Minggu, 3 Mei 2026
Trending Tags
Beranda » News » Dikepung Kemarau Ekstrem, Hutan Produksi Pulau Maya Terbakar di Medan Sulit

Dikepung Kemarau Ekstrem, Hutan Produksi Pulau Maya Terbakar di Medan Sulit

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Kawasan Hutan Produksi di Dusun Kamboja Baru, Desa Kamboja, Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara, kini berada dalam ancaman serius.

Personel gabungan dari Polsek Pulau Maya Karimata, TNI, dan instansi terkait melakukan ground check darurat menyusul temuan titik api yang melahap vegetasi di kawasan tersebut pada Selasa (20/1/2026).

Berdasarkan pantauan udara, kepulan asap tebal masih terdeteksi membubung tinggi. Namun, upaya pemadaman langsung menghadapi jalan buntu akibat akses darat yang mustahil ditembus kendaraan maupun personel secara manual.

Kondisi ini diperparah dengan rilis terbaru BMKG yang menetapkan wilayah Kalimantan Barat, khususnya Kayong Utara, masuk dalam periode musim kemarau ekstrem selama sepekan ke depan.

“Hambatan utama adalah medan yang tertutup semak belukar tebal dan tidak adanya akses jalan formal menuju titik koordinat api,” ujar laporan resmi Polsek Pulau Maya Karimata.

Tim gabungan yang terdiri dari Polri, Manggala Agni, BPBD, hingga LPHD Desa Kamboja harus menempuh jarak 30 kilometer dari pusat Polsek hanya untuk mendekati titik lokasi. Namun, vegetasi ilalang kering di atas tanah gambut membuat api merambat sangat cepat secara horizontal.

Selaras dengan temuan lapangan, BMKG merilis parameter kerawanan “Zona Merah” untuk periode 20-26 Januari 2026 di Kayong Utara:

• Suhu Udara: Mencapai puncaknya di angka 33°C hingga 35°C.
• Kecepatan Angin: Bertiup kencang 15-30 km/jam, mempercepat penyebaran api.
• Kadar Air Tanah: Menurun drastis, membuat gambut menjadi bahan bakar yang sangat reaktif.

Hingga saat ini, luas lahan yang terbakar masih dalam penghitungan, sementara kepolisian terus menyelidiki siapa pemilik lahan yang terbakar tersebut.

Mengingat sulitnya akses dan terbatasnya sumber air, petugas kini mengandalkan teknologi drone secara intensif untuk memantau arah persebaran asap agar tidak mengganggu pemukiman warga.

Pihak kepolisian menegaskan tidak akan segan menindak tegas pelaku pembakaran lahan. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas pembersihan lahan dengan api, terutama di lahan gambut yang sangat sulit dipadamkan jika api sudah merasuk ke lapisan dalam tanah.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hangatnya Natal Bersama DWP Kalbar, Sekda Harisson: Keluarga Adalah Fondasi Kemajuan Daerah

    Hangatnya Natal Bersama DWP Kalbar, Sekda Harisson: Keluarga Adalah Fondasi Kemajuan Daerah

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Adpim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Mewakili Gubernur Kalimantan Barat, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, menghadiri Perayaan Natal Bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2025. Acara yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Aula Garuda, Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Selasa malam (30/12/2025). Mengangkat tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga”, perayaan ini menjadi momentum penting untuk […]

  • Photovoice Banjir Pontianak: Saat Foto Warga Bicara Lebih Keras dari Data Ilmiah

    Photovoice Banjir Pontianak: Saat Foto Warga Bicara Lebih Keras dari Data Ilmiah

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Selama puluhan tahun, banjir rob di Pontianak seringkali hanya dianggap sebagai “kejadian musiman” yang lazim. Namun, melalui program Photovoice yang digelar Yayasan Kolase di Rumah Budaya Gang Hj Salmah, Kamis (15/1/2026), persepsi itu digugat. Banjir kini ditunjukkan sebagai sebuah kecemasan nyata yang terekam dalam bidikan lensa kamera masyarakat sendiri. Program ini membuktikan bahwa […]

  • Pesona Naga Bersinar di Jalan Gajahmada Bakal Meriahkan Cap Go Meh Pontianak, Panitia Sesuaikan Waktu dengan Ibadah Tarawih

    Pesona Naga Bersinar di Jalan Gajahmada Bakal Meriahkan Cap Go Meh Pontianak, Panitia Sesuaikan Waktu dengan Ibadah Tarawih

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pekan Promosi dan Kuliner di Jalan Diponegoro resmi menjadi pembuka rangkaian perayaan Festival Cap Go Meh 2577 Kongzii di Kota Pontianak. Berbagai stan kuliner dan produk UMKM langsung diserbu warga setelah diresmikan oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, pada Rabu (25/2/2026) malam. Wali Kota Edi menekankan bahwa Festival Cap Go Meh tahun […]

  • Menuju 700 Ribu Jiwa, Wali Kota Pontianak: Kerukunan Umat Adalah Energi Kemajuan Kota

    Menuju 700 Ribu Jiwa, Wali Kota Pontianak: Kerukunan Umat Adalah Energi Kemajuan Kota

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama (Kemenag) untuk terus mempererat kolaborasi dalam membangun Kota Khatulistiwa. Hal ini ditegaskannya saat memimpin apel peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag RI ke-80 di Halaman MTs Negeri 2 Pontianak, Sabtu (3/1/2026). Sesuai dengan tema tahun ini, ‘Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai […]

  • Safari Ramadan Perdana di Selakau Tua, Bupati Satono Serahkan Hibah Rp30 Juta untuk Masjid Muzakirin

    Safari Ramadan Perdana di Selakau Tua, Bupati Satono Serahkan Hibah Rp30 Juta untuk Masjid Muzakirin

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Bupati Sambas, Satono, bersama Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi, memimpin langsung pelaksanaan Safari Ramadan perdana Pemerintah Kabupaten Sambas tahun 1447 H. Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Muzakirin, Desa Selakau Tua, Kecamatan Selakau Timur, pada Senin (23/2/2026). Agenda tahunan ini menjadi instrumen penting bagi pemerintah daerah untuk menjalin kedekatan dengan masyarakat di akar […]

  • Simbol Harmoni, Lampion dan Ketupat Hiasi Langit Pontianak Jelang Imlek dan Ramadan

    Simbol Harmoni, Lampion dan Ketupat Hiasi Langit Pontianak Jelang Imlek dan Ramadan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemandangan unik menghiasi langit Kota Pontianak menjelang pertengahan Februari ini. Ornamen lampion merah dan ketupat kuning tampak menggantung berdampingan di sepanjang Jalan Gajah Mada dan sejumlah ruas jalan protokol lainnya. Tahun ini, suasana Imlek dan Ramadan di Kota Khatulistiwa terasa sangat spesial karena hadir hampir bersamaan. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan […]

expand_less