Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Predator Anak Berbaju Ayah Kandung! Pria 58 Tahun di Pontianak Diringkus Polisi Usai Tiga Kali Garap Putrinya yang Masih SD

Predator Anak Berbaju Ayah Kandung! Pria 58 Tahun di Pontianak Diringkus Polisi Usai Tiga Kali Garap Putrinya yang Masih SD

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Kasus predator seksual yang melibatkan orang terdekat kembali mencoreng kemanusiaan. Seorang pria berinisial ML (58), warga Kota Pontianak, diringkus jajaran Polres Kubu Raya setelah ketahuan melakukan aksi bejat merudapaksa anak kandungnya sendiri yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Aksi biadab yang sudah dilakukan sebanyak tiga kali ini akhirnya terbongkar setelah korban melakukan perlawanan sengit pada Rabu (7/1/2026).

Peristiwa memilukan ini terungkap saat ML membawa putri tunggalnya ke wilayah Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, untuk melancarkan aksi bejat ketiganya. Namun, di lokasi tersebut, korban memberontak dan berteriak sekuat tenaga meminta pertolongan.

Teriakan bocah malang itu seketika memancing perhatian warga sekitar yang langsung mengepung pelaku dan mengamankan korban. Beruntung, pihak kepolisian segera tiba di lokasi sehingga ML dapat diamankan dari amukan massa yang geram.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa ML telah menjadikan anak kandungnya sebagai pelampiasan nafsu sebanyak tiga kali di lokasi yang berbeda-beda.

“Kami sedang melakukan penyelidikan mendalam. Berdasarkan pemeriksaan, pelaku sudah tiga kali melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya di lokasi berbeda-beda,” jelas Kasat Reskrim IPTU Nunut Rivaldo Simanjuntak melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade.

Kasus ini menjadi atensi khusus Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika. Kepolisian menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi predator anak, terlebih jika pelakunya adalah orang tua yang seharusnya menjadi pelindung.

“Tidak ada kompromi bagi pelaku predator anak. Kami berkomitmen memastikan korban mendapatkan perlindungan hukum dan pendampingan psikologis maksimal,” tegas Ade.

Pelaku kini mendekam di sel tahanan dan terancam dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. Karena pelaku merupakan orang tua kandung, hukuman tersebut dapat ditambah sepertiga dari ancaman pidana pokok sesuai aturan hukum yang berlaku.

Saat ini, tim penyidik masih mendalami motif pelaku serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memulihkan trauma mendalam yang dialami korban. Kasus ini pun memicu gelombang kecaman luas di masyarakat yang menuntut keadilan bagi korban.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Humas Polres

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Hanya Satu Calon yang Lolos, Seleksi Direktur PDAM Tirta Muare Ulakan Sambas Resmi Dihentikan

    Hanya Satu Calon yang Lolos, Seleksi Direktur PDAM Tirta Muare Ulakan Sambas Resmi Dihentikan

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Proses pemilihan Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Muare Ulakan Kabupaten Sambas menemui jalan buntu. Panitia Seleksi (Pansel) secara resmi mengumumkan bahwa tahapan seleksi untuk kursi pimpinan perusahaan daerah tersebut tidak dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya. Keputusan ini diambil setelah hasil rapat Pansel pada 8 Januari 2026 menunjukkan bahwa mayoritas pelamar […]

  • Polisi Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, Sasar WNA Lewat Aplikasi Kencan Palsu

    Polisi Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, Sasar WNA Lewat Aplikasi Kencan Palsu

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Yogyakarta berhasil membongkar sindikat love scamming atau penipuan berkedok asmara yang diduga terhubung dengan jaringan internasional. Sindikat tersebut diketahui beroperasi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan sasaran korban warga negara asing (WNA). Pengungkapan kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di kantor PT Altair Trans […]

  • Banjir Bandang Terjang Kepulauan Sitaro Sulut, 7 Orang Tewas dan Puluhan Luka

    Banjir Bandang Terjang Kepulauan Sitaro Sulut, 7 Orang Tewas dan Puluhan Luka

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Bencana banjir bandang melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, pada Senin (5/1/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia, puluhan warga luka-luka, serta kerusakan pada permukiman dan fasilitas publik. Banjir bandang menerjang Kecamatan Siau Barat dan Siau Timur setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama berjam-jam. Luapan sungai membawa material […]

  • Polda Kalbar Musnahkan 12 Kg Sabu, Ungkap Jaringan Narkoba Besar dengan 19 Tersangka

    Polda Kalbar Musnahkan 12 Kg Sabu, Ungkap Jaringan Narkoba Besar dengan 19 Tersangka

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat memusnahkan 12 kilogram sabu dalam konferensi pers yang digelar di RS Bhayangkara Anton Soedjarwo, Pontianak, Rabu, 4 Februari 2026. Pemusnahan tersebut menjadi bagian dari pengungkapan jaringan peredaran narkotika berskala besar yang beroperasi di wilayah Kalimantan Barat. Kegiatan ini dipimpin Wakil Kepala Polda Kalbar Brigadir Jenderal Polisi Roma Hutajulu, didampingi […]

  • Singkawang Diserbu Sampah Kulit Durian Kalbar, Petugas DLH Kewalahan Angkut 120 Ton Sehari

    Singkawang Diserbu Sampah Kulit Durian Kalbar, Petugas DLH Kewalahan Angkut 120 Ton Sehari

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Citra Singkawang sebagai kota wisata diuji oleh tumpukan sampah pasca-libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Singkawang harus berjibaku menangani lonjakan volume sampah yang menyentuh angka 120 ton per hari pada pekan pertama Januari. Menariknya, lonjakan ini bukan sekadar sampah rumah tangga, melainkan didominasi oleh limbah […]

  • Perjuangkan Nasib Ratusan Ribu Penambang, Wagub Kalbar Krisantus Ingin Legalkan PETI Jadi WPR

    Perjuangkan Nasib Ratusan Ribu Penambang, Wagub Kalbar Krisantus Ingin Legalkan PETI Jadi WPR

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk memperjuangkan legalitas aktivitas pertambangan masyarakat. Langkah ini diambil guna mengubah status Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) menjadi Pertambangan Rakyat yang berizin agar manfaatnya nyata bagi rakyat dan daerah. Penegasan tersebut disampaikan Wagub Krisantus saat menerima audiensi Pemerintah Kabupaten Sintang dan perwakilan masyarakat […]

expand_less