Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » News » Sepanjang Januari 2026, 321 PMI Bermasalah Dideportasi dari Sarawak via Perbatasan Entikong

Sepanjang Januari 2026, 321 PMI Bermasalah Dideportasi dari Sarawak via Perbatasan Entikong

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching kembali memfasilitasi proses pemulangan ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari wilayah Sarawak, Malaysia. Sepanjang bulan Januari 2026, otoritas Malaysia telah melakukan serangkaian tindakan pendeportasian terhadap para pekerja migran yang tersangkut berbagai persoalan hukum dan keimigrasian.

Berdasarkan keterangan tertulis dari KJRI Kuching pada Kamis (22/1/2026), tercatat sebanyak 150 WNI telah dideportasi oleh Jabatan Imigresen Malaysia (JIM) Sarawak dalam tiga gelombang berbeda.

Gelombang pertama terjadi pada 14 Januari 2026, di mana sebanyak 81 orang dipulangkan dari Depot Imigresen Bekenu, Miri. Langkah ini kemudian berlanjut pada gelombang-gelombang berikutnya.

Pada 15 Januari 2026, sebanyak 24 orang dideportasi, disusul gelombang ketiga pada 19 Januari 2026 sebanyak 45 orang yang berasal dari Depot Imigresen Semuja, Serian.

Selain tindakan deportasi, KJRI Kuching juga melaksanakan program repatriasi bagi 6 orang WNI yang sebelumnya berada di Tempat Singgah Sementara (TSS) KJRI Kuching pada 15 Januari 2026.

Mayoritas para pekerja migran yang dideportasi tersebut diketahui melakukan pelanggaran berat terhadap aturan keimigrasian yang berlaku di Negeri Jiran, Malaysia.

Beberapa pelanggaran utama yang tercatat meliputi masuk ke wilayah Malaysia secara ilegal, bekerja tanpa mengantongi visa kerja resmi, hingga masa tinggal yang melampaui batas (overstay).

Secara akumulatif, sejak awal tahun 2026 hingga saat ini, KJRI Kuching mencatat sudah ada 321 orang WNI/PMI yang dideportasi oleh otoritas Malaysia melalui jalur perbatasan darat.

Selain data deportasi tersebut, terdapat pula 7 orang WNI yang telah dipulangkan melalui skema program repatriasi yang difasilitasi langsung oleh pihak konsulat.

Pihak KJRI Kuching tidak henti-hentinya mengeluarkan imbauan bagi seluruh WNI maupun PMI yang berada atau berencana bekerja di wilayah Sarawak agar senantiasa mematuhi hukum setempat.

Kepatuhan terhadap ketentuan keimigrasian dinilai sebagai kunci utama untuk menjamin keselamatan, keamanan, dan hak-hak para pekerja migran selama berada di luar negeri.

Proses pemulangan ini diharapkan menjadi peringatan bagi masyarakat agar selalu menggunakan jalur resmi dan prosedural jika ingin bekerja sebagai pekerja migran di Malaysia.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepergok Bawa Jala dan Hasil Curian, Dua Pencuri Buah di Gang Srikaya Jeruju Diamankan

    Kepergok Bawa Jala dan Hasil Curian, Dua Pencuri Buah di Gang Srikaya Jeruju Diamankan

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Personel Polresta Pontianak berhasil mengamankan dua orang pria yang diduga sebagai spesialis pencurian buah dalam sebuah patroli malam rutin pada Minggu (25/1/2026). Kedua pelaku diringkus saat tengah melancarkan aksinya di kawasan Jalan Komodor Yos Sudarso (Jeruju), Gang Srikaya, Kecamatan Pontianak Barat. Penangkapan ini bermula dari kesiapsiagaan petugas yang tengah menyisir wilayah hukum Polresta […]

  • Ekspor 103 Ton Pekawai via PLBN Entikong: Primadona Baru Pengganti Durian

    Ekspor 103 Ton Pekawai via PLBN Entikong: Primadona Baru Pengganti Durian

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Berakhirnya musim durian ternyata tidak menyurutkan geliat ekonomi di beranda depan negara, khususnya di wilayah perbatasan Entikong. Seiring meredanya pengiriman “Si Raja Buah”, kini giliran buah pekawai yang mengambil alih panggung sebagai komoditas unggulan baru. Buah eksotis khas Kalimantan ini mencatatkan lonjakan ekspor yang sangat signifikan sepanjang Januari 2026 melalui Pos Lintas Batas […]

  • Polres Ketapang Gerebek Cafe di Sungai Pelang, Sita 8 Paket Sabu dari Tangan AH

    Polres Ketapang Gerebek Cafe di Sungai Pelang, Sita 8 Paket Sabu dari Tangan AH

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Satuan Reserse Narkoba Polres Ketapang berhasil membongkar praktik peredaran gelap narkotika yang kerap terjadi di salah satu tempat hiburan malam. Seorang pemuda berinisial AH (26) tak berkutik saat diringkus petugas di sebuah cafe yang berlokasi di Jalan Poros Pelang Tumbang Titi, Desa Sungai Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan. Penangkapan yang terjadi pada Rabu […]

  • Razia Malam Minggu di Sintang: Polisi Tindak 30 Motor Bising dan Aksi Balap Liar

    Razia Malam Minggu di Sintang: Polisi Tindak 30 Motor Bising dan Aksi Balap Liar

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sintang menggelar penertiban besar-besaran terhadap aktivitas balap liar dan penggunaan knalpot brong di wilayah Kota Sintang pada Sabtu malam (15/2/2026). Langkah tegas ini diambil petugas sebagai respons cepat atas laporan masyarakat yang merasa resah. Aksi balap liar dan suara bising knalpot tidak standar tersebut kerap mengganggu ketertiban umum […]

  • Bangkitkan Kejayaan Sepak Bola, Bahasan Beri Motivasi Atlet Persipon Kota Pontianak di Liga 4

    Bangkitkan Kejayaan Sepak Bola, Bahasan Beri Motivasi Atlet Persipon Kota Pontianak di Liga 4

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Semangat kebangkitan sepak bola Kota Khatulistiwa kembali berkobar seiring dengan dilepasnya tim Persipon untuk berlaga di kancah provinsi. Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, secara resmi melepas para atlet dan ofisial Persipon Kota Pontianak yang akan bertarung di ajang Liga 4 Piala Gubernur Kalimantan Barat pada Sabtu (24/1/2026). Prosesi pelepasan tim kebanggaan masyarakat ini […]

  • Simbol Harmoni, Lampion dan Ketupat Hiasi Langit Pontianak Jelang Imlek dan Ramadan

    Simbol Harmoni, Lampion dan Ketupat Hiasi Langit Pontianak Jelang Imlek dan Ramadan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemandangan unik menghiasi langit Kota Pontianak menjelang pertengahan Februari ini. Ornamen lampion merah dan ketupat kuning tampak menggantung berdampingan di sepanjang Jalan Gajah Mada dan sejumlah ruas jalan protokol lainnya. Tahun ini, suasana Imlek dan Ramadan di Kota Khatulistiwa terasa sangat spesial karena hadir hampir bersamaan. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan […]

expand_less