Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » News » Ketika Ilmu BK Bertemu Kehidupan Nyata : Mahasiswa Universitas PGRI Pontianak Belajar Menjadi Konselor Humanis Melalui Kerja Kuliah Lapangan (KKL)

Ketika Ilmu BK Bertemu Kehidupan Nyata : Mahasiswa Universitas PGRI Pontianak Belajar Menjadi Konselor Humanis Melalui Kerja Kuliah Lapangan (KKL)

  • account_circle Eli Trisnowati, M.Pd & Toni Elmansyah, M.Pd
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pontianakmetro.com – Tawa anak-anak berkebutuhan khusus di ruang kelas SLSB, kisah perjuangan para residen di rumah rehabilitasi, hingga cerita kehidupan para lansia menjadi ruang belajar yang tak ditemukan di bangku kuliah. Selama lima hari, 3 – 7 Agustus 2026, sebanyak 40 mahasiswa Semester VI Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas PGRI Pontianak merasakan secara langsung bagaimana ilmu BK bertemu dengan realitas kehidupan melalui kegiatan Kuliah Kerja Lapangan.

Kegiatan ini di laksanakan di tiga Lembaga Mitra, yakni Yayasan Rumah Rahayu, SLB Bina Anak Bangsa, dan Graha Werdha Marie Joseph. Untuk memastikan proses pembelajaran berlangsung optimal, mahasiswa dibagi ke dalam tiga kelompok sesuai lokasi penempatan. Setiap kelompok didampingi oleh dosen pembimbing lapangan sehingga proses observasi, interaksi, refleksi, dan evaluasi dapat berlangsung secara intensif. Secara keseluruhan, kegiatan ini melibatkan 12 dosen Program Studi BK yang terbagi di ketiga lokasi tersebut.

Menurut Ketua Pelaksana KKL, Eli Trisnowati, yang juga merupakan Pengelola Laboratorium Program Studi BK, mengatakan bahwa pengalaman langsung diperlukan agar mahasiswa mampu menghubungkan teori dengan realitas kehidupan.

“Di ruang kuliah, mahasiswa mempelajari teori dan berbagai pendekatan konseling. Namun, melalui KKL mereka belajar memahami manusia secara utuh. Karena itu, mahasiswa dan dosen kami bagi ke dalam beberapa kelompok agar pendampingan berlangsung lebih intensif dan setiap mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang bermakna,” jelas Eli.

Menurutnya, pengalaman lapangan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja sebagai konselor.

Sementara itu, Ketua Program Studi BK Universitas PGRI Pontianak, Kamaruzzaman, menegaskan bahwa pembelajaran di lapangan menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan yang profesional.

“Kami ingin lulusan BK memiliki keseimbangan antara kompetensi akademik dan kepedulian sosal. Pengalaman berinteraksi dengan berbagai kelompok masyarakat akan memperkuat kemampuan mereka dalam memberikan layanan yang professional, adaptif, dan humanis,” ujarnya.

Belajar dari Beragam Kondisi Kehidupan

Di Yayasan Rumah Rahayu, mahasiswa berinteraksi dengan para residen yang sedang menjalani proses rehabilitasi penyalahgunaan narkoba. Mereka mendengarkan kisah perjuangan, mengikuti diskusi kelompok, serta belajar memahami bahwa proses pemulihan membutuhkan dukungan psikologis, sosial, dan penerimaan dari lingkungan.

Jintar Sandra Nainggolan, salah seorang mahasiswa yang mengikuti KKL di Rumah Rahayu, mengaku mendapatkan pengalaman yang mengubah cara pandangnya terhadap proses pendampingan.

“Saya belajar bahwa menjadi konselor bukan hanya memberikan solusi. yang paling penting adalah mampu mendengarkan tanpa menghakimi dan memberikan harapan kepada mereka yang sedang berjuang memperbaiki hidupnya. Pengalaman ini benar-benar membuka cara pandang saya tentang profesi konselor,” tuturnya.

Di SLB Bina Anak Bangsa, mahasiswa mendamoingi peserta didik berkebutuhan khusus melalui berbagai aktivitas edukatif, permainan, pembelajaran, dan kegiatan seni. Interaksi tersebut mengajarkan bahwa setiap anak memiliki potensi dan kebutuhan yang berbeda sehingga memerlukan pendekatan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing.

Kepala SLB Bina Anak Bangsa, Wahyu Fitrahadi, mengapresiasi kehadiran mahasiswa selama kegiatan berlangsung.

Mahasiswa BK Universita PGRI Pontianak tidak hanya dating untuk melakukan observasi, tetapi benar-benar terlibat mendampingi anak-anak. Kehadiran mereka memberikan suasana baru yang menyenangkan bagi poeserta didik sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami layanan pendidikan khusus,” ungkapnya.

Sementara itu, di Graha Werdha Marie Joseph, mahasiswa menghabiskan waktu bersama para lansia melalui kegiatan berbincang, mendengarkan kisah kehidupan, membantu aktivitas sederhana, hingga memberikan pendampingan sosial. Dari lokasi ini, mahasiswa belajar bahwa perhatian, penghargaan, dan kesediaan mendengarkan sering kali menjadi bentuk layanan yang paling bermakna.

Menurut Toni Elmansyah, selaku Sekretaris Program Studi BK sekaligus dosen pengampu mata kuliah BK dalam Kondisi Khusus, pemilihan ketiga lokasi tersebut dilakukan secara sadar untuk memperkenalkan mahasiswa pada keragaman setting layanan BK.

“Lulusan BK tidak hanya bekerja di sekolah. Mereka juga memiliki peluang berkiprah di Lembaga rehabilitasi, pendidikan khusus, maupun Lembaga kesejahteraan sosial. Karena itu mahasiswa perlu memiliki pengalaman langsung agar mampu memahami karakteristik layanan pada setiap setting tersebut,” jelasnya.

Melalui pendampingan dosen di setiap kelompok, mahasiswa tidak hanya melakukan observasi, tetapi juga memperoleh ruang untuk berdiskusi, merefleksikan pengalaman, dan mengaitkan setiap temuan lapangan dengan teori yang dipelajari selama perkuliahan.

Kegiatan KKL ini menjadi wujud komitmen Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Pontianak dalam menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, professional dalam praktik, dan humanis dalam pelayanan. Sebab pada akhirnya, menjadi konselor bukan sekadar menguasai teori dan teknik konseling, melainkan juga memiliki kepekaan untuk hadir, mendengarkan, serta mendampingi setiap individu dengan penuh empati dan penghormatan terhadap martabat kemanusiaan.

 

Penulis :

Eli Trisnowati, M.Pd

Toni Elmansyah, M.Pd

  • Penulis: Eli Trisnowati, M.Pd & Toni Elmansyah, M.Pd
  • Editor: Anisa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Sujiwo Ancam Cabut Izin Pangkalan Elpiji di Kubu Raya yang Jual di Atas HET

    Bupati Sujiwo Ancam Cabut Izin Pangkalan Elpiji di Kubu Raya yang Jual di Atas HET

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh pemilik pangkalan elpiji bersubsidi di wilayahnya. Ia menegaskan tidak akan memberikan toleransi bagi pangkalan yang berani menjual gas melon di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan sebesar Rp18.500. Sanksi berat berupa pencabutan izin usaha telah disiapkan bagi mereka yang terbukti melanggar aturan […]

  • Sidak ke PN Pontianak, Ketua PT Pontas Efendi Tegaskan Larangan Flexing dan Transaksional Perkara

    Sidak ke PN Pontianak, Ketua PT Pontas Efendi Tegaskan Larangan Flexing dan Transaksional Perkara

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Pontianak melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) sekaligus pembinaan langsung kepada seluruh aparatur Pengadilan Negeri (PN) Pontianak. Kegiatan yang berlangsung di Aula Prof. Dr. Bagir Manan pada Jumat, 20 Februari 2026 ini, bertujuan memperkuat integritas dan disiplin lembaga peradilan. Pembinaan yang dimulai pukul 15.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PT […]

  • Rayakan Tahun Baru, Ratusan Bikers Pontianak Konvoi Sambil Galang Donasi Korban Bencana

    Rayakan Tahun Baru, Ratusan Bikers Pontianak Konvoi Sambil Galang Donasi Korban Bencana

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Prokopim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memberikan apresiasi tinggi terhadap pertumbuhan komunitas di Kota Pontianak yang dinilai memberikan dampak positif bagi pembangunan kota. Menurutnya, keberadaan komunitas saat ini tidak lagi hanya sebatas ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi motor penggerak aksi kemanusiaan. Dukungan tersebut ditunjukkan Edi dengan hadir langsung dalam agenda “Motor-Motoran 1% Peduli […]

  • Rayakan HUT ke-4 di Pontianak, IWSS Komitmen Perkuat Jaringan Perempuan dan Sosial di Kalbar

    Rayakan HUT ke-4 di Pontianak, IWSS Komitmen Perkuat Jaringan Perempuan dan Sosial di Kalbar

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pengurus Wilayah Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (PW IWSS) Kalimantan Barat merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 dengan penuh khidmat di MAN 2 Pontianak pada Minggu (1/2/2026). Momentum ini menjadi tonggak bagi organisasi untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pelestarian budaya lokal. Ketua PW IWSS Kalbar, Yuliana Arsyad, menegaskan […]

  • Satu Langit Dua Perayaan: Gempita Pawai Obor Ramadan dan Kembang Api Imlek di Pontianak

    Satu Langit Dua Perayaan: Gempita Pawai Obor Ramadan dan Kembang Api Imlek di Pontianak

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Malam di Kota Pontianak pada Senin (16/2/2026) menyuguhkan pemandangan yang magis dan langka. Langit Khatulistiwa tidak hanya diterangi oleh lampu jalan, melainkan perpaduan dua cahaya tradisi yang berbeda: api obor yang menyala untuk menyambut Ramadan dan lampion merah yang anggun menyambut Tahun Baru Imlek. Di sepanjang Jalan A. Yani dan Jalan Karet, ribuan […]

  • Kanwil Kemenkumham Kalbar Perkuat Pengawasan Notaris Sintang, Optimalkan Aplikasi SILANOK

    Kanwil Kemenkumham Kalbar Perkuat Pengawasan Notaris Sintang, Optimalkan Aplikasi SILANOK

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Kalimantan Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Majelis Pengawas Daerah Notaris (MPDN) Kabupaten Sintang dan Pengurus Daerah Ikatan Notaris Indonesia (INI) Sintang pada Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat fungsi pengawasan dan pembinaan notaris di wilayah kerja Kabupaten Sintang guna menjaga kepercayaan […]

expand_less