoditas Lolos: Karantina Kalbar Catat Rekor Ekspor Fantastis 2025 di PLBN Jagoi Babang

    Hampir 10 Juta Kg Komoditas Lolos: Karantina Kalbar Catat Rekor Ekspor Fantastis 2025 di PLBN Jagoi Babang

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Gerbang perbatasan di PLBN Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, mencatatkan kinerja ekspor yang luar biasa sepanjang tahun 2025. Karantina Kalimantan Barat melaporkan peningkatan signifikan pada volume dan frekuensi ekspor komoditas pertanian, peternakan, dan perikanan, jauh melampaui angka tahun sebelumnya. Data dari aplikasi BEST TRUST menunjukkan angka yang fantastis: 3.134 sertifikat karantina telah […]

  • Masalah Rumah Tangga Berujung Maut, Warga Anjungan Melancar Digegerkan Penemuan Jasad AR

    Masalah Rumah Tangga Berujung Maut, Warga Anjungan Melancar Digegerkan Penemuan Jasad AR

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Warga Kelurahan Anjungan Melancar, Kecamatan Anjongan, Kabupaten Mempawah, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di dalam kamar rumah orang tuanya pada Senin (19/1/2026) sore. Korban berinisial AR (29) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 15.30 WIB oleh ayah kandungnya sendiri. AR diduga kuat nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Kapolsek Anjongan, […]

  • Wamen Kehutanan Tekankan Tata Kelola Berbasis Risiko Demi Hutan Berkelanjutan

    Wamen Kehutanan Tekankan Tata Kelola Berbasis Risiko Demi Hutan Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan bahwa pengelolaan hutan Indonesia ke depan harus ditopang tata kelola yang akuntabel, transparan, dan berintegritas. Menurut dia, pendekatan berbasis risiko menjadi kunci untuk memastikan setiap program kehutanan berjalan efektif sekaligus mencegah potensi penyimpangan sejak tahap perencanaan. “Pengelolaan hutan harus dilaksanakan melalui tata kelola yang kuat, dengan pengawasan […]

expand_less