Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » Penderita Diabetes Ingin Berpuasa? Kenali Skor Risiko dan Aturan Amannya Menurut Pakar RSUD SSMA

Penderita Diabetes Ingin Berpuasa? Kenali Skor Risiko dan Aturan Amannya Menurut Pakar RSUD SSMA

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Menjalankan ibadah puasa, baik Ramadhan maupun sunah, merupakan impian setiap muslim. Namun, bagi penderita diabetes atau diabetesi, ibadah ini memerlukan kesiapan fisik ekstra dan pengelolaan gula darah yang sangat ketat agar tidak membahayakan nyawa.

Menanggapi hal tersebut, RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak memberikan edukasi penting mengenai stratifikasi risiko puasa. Langkah ini bertujuan membantu pasien mengambil keputusan bijak sebelum mulai menahan lapar dan haus, Jumat (2/1/2026).

Edukator RSUD SSMA, Ns. Siti Rahima Harahap, S.Kep., menjelaskan bahwa stratifikasi risiko adalah proses pengelompokan pasien diabetes berdasarkan tingkat bahaya yang mungkin muncul selama berpuasa.

“Secara umum, pasien diabetes dibagi ke dalam beberapa kategori risiko, yaitu risiko tinggi, risiko sedang, dan risiko rendah,” ungkap Siti Rahima.

Penentuan kategori ini didasarkan pada skor kesehatan pasien yang meliputi kontrol gula darah hingga jenis pengobatan yang dikonsumsi:

Risiko Tinggi (Skor > 6): Pasien dengan gula darah belum terkontrol, sering mengalami hipoglikemia berat (gula darah turun drastis), memiliki komplikasi berat, atau menggunakan insulin campuran multipel harian. Sangat disarankan untuk tidak berpuasa.

Risiko Sedang (Skor 3,5 – 6): Pasien dengan gula darah kurang stabil, memiliki komplikasi tertentu, atau menggunakan obat yang berisiko memicu hipoglikemia. Pada kelompok ini, puasa masih dianggap berisiko dan disarankan untuk tidak berpuasa.

Risiko Rendah (Skor 0 – 3): Pasien dengan kontrol gula darah yang baik, patuh pada pola makan, dan memahami cara pemantauan gula darah mandiri. Kelompok ini diperbolehkan untuk berpuasa.

Siti Rahima menekankan, jika penderita diabetes dalam kategori risiko tinggi dan sedang tetap berniat menjalankan puasa, mereka tidak boleh melakukannya tanpa supervisi medis.

“Perlu pengawasan ketat serta penyesuaian terapi oleh tenaga kesehatan,” tuturnya. Penyesuaian dosis obat atau insulin sangat penting untuk mencegah komplikasi serius seperti ketoasidosis atau dehidrasi berat.

Dengan memahami stratifikasi risiko ini, penderita diabetes diharapkan tidak hanya mengejar pahala ibadah, tetapi juga tetap memprioritaskan keselamatan diri. “Ini membantu pasien untuk mengambil keputusan bijak dengan mempertimbangkan keselamatan diri,” pungkasnya.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Amru Chanwari Ajukan Proposal Sekolah Rakyat Kayong Utara ke Provinsi

    Amru Chanwari Ajukan Proposal Sekolah Rakyat Kayong Utara ke Provinsi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kabupaten Kayong Utara serius memperkuat strategi pengentasan kemiskinan ekstrem melalui sektor pendidikan informal. Langkah nyata ini ditunjukkan dengan komitmen penuh mendukung pembangunan Sekolah Rakyat sebagai wadah pemberdayaan masyarakat miskin dan kelompok rentan. Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari, didampingi Kepala Dinas SP3APMD, Andri Candra, melakukan koordinasi langsung ke Dinas Sosial Provinsi Kalimantan […]

  • Polda Kalbar Musnahkan 12 Kg Sabu, Ungkap Jaringan Narkoba Besar dengan 19 Tersangka

    Polda Kalbar Musnahkan 12 Kg Sabu, Ungkap Jaringan Narkoba Besar dengan 19 Tersangka

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat memusnahkan 12 kilogram sabu dalam konferensi pers yang digelar di RS Bhayangkara Anton Soedjarwo, Pontianak, Rabu, 4 Februari 2026. Pemusnahan tersebut menjadi bagian dari pengungkapan jaringan peredaran narkotika berskala besar yang beroperasi di wilayah Kalimantan Barat. Kegiatan ini dipimpin Wakil Kepala Polda Kalbar Brigadir Jenderal Polisi Roma Hutajulu, didampingi […]

  • 8 Ton Gula Kelapa Kalbar Senilai Rp83 Juta Tembus Pasar Internasional via Entikong

    8 Ton Gula Kelapa Kalbar Senilai Rp83 Juta Tembus Pasar Internasional via Entikong

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Geliat ekonomi di wilayah perbatasan Kalimantan Barat langsung tancap gas di awal tahun 2026. Karantina Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Entikong sukses memfasilitasi ekspor perdana komoditas gula kelapa sebanyak 8 ton untuk memenuhi permintaan pasar luar negeri pada minggu pertama Januari. Produk unggulan daerah ini memiliki nilai ekonomi mencapai Rp83.790.000, yang […]

  • Operasi Subuh di Sungai Pawan Ketapang: Penyelundupan 600 Kayu Bulat Digagalkan

    Operasi Subuh di Sungai Pawan Ketapang: Penyelundupan 600 Kayu Bulat Digagalkan

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Kalimantan berhasil memutus rantai peredaran kayu ilegal skala besar di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Dalam operasi senyap yang digelar pada Sabtu (17/1/2026) dini hari, petugas mengamankan ratusan batang kayu bulat yang diselundupkan melalui jalur perairan. Tim menyergap sebuah rakit raksasa berisi kurang lebih 600 batang kayu bulat […]

  • Dua Pekerja Tewas Tertimbun Abu di PLTU Sukabangun, DPRD Ketapang Tuntut Tanggung Jawab Vendor dan Pengelola

    Dua Pekerja Tewas Tertimbun Abu di PLTU Sukabangun, DPRD Ketapang Tuntut Tanggung Jawab Vendor dan Pengelola

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Tragedi kecelakaan kerja yang menewaskan dua orang pekerja di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sukabangun, Kabupaten Ketapang, memicu reaksi keras dari parlemen daerah. Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Achmad Sholeh, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas insiden maut yang terjadi pada Rabu, 21 Januari 2026 tersebut. Sholeh mengungkapkan kekecewaannya karena insiden serupa bukan […]

  • Meski Air Keruh Akibat Hujan, 450 Wisatawan Padati Pancur Aji Sanggau di Awal Tahun

    Meski Air Keruh Akibat Hujan, 450 Wisatawan Padati Pancur Aji Sanggau di Awal Tahun

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Objek Wisata Pancur Aji di Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, masih menjadi magnet utama bagi warga untuk menghabiskan masa libur Tahun Baru 2026. Meskipun guyuran hujan pada pagi hari membuat aliran air terjun menjadi keruh, semangat wisatawan untuk berkunjung tidak surut. Fenomena air keruh pasca hujan ini sempat diunggah oleh salah satu […]

expand_less