Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » Bersinar » Lindungi Hak Anak, Dinsos Pontianak Edukasi Siswa SMP Agar Tak Tersangkut Kasus Hukum

Lindungi Hak Anak, Dinsos Pontianak Edukasi Siswa SMP Agar Tak Tersangkut Kasus Hukum

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus memperkuat benteng perlindungan terhadap generasi muda.

Langkah ini diwujudkan melalui sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak yang digelar di SMP Negeri 6 dan SMP Negeri 5 Kota Pontianak pada Senin (19/1/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari misi besar pemenuhan hak anak guna mempertegas status Pontianak sebagai kota yang ramah dan aman bagi anak.

Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Pontianak, Mardiana, menyatakan bahwa kesadaran bersama adalah kunci utama dalam memutus mata rantai kekerasan.

Menurutnya, perlindungan terhadap anak tidak boleh dilakukan secara terpisah-pisah, melainkan harus melibatkan sinergi dari berbagai lapisan.

“Diperlukan kolaborasi seluruh pihak agar anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan aman, terlindungi, dan bebas dari segala bentuk kekerasan,” ujar Mardiana.

Dalam sosialisasi tersebut, para siswa dan pihak sekolah dibekali pemahaman mendalam agar anak tidak sampai berurusan dengan masalah hukum.

Beberapa poin krusial yang ditekankan antara lain penerapan pola asuh positif, pengendalian emosi, hingga pentingnya menghindari kekerasan baik secara fisik maupun verbal.

Mardiana juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepekaan terhadap perubahan perilaku anak yang mungkin mengarah pada masalah psikososial.

Masyarakat diimbau untuk lebih berani melaporkan segala bentuk tindakan kekerasan yang mereka ketahui kepada pihak yang berwenang.

“Jangan ragu melapor. Segera lakukan penanganan apabila anak menunjukkan perubahan perilaku yang mencurigakan,” tegasnya lagi.

Selain pencegahan, Dinsos juga menyoroti pentingnya pendampingan pekerja sosial jika seorang anak sudah terlanjur berhadapan dengan proses hukum.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan hak-hak anak tetap terlindungi dan mencegah terjadinya kekerasan tambahan selama proses hukum berlangsung.

Dinsos Pontianak terus mendorong penyelesaian perkara anak melalui mekanisme diversi yang lebih mengedepankan aspek pemulihan daripada sekadar hukuman.

“Pendekatan yang humanis dan berorientasi pada pemulihan adalah kunci agar masa depan anak tetap terjaga,” pungkas Mardiana.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Diskominfo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa SMPN 3 Kubu Raya Lempar Bom Molotov, FKDM Kalbar: Alarm Keras Dunia Pendidikan

    Siswa SMPN 3 Kubu Raya Lempar Bom Molotov, FKDM Kalbar: Alarm Keras Dunia Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Peristiwa mengejutkan terjadi di lingkungan pendidikan Kabupaten Kubu Raya. Seorang siswa di SMP Negeri 3 Kubu Raya nekat melakukan aksi pelemparan bom molotov pada Selasa (3/2/2026). Insiden ini langsung menjadi perhatian serius berbagai pihak dan dinilai sebagai alarm keras bagi dunia pendidikan, terutama terkait pembinaan karakter serta kesehatan mental peserta didik. Ketua Forum […]

  • “Bajak Laut” di Sungai Ambawang Diringkus, Incar Mesin Speedboat BWS Kalimantan 1

    “Bajak Laut” di Sungai Ambawang Diringkus, Incar Mesin Speedboat BWS Kalimantan 1

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Unit Reskrim Polsek Sungai Ambawang bekerja sama dengan Tim Macan Raya Polres Kubu Raya berhasil membongkar praktik pencurian spesialis jalur air atau yang kerap dijuluki aksi “bajak laut”. Komplotan ini menyasar aset-aset berharga di wilayah perairan Simpang Pekong, Desa Simpang Kanan, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Salah satu korban yang mengalami kerugian […]

  • Review Vivo X300 Pro Indonesia: Akhirnya Pakai Origin OS! Performa Monster & Kamera 200MP

    Review Vivo X300 Pro Indonesia: Akhirnya Pakai Origin OS! Performa Monster & Kamera 200MP

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com- Kabar gembira bagi para penggemar Vivo di Indonesia! Lewat Vivo X300 Pro, Vivo akhirnya resmi memboyong Origin OS ke pasar global (termasuk Indonesia), menggantikan Funtouch OS yang selama ini dianggap terlalu kaku. Menurut David Gadgetin, ini adalah “update terpenting” yang membuat hardware monster Vivo kini memiliki software yang setara cantiknya. Apa yang baru di […]

  • Tertinggi di Kalbar, Wali Kota Edi Kamtono Targetkan Wajib Belajar 13 Tahun di Pontianak

    Tertinggi di Kalbar, Wali Kota Edi Kamtono Targetkan Wajib Belajar 13 Tahun di Pontianak

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Pontianak terus memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui kebijakan pendidikan jangka panjang. Capaian rata-rata lama sekolah di Kota Khatulistiwa kini telah menyentuh angka 10,48 tahun. Angka tersebut merupakan capaian tertinggi di seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Barat saat ini. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyatakan rasa syukurnya atas prestasi yang […]

  • Hilirisasi Ayam Terintegrasi Hadir di Landak, Norsan: Harga Daging dan Telur Bakal Lebih Murah

    Hilirisasi Ayam Terintegrasi Hadir di Landak, Norsan: Harga Daging dan Telur Bakal Lebih Murah

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kalimantan Barat bersiap menyambut era baru dalam industri peternakan. Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi menerima audiensi CEO Firmansyah Khatulistiwa Group, Hendra Firmansyah, guna membahas rencana groundbreaking hilirisasi industri ayam terintegrasi yang akan dipusatkan di Kawasan Industri Mandor (KIM), Kabupaten Landak, Senin (5/1/2026). Proyek ambisius ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang […]

  • Ambisi Norsan: Cetak SDM Kaliber Singapura Lewat Kehadiran Sekolah Harapan Bangsa

    Ambisi Norsan: Cetak SDM Kaliber Singapura Lewat Kehadiran Sekolah Harapan Bangsa

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi membuka lembaran baru dunia pendidikan di Bumi Khatulistiwa dengan meresmikan operasional Sekolah Harapan Bangsa (SHB) pada Senin (12/1/2026). Peresmian yang ditandai dengan penandatanganan prasasti ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis pemerintah dalam mengejar ketertinggalan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Dalam sambutannya di Aula Sekolah Harapan Bangsa, […]

expand_less