Selasa, 28 Jul 2026
Trending Tags
Beranda » News » Sah Jadi WBTB! Tradisi “Aek Pengusir” dan Kue Cengkaruk Mempawah Terima Sertifikat Nasional

Sah Jadi WBTB! Tradisi “Aek Pengusir” dan Kue Cengkaruk Mempawah Terima Sertifikat Nasional

  • account_circle Tim
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Kabupaten Mempawah kembali menorehkan prestasi di bidang pelestarian budaya. Tiga kekayaan kuliner khas Bumi Galaherang, yakni Aek Serbat, Kue Cengkaruk, dan Kue Dokok-dokok Telanjang, kini resmi menyandang status sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) tingkat nasional.

Penyerahan sertifikat tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, kepada Bupati Mempawah, Erlina, usai Upacara HUT ke-69 Pemprov Kalbar di Halaman Kantor Gubernur pada Rabu (28/1/2026).

Penetapan ini menarik perhatian, terutama pada Aek Serbat yang memiliki filosofi sosial yang unik. Di kalangan masyarakat Mempawah, air rempah ini kerap dijuluki sebagai “Aek Pengusir”. Sebutan tersebut bukan bermakna kasar, melainkan sebuah kearifan lokal dalam berkomunikasi secara halus.

Dalam acara pesta pernikahan atau hari raya, Aek Serbat biasanya dikeluarkan sebagai hidangan penutup. Munculnya minuman ini menjadi isyarat simbolis dari tuan rumah bahwa rangkaian acara telah usai, sehingga tamu diharapkan dapat mengakhiri kunjungan dengan cara yang terhormat.

Selain air serbat, Kue Cengkaruk juga mendapat pengakuan serupa. Camilan tradisional ini merupakan bukti kreativitas kuliner lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun dan tetap eksis di tengah serbuan penganan modern.

Bupati Mempawah, Erlina, menyatakan rasa bangga dan syukurnya atas pengakuan negara terhadap identitas daerahnya tersebut. Ia menyebut sertifikat ini sebagai kado istimewa bagi seluruh masyarakat Mempawah.

“Penetapan ini merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi kita semua. Budaya adalah identitas daerah yang harus dijaga bersama. Pemerintah Kabupaten Mempawah berkomitmen untuk terus melestarikan warisan budaya agar tidak tergerus arus modernisasi,” ujar Erlina.

Erlina menegaskan bahwa pengakuan WBTB ini bukan sekadar seremonial, melainkan bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Mempawah dalam menjaga jati diri bangsa. Ia berharap generasi muda dapat lebih mengenal dan mencintai produk budaya lokal seperti Cengkaruk dan tradisi Aek Serbat.

Dengan penetapan ini, Aek Serbat dan Kue Cengkaruk kini sejajar dengan warisan budaya nusantara lainnya, memperkuat nilai-nilai lokal Mempawah sebagai bagian dari kekayaan budaya nasional yang harus dilindungi secara hukum dan kelestariannya.

  • Penulis: Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Kulit Kapuak Hingga Singapura, Natalia Desca Rina Bawa Brand Koyuko Go Global

    Dari Kulit Kapuak Hingga Singapura, Natalia Desca Rina Bawa Brand Koyuko Go Global

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pameran The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 menjadi titik balik gemilang bagi Natalia Desca Rina, seorang perajin sepatu kulit muda berbakat asal Pontianak. Dengan produk yang unik dan kualitas premium, Natalia berhasil menarik perhatian pengunjung, bahkan mendapatkan pesanan dari kancah internasional. Natalia, pemilik akun Instagram @Koyuko_Official, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan […]

  • Tahanan Rumah Melarikan Diri ke Entikong, Legalitas Penangguhan Penahanan Liu Xiaodong Dipertanyakan

    Tahanan Rumah Melarikan Diri ke Entikong, Legalitas Penangguhan Penahanan Liu Xiaodong Dipertanyakan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kaburnya tersangka warga negara asing (WNA) asal China, Liu Xiaodong, dari status tahanan rumah menuai sorotan tajam. Penasihat hukum PT Sultan Rafli Mandiri (PT SRM), Wawan Ardianto, mendesak aparat penegak hukum (APH) mengusut tuntas dugaan keterlibatan pihak lain karena dinilai telah memenuhi unsur pidana. Menurut Wawan, pelarian Liu Xiaodong tidak mungkin dilakukan seorang […]

  • Banjir Bandang Terjang Kepulauan Sitaro Sulut, 7 Orang Tewas dan Puluhan Luka

    Banjir Bandang Terjang Kepulauan Sitaro Sulut, 7 Orang Tewas dan Puluhan Luka

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Bencana banjir bandang melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, pada Senin (5/1/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia, puluhan warga luka-luka, serta kerusakan pada permukiman dan fasilitas publik. Banjir bandang menerjang Kecamatan Siau Barat dan Siau Timur setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama berjam-jam. Luapan sungai membawa material […]

  • Kenalan di Medsos, Pemuda di Sekadau Cabuli Anak 13 Tahun di Berbagai Tempat

    Kenalan di Medsos, Pemuda di Sekadau Cabuli Anak 13 Tahun di Berbagai Tempat

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sekadau bergerak cepat menangani dugaan tindak pidana asusila terhadap anak di bawah umur. Seorang pemuda berinisial H (19) berhasil diamankan pihak kepolisian pada Kamis (22/1/2026) setelah adanya laporan resmi dari keluarga korban. Peristiwa pilu ini dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Sekadau Hulu pada Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 22.00 […]

  • Nakhoda Baru Polresta Pontianak: Kombes Endang Mau Perkuat Sinergi dan Transformasi Penegakan Hukum

    Nakhoda Baru Polresta Pontianak: Kombes Endang Mau Perkuat Sinergi dan Transformasi Penegakan Hukum

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Estafet kepemimpinan di Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pontianak resmi berganti. Jabatan Kapolresta kini resmi diemban oleh Kombes Pol Endang Tri Purwanto, menggantikan Kombes Pol Suyono. Prosesi pisah sambut yang berlangsung khidmat pada Senin (12/1/2026) malam ini menjadi momentum krusial bagi keberlanjutan keamanan di Kota Khatulistiwa. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyambut hangat […]

  • Komunitas Independent Exotic Pets Edukasi Satwa di Mal Gaia Kubu Raya

    Komunitas Independent Exotic Pets Edukasi Satwa di Mal Gaia Kubu Raya

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kehadiran berbagai jenis satwa eksotik mencuri perhatian pengunjung Mal Gaia Kubu Raya pada Minggu (18/1/2026) sore. Halaman D’Clony Mal Gaia mendadak ramai oleh berbagai koleksi hewan unik mulai dari ular, iguana, sugar glider, hingga burung hantu dalam event Pets Gathering Special Mile5tone. Keseruan berinteraksi dengan satwa ini diungkapkan oleh Saiful, salah seorang pengunjung […]

expand_less