Rabu, 17 Jun 2026
Trending Tags
Beranda » News » Harga Gabah Rp6.500, Bupati Satono Ingatkan Petani Jangan Mau Jual Murah ke Tengkulak

Harga Gabah Rp6.500, Bupati Satono Ingatkan Petani Jangan Mau Jual Murah ke Tengkulak

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Di tengah euforia Panen Raya di Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Bupati Sambas, Satono, mengeluarkan instruksi keras demi melindungi kesejahteraan para petani. Ia menegaskan agar para petani di Kabupaten Sambas tidak melepaskan hasil panen mereka di bawah harga standar yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Satono saat menghadiri agenda Swasembada Pangan bersama Danrem 121/Abw, Brigjen TNI Purnomosidi, dan Gapoktan Cahaya Baru, Rabu (7/1/2026).

Bupati Satono menekankan bahwa pengumuman resmi dari Presiden RI mengenai harga gabah harus menjadi pegangan kuat bagi seluruh petani. Menurutnya, kepastian harga ini adalah bentuk apresiasi negara atas kerja keras petani dalam memperkuat lumbung pangan daerah.

“Saya berharap semangat bertani Bapak/Ibu tetap terjaga. Hari ini harga gabah adalah Rp6.500. Kalau bisa, jangan mau jika ada yang ingin membeli gabah dengan harga murah. Presiden sudah mengumumkan harga padi itu 6.500,” tegas Satono dengan nada penuh instruksi.

Selain masalah harga, Bupati Satono mengungkapkan kegembiraannya atas peningkatan produktivitas lahan di Sambas. Data menunjukkan adanya lompatan Indeks Pertanaman (IP) yang signifikan dari tahun ke tahun.

“Saya bahagia karena IP kita yang awalnya di tahun 2024 sebesar 1,78, kini terjadi kenaikan menjadi 1,95. Ini adalah prestasi luar biasa dari para petani kita,” ungkapnya.

Untuk mendukung keberlanjutan capaian tersebut, Pemkab Sambas telah menyalurkan 1.034 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) serta memperkuat payung hukum melalui Perda LP2B guna mencegah alih fungsi lahan pertanian.

Brigjen TNI Purnomosidi yang turut hadir memberikan dukungan penuh terhadap langkah Pemkab Sambas dalam menjaga ketahanan pangan melalui kolaborasi bersama TNI. Dukungan alsintan dan pengawasan harga di lapangan diharapkan mampu menjadikan Sambas tetap sebagai wilayah swasembada pangan terdepan di Kalimantan Barat.

Bupati Satono menutup arahannya dengan mengajak para petani untuk tetap konsisten memaksimalkan lahan yang ada. Dengan harga yang terjaga di angka Rp6.500, ia optimis ekonomi pedesaan di Sambas akan semakin kuat dan para petani semakin sejahtera di awal tahun 2026 ini.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: PPID Sambas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Marah Besar! Bupati Bala Kecewa Bos Agen LPG Tak Hadir Saat Rakyat Kesulitan Gas Subsidi

    Marah Besar! Bupati Bala Kecewa Bos Agen LPG Tak Hadir Saat Rakyat Kesulitan Gas Subsidi

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Suasana Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang memanas pada Kamis (15/1/2026). Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya saat memimpin rapat koordinasi darurat terkait kelangkaan dan meroketnya harga gas LPG 3 kg bersubsidi di wilayahnya. Kekecewaan Bupati bermula saat ia melakukan absensi peserta. Dari tujuh agen gas yang melayani masyarakat Sintang, […]

  • Satu Langit Dua Perayaan: Gempita Pawai Obor Ramadan dan Kembang Api Imlek di Pontianak

    Satu Langit Dua Perayaan: Gempita Pawai Obor Ramadan dan Kembang Api Imlek di Pontianak

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Malam di Kota Pontianak pada Senin (16/2/2026) menyuguhkan pemandangan yang magis dan langka. Langit Khatulistiwa tidak hanya diterangi oleh lampu jalan, melainkan perpaduan dua cahaya tradisi yang berbeda: api obor yang menyala untuk menyambut Ramadan dan lampion merah yang anggun menyambut Tahun Baru Imlek. Di sepanjang Jalan A. Yani dan Jalan Karet, ribuan […]

  • Dugaan Korupsi Proyek PJUTS Kementerian ESDM Rp109 Miliar Tetapkan Tiga Tersangka

    Dugaan Korupsi Proyek PJUTS Kementerian ESDM Rp109 Miliar Tetapkan Tiga Tersangka

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri mengungkap dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) di lingkungan Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pengungkapan kasus ini disampaikan dalam konferensi pers di Aula Kortastipidkor Polri, Rabu (31/12/2025). Nilai Proyek […]

  • Dilema Salah Jurusan: Mengapa Menentukan Pilihan Sejak Awal Itu Penting?

    Dilema Salah Jurusan: Mengapa Menentukan Pilihan Sejak Awal Itu Penting?

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    Memilih jurusan kuliah merupakan keputusan penting yang akan memengaruhi alur kehidupan seseorang selama bertahun-tahun. Namun, realitas di lapangan menunjukkan angka yang memprihatinkan. Berdasarkan penelitian, sebanyak 87 persen mahasiswa mengaku salah jurusan, dan 71,7 persen pekerja memiliki profesi yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Melalui kanal YouTube-nya, Danang Giri Sadewa membagikan pandangan mendalam agar calon […]

  • Dikepung Kemarau Ekstrem, Hutan Produksi Pulau Maya Terbakar di Medan Sulit

    Dikepung Kemarau Ekstrem, Hutan Produksi Pulau Maya Terbakar di Medan Sulit

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kawasan Hutan Produksi di Dusun Kamboja Baru, Desa Kamboja, Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara, kini berada dalam ancaman serius. Personel gabungan dari Polsek Pulau Maya Karimata, TNI, dan instansi terkait melakukan ground check darurat menyusul temuan titik api yang melahap vegetasi di kawasan tersebut pada Selasa (20/1/2026). Berdasarkan pantauan udara, kepulan asap […]

  • Sepanjang Januari 2026, 321 PMI Bermasalah Dideportasi dari Sarawak via Perbatasan Entikong

    Sepanjang Januari 2026, 321 PMI Bermasalah Dideportasi dari Sarawak via Perbatasan Entikong

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching kembali memfasilitasi proses pemulangan ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari wilayah Sarawak, Malaysia. Sepanjang bulan Januari 2026, otoritas Malaysia telah melakukan serangkaian tindakan pendeportasian terhadap para pekerja migran yang tersangkut berbagai persoalan hukum dan keimigrasian. Berdasarkan keterangan tertulis dari KJRI Kuching pada […]

expand_less