Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » News » Jelang Imlek, Karantina Entikong Sita 9 Kemasan Bibit Bambu Hias Asal Malaysia

Jelang Imlek, Karantina Entikong Sita 9 Kemasan Bibit Bambu Hias Asal Malaysia

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Karantina Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan PLBN Entikong memperketat pengawasan di gerbang lintas batas negara. Langkah ini membuahkan hasil dengan digagalkannya upaya pemasukan sembilan kemasan bibit bambu hias asal Malaysia dalam operasi pengawasan rutin pada Selasa (03/02/2026).

Komoditas tersebut terdeteksi berisiko membawa organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) yang dapat mengancam stabilitas ekosistem pertanian di Indonesia. Pengawasan ini semakin diintensifkan mengingat permintaan bibit bambu hias melonjak signifikan menjelang perayaan Tahun Baru Imlek sebagai dekorasi estetika.

Penanggung Jawab Karantina Kalbar Satuan Pelayanan PLBN Entikong, Swiet Sinay, menegaskan bahwa bibit tanaman yang masuk tanpa prosedur yang sah membawa risiko biologis yang nyata bagi ketahanan hayati nasional.

“Bibit tanaman bukan sekadar barang bawaan, melainkan media yang membawa risiko biologis nyata bagi pertanian kita. Satu bibit yang lolos tanpa pengawasan dapat menjadi pintu masuk hama dan penyakit tumbuhan,” tegas Swiet Sinay.

Ia menambahkan, pengawasan di jalur perbatasan tidak akan mengenal kompromi guna memastikan setiap media pembawa yang masuk telah melalui pemeriksaan resmi.

“Oleh karena itu, pengawasan di PLBN Entikong kami lakukan secara ketat dan tanpa kompromi, disertai edukasi agar masyarakat semakin sadar dan patuh aturan,” tambahnya.

Selain melakukan tindakan penyitaan, petugas karantina aktif memberikan edukasi kepada para pelintas mengenai kewajiban memiliki sertifikat kesehatan tumbuhan (Phytosanitary Certificate) dari negara asal. Hal ini penting untuk menumbuhkan kesadaran kolektif agar masyarakat tidak mencoba memasukkan komoditas tumbuhan secara ilegal.

Peran strategis PLBN Entikong sebagai garda terdepan menuntut kesiagaan berkelanjutan, terutama pada momen perayaan besar yang identik dengan peningkatan arus perlintasan barang dan manusia antarnegara. Sinergi antara pengawasan ketat dan edukasi diharapkan mampu meminimalkan risiko masuknya hama penyakit tumbuhan ke wilayah Indonesia.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenalan di Medsos, Pemuda di Sekadau Cabuli Anak 13 Tahun di Berbagai Tempat

    Kenalan di Medsos, Pemuda di Sekadau Cabuli Anak 13 Tahun di Berbagai Tempat

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sekadau bergerak cepat menangani dugaan tindak pidana asusila terhadap anak di bawah umur. Seorang pemuda berinisial H (19) berhasil diamankan pihak kepolisian pada Kamis (22/1/2026) setelah adanya laporan resmi dari keluarga korban. Peristiwa pilu ini dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Sekadau Hulu pada Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 22.00 […]

  • Sikat Habis PR Nasional! Bupati Sambas Perintahkan Kades Segera Siapkan Lahan Strategis Koperasi Merah Putih

    Sikat Habis PR Nasional! Bupati Sambas Perintahkan Kades Segera Siapkan Lahan Strategis Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Pemerintah Kabupaten Sambas bergerak cepat merealisasikan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Dalam rapat koordinasi strategis yang dipimpin langsung oleh Bupati Sambas, Satono, ditegaskan bahwa Sambas kini menjadi salah satu daerah pionir dalam pelaksanaan program nasional tersebut di Kalimantan Barat. Rapat yang digelar di […]

  • dr Gita: Gejalanya Mirip Flu tapi Fatal, Virus Nipah dari Kelelawar Buah Belum Ada Vaksin dan Obat

    dr Gita: Gejalanya Mirip Flu tapi Fatal, Virus Nipah dari Kelelawar Buah Belum Ada Vaksin dan Obat

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak mengambil langkah proaktif dalam meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi wabah penyakit baru. Fokus edukasi kali ini menyasar pada ancaman Virus Nipah, sebuah penyakit zoonosis yang menular dari hewan ke manusia. Meskipun saat ini belum ditemukan kasus virus Nipah di Kota Pontianak […]

  • Cucu Main Api di Tumpukan Karton, Gudang Telur Haji Riduan di Sanggau Ludes Terbakar

    Cucu Main Api di Tumpukan Karton, Gudang Telur Haji Riduan di Sanggau Ludes Terbakar

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Sebuah insiden kebakaran melanda gudang penyimpanan barang dagangan milik warga di wilayah Kelurahan Ilir Kota, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Sabtu (3/1/2026) siang. Kebakaran ini dipicu oleh aktivitas anak-anak yang bermain api di area gudang tanpa pengawasan orang dewasa. Gudang yang hangus tersebut merupakan milik Haji Riduan (72), seorang pedagang yang tinggal di Blok […]

  • Sembunyikan 9,80 Gram Sabu di Rumah Walet, Pria Paruh Baya di Tayan Hilir Diciduk Polisi

    Sembunyikan 9,80 Gram Sabu di Rumah Walet, Pria Paruh Baya di Tayan Hilir Diciduk Polisi

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Satuan Reserse Narkoba Polsek Tayan Hilir, Polres Sanggau, berhasil membongkar praktik peredaran gelap narkotika jenis sabu yang melibatkan seorang pria paruh baya. Pelaku berinisial AY (50), warga Dusun Pebaok, Desa Kawat, diringkus polisi bersama barang bukti sabu seberat hampir 10 gram. Pengungkapan kasus ini bermula dari keresahan warga terkait aktivitas mencurigakan di sebuah […]

  • Adu Kecepatan di Sungai Selimbau! Sukardi Resmi Buka Lomba Sampan Bidar 8 Pekayuh Bupati Cup 2026

    Adu Kecepatan di Sungai Selimbau! Sukardi Resmi Buka Lomba Sampan Bidar 8 Pekayuh Bupati Cup 2026

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Perairan Kecamatan Selimbau kembali bergejolak oleh semangat sportivitas para pendayung. Wakil Bupati Kapuas Hulu, Sukardi, secara resmi membuka Open Tournament Lomba Sampan Bidar Tradisional 8 Pekayuh Putra Bupati Cup Kecamatan Selimbau Tahun 2026, Sabtu (17/1/2026). Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan Anggota DPRD Kapuas Hulu, Kepala OPD, unsur TNI-Polri, […]

expand_less