Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » Kemenkes Tegaskan ‘Super Flu’ Subclade K Terkendali di Indonesia, Ini Fakta Sebaran dan Gejalanya

Kemenkes Tegaskan ‘Super Flu’ Subclade K Terkendali di Indonesia, Ini Fakta Sebaran dan Gejalanya

  • account_circle Pontianak Metro
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.com – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menegaskan bahwa situasi influenza A(H3N2) subclade K, yang sempat dijuluki “Super Flu”, hingga akhir Desember 2025 masih dalam kondisi terkendali dan tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan dibandingkan varian influenza lainnya.

Direktur Penyakit Menular Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine, menyatakan bahwa berdasarkan pemantauan nasional dan global, tidak ditemukan indikasi peningkatan risiko sakit berat akibat subclade K.

Super Flu Subclade K: Tren Global Mulai Terpantau

Secara global, peningkatan kasus influenza A(H3) mulai terpantau di Amerika Serikat sejak minggu ke-40 tahun 2025, seiring masuknya musim dingin di belahan bumi utara.

Subclade K pertama kali diidentifikasi oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat pada Agustus 2025. Hingga kini, varian ini telah dilaporkan beredar di lebih dari 80 negara.

“Berdasarkan penilaian WHO dan data epidemiologi yang tersedia, influenza A(H3N2) subclade K tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan. Gejalanya umumnya sama seperti flu musiman,” ujar dr. Prima.

Gejala Super Flu Masih Serupa Flu Musiman

Kemenkes menegaskan bahwa gejala subclade K tidak berbeda dengan influenza pada umumnya, antara lain: Demam, Batuk dan pilek, Sakit kepala, serta Nyeri tenggorokan. Tidak ditemukan bukti bahwa subclade K menyebabkan risiko sakit berat lebih tinggi dibandingkan clade atau subclade influenza yang telah dikenal sebelumnya.

Di kawasan Asia, subclade K telah dilaporkan sejak Juli 2025 di sejumlah negara, seperti: Tiongkok, Korea Selatan, Jepang, Singapura, dan Thailand. Menariknya, meskipun influenza A(H3) menjadi varian dominan, tren kasus di negara-negara tersebut justru menunjukkan penurunan dalam dua bulan terakhir.

Di Indonesia, hasil surveilans nasional menunjukkan pola yang serupa. Influenza A(H3) memang menjadi varian dominan, namun tren kasus secara nasional juga tercatat menurun.

62 Kasus Terdeteksi di 8 Provinsi

Berdasarkan hasil whole genome sequencing (WGS) yang rampung pada 25 Desember 2025, subclade K terdeteksi sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas kesehatan.

Hingga akhir Desember 2025, tercatat:

  • 62 kasus subclade K
  • Tersebar di 8 provinsi
  • Kasus terbanyak di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat
  • Mayoritas ditemukan pada perempuan dan kelompok usia anak

Dari total 843 spesimen positif influenza, sebanyak 348 sampel telah diperiksa WGS, dan seluruh varian yang terdeteksi merupakan varian yang telah dikenal serta bersirkulasi secara global dalam sistem surveilans WHO.

Kemenkes RI memastikan akan terus memperkuat: Surveilans penyakit, Sistem pelaporan, dan Kesiapsiagaan respons Kesehatan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan deteksi dini dan penanganan cepat jika terjadi perubahan dinamika influenza.

Sebagai upaya pencegahan, masyarakat diimbau untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga daya tahan tubuh. Kemudian mendapatkan vaksinasi influenza tahunan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit penyerta.

Kemenkes menegaskan bahwa vaksin influenza tetap efektif dalam mencegah sakit berat, rawat inap, dan kematian. Masyarakat juga disarankan tetap di rumah saat mengalami gejala flu, menggunakan masker, dan menerapkan etika batuk. Segera ke fasilitas kesehatan jika gejala memburuk atau tidak membaik dalam lebih dari tiga hari. (*/)

  • Penulis: Pontianak Metro

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Kubu Raya Tegaskan Gas 3 Kg Tak Boleh Dijual ke Toko dan Pengecer

    Bupati Kubu Raya Tegaskan Gas 3 Kg Tak Boleh Dijual ke Toko dan Pengecer

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Lonjakan harga gas elpiji tiga kilogram atau “gas melon” yang mencekik warga kurang mampu memicu reaksi keras dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan bahwa gas bersubsidi tersebut dilarang keras untuk diperjualbelikan kembali ke toko-toko atau pengecer ilegal yang tidak memiliki izin resmi. Penegasan ini disampaikan Sujiwo di Sungai Raya […]

  • Kementan Cabut Izin 2.300 Distributor Pupuk Sepanjang 2025, Ratusan Pejabat Dicopot

    Kementan Cabut Izin 2.300 Distributor Pupuk Sepanjang 2025, Ratusan Pejabat Dicopot

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Kementerian Pertanian (Kementan) mengambil langkah tegas dalam menertibkan distribusi pupuk serta membenahi tata kelola internal demi menjaga keberhasilan program pangan nasional. Sepanjang tahun 2025, Kementan mencabut izin ribuan distributor pupuk yang terbukti melakukan pelanggaran, sekaligus mencopot ratusan pejabat di lingkungan kementerian. Kebijakan tegas tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat […]

  • ASN Kalbar Dapat Potongan Harga Spesial, Garuda Tambah Frekuensi Terbang Jelang Imlek

    ASN Kalbar Dapat Potongan Harga Spesial, Garuda Tambah Frekuensi Terbang Jelang Imlek

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Maskapai nasional Garuda Indonesia memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah di tahun 2026. Dalam pertemuan strategis di Ruang Kerja Gubernur pada Jumat (9/1/2026), Gubernur Kalbar Ria Norsan mengapresiasi inovasi layanan maskapai yang kini memberikan potongan harga khusus bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah ini […]

  • Mahasiswa BK UPGRI Pontianak Laksanakan KKL di Rumah Rahayu, Dukung Pemulihan Penyintas Narkoba

    Mahasiswa BK UPGRI Pontianak Laksanakan KKL di Rumah Rahayu, Dukung Pemulihan Penyintas Narkoba

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    Pontianakmetro.com– Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas PGRI Pontianak melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Yayasan Rehabilitasi Rumah Rahayu, Pontianak, sebagai bentuk implementasi pembelajaran di lapangan sekaligus memberikan pendampingan kepada penyintas penyalahgunaan narkoba. Kegiatan yang berlangsung hingga 3-6 Agustus 2026 ini bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam menerapkan kompetensi konseling sekaligus […]

  • Pemkot Bidik Pembangunan SMP & SMA Baru di 2027, IPM Pontianak Tembus 82,80

    Pemkot Bidik Pembangunan SMP & SMA Baru di 2027, IPM Pontianak Tembus 82,80

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa arah pembangunan Kota Pontianak pada tahun 2027 akan difokuskan pada pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang inklusif serta penguatan pelayanan publik. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Forum Konsultasi Publik penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Pontianak Tahun 2027 di Aula SSA Kantor Wali Kota Pontianak pada Kamis […]

  • Penderita Diabetes Ingin Berpuasa? Kenali Skor Risiko dan Aturan Amannya Menurut Pakar RSUD SSMA

    Penderita Diabetes Ingin Berpuasa? Kenali Skor Risiko dan Aturan Amannya Menurut Pakar RSUD SSMA

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Menjalankan ibadah puasa, baik Ramadhan maupun sunah, merupakan impian setiap muslim. Namun, bagi penderita diabetes atau diabetesi, ibadah ini memerlukan kesiapan fisik ekstra dan pengelolaan gula darah yang sangat ketat agar tidak membahayakan nyawa. Menanggapi hal tersebut, RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak memberikan edukasi penting mengenai stratifikasi risiko puasa. Langkah […]

expand_less