Rabu, 17 Jun 2026
Trending Tags
Beranda » Bersinar » Pemkot Boyong Produk Unggulan ke INACRAFT 2026, Bidik Buyers Luar Negeri di Pameran Terbesar Asia Tenggara

Pemkot Boyong Produk Unggulan ke INACRAFT 2026, Bidik Buyers Luar Negeri di Pameran Terbesar Asia Tenggara

  • account_circle Kom/Tim
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Pontianak bersama Dekranasda Kota Pontianak kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung perajin lokal menembus pasar internasional. Melalui ajang The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) tahun 2026, produk unggulan Kota Pontianak dipamerkan untuk memperluas jangkauan pemasaran hingga ke mancanegara.

Pameran yang diprakarsai oleh Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) ini menetapkan target transaksi ritel yang cukup fantastis, yakni sebesar Rp102,5 miliar.

Selain itu, nilai kontrak dagang diharapkan mampu mencapai US$1,5 juta dengan target kunjungan mencapai 100.000 orang pada pelaksanaan tahun ini.

Mewakili Wali Kota Pontianak, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Yusnaldi, menyatakan bahwa keikutsertaan ini adalah langkah nyata meningkatkan daya saing pengrajin.

“Dengan tingginya jumlah pengunjung tentu perajin memiliki peluang yang sangat besar untuk memasarkan produknya tidak saja domestik tetapi juga pasar global,” ujar Yusnaldi pada Rabu (04/02/2026).

Yusnaldi menjelaskan, INACRAFT 2026 juga menargetkan kehadiran sekitar 1.000 buyers dari luar negeri. Para pembeli potensial ini berasal dari berbagai negara seperti Jepang, Singapura, Amerika Serikat, hingga Perancis dan Maroko.

Sebagai Koordinator Bidang Daya Saing Produk Dekranasda Kota Pontianak, pihaknya memastikan bahwa seluruh produk yang dibawa telah melalui proses kurasi yang ketat.

“Produk yang tampil merupakan produk yang berkualitas. Sebab, masing-masing daerah berupaya menampilkan berbagai produk kerajinan khasnya masing-masing,” tambahnya saat berada di stan Pemkot Pontianak.

Stan Kota Pontianak sendiri berlokasi di Paviliun Kalimantan Barat, Assembly Hall No 75. Berbagai kerajinan khas ditampilkan, mulai dari kain corak insang, tas etnik, hingga aksesoris tangan lainnya.

Yusnaldi berharap produk kriya dengan kearifan lokal Pontianak ini mampu memikat pengunjung dan menciptakan kerja sama bisnis yang berkelanjutan.

“Semoga produk-produk yang kami tampilkan menarik minat pembeli tidak saja ketika pameran berlangsung namun berkelanjutan di waktu mendatang,” pungkas Yusnaldi.

  • Penulis: Kom/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kanwil Kemenkumham Kalbar Perkuat Pengawasan Notaris Sintang, Optimalkan Aplikasi SILANOK

    Kanwil Kemenkumham Kalbar Perkuat Pengawasan Notaris Sintang, Optimalkan Aplikasi SILANOK

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Kalimantan Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Majelis Pengawas Daerah Notaris (MPDN) Kabupaten Sintang dan Pengurus Daerah Ikatan Notaris Indonesia (INI) Sintang pada Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat fungsi pengawasan dan pembinaan notaris di wilayah kerja Kabupaten Sintang guna menjaga kepercayaan […]

  • Jelang Imlek, Karantina Entikong Sita 9 Kemasan Bibit Bambu Hias Asal Malaysia

    Jelang Imlek, Karantina Entikong Sita 9 Kemasan Bibit Bambu Hias Asal Malaysia

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Karantina Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan PLBN Entikong memperketat pengawasan di gerbang lintas batas negara. Langkah ini membuahkan hasil dengan digagalkannya upaya pemasukan sembilan kemasan bibit bambu hias asal Malaysia dalam operasi pengawasan rutin pada Selasa (03/02/2026). Komoditas tersebut terdeteksi berisiko membawa organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) yang dapat mengancam stabilitas ekosistem pertanian […]

  • Nahkodai IPSI Ketapang, Luhur Paraitodi Siap Cetak Atlet Berprestasi

    Nahkodai IPSI Ketapang, Luhur Paraitodi Siap Cetak Atlet Berprestasi

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum IPSI Kalimantan Barat, resmi melantik Kepengurusan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Ketapang Masa Bakti 2025–2029. Prosesi khidmat ini berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Ketapang pada Sabtu (7/2/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, SH, jajaran Forkopimda, serta […]

  • Pro Kontra Larangan Jual Gas ke Pengecer, Warga Sungai Rengas: Pengecer Penyelamat saat Pangkalan Kosong

    Pro Kontra Larangan Jual Gas ke Pengecer, Warga Sungai Rengas: Pengecer Penyelamat saat Pangkalan Kosong

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kebijakan tegas Bupati Kubu Raya, Sujiwo, yang melarang pangkalan menjual gas elpiji 3 kilogram kepada pengecer dan toko-toko mulai memicu beragam reaksi di akar rumput. Seorang pengecer gas di kawasan Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, menyampaikan curahan hatinya melalui media sosial terkait dampak dari kebijakan tersebut. Melalui akun Facebook Mia Aulia, pengecer ini […]

  • Polres Ketapang Gerebek Rumah Kost di Air Upas, Tiga Pria Diringkus Saat Pesta Sabu

    Polres Ketapang Gerebek Rumah Kost di Air Upas, Tiga Pria Diringkus Saat Pesta Sabu

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Ketapang kembali menindak tegas peredaran gelap zat terlarang. Kali ini, petugas meringkus tiga pria yang diduga kuat sebagai pengguna dan pemilik narkotika jenis sabu. Penangkapan tersebut berlangsung di sebuah rumah kost di Desa Air Upas, Kecamatan Air Upas, Kabupaten Ketapang. Ketiganya diamankan pada Kamis (22/01/2026) sekitar pukul […]

  • Banjir di 28 Desa Kabupaten Landak Surut, Pengungsi Mulai Tinggalkan Posko Kembali ke Rumah

    Banjir di 28 Desa Kabupaten Landak Surut, Pengungsi Mulai Tinggalkan Posko Kembali ke Rumah

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kabar melegakan datang dari Bumi Khatulistiwa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak mengonfirmasi bahwa banjir yang sempat mengepung pemukiman warga kini telah surut sepenuhnya. Berdasarkan data rekapan hingga Selasa (13/1/2026) siang, tercatat 28 desa yang sebelumnya terendam air kini telah kembali ke kondisi normal. Desa-desa tersebut tersebar di sembilan kecamatan, mulai dari […]

expand_less