Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Memetakan Kerja Paksa dan Perbudakan Modern di Perkebunan Sawit, FGD Perlindungan Pekerja Dihadiri Wabup Susana

Memetakan Kerja Paksa dan Perbudakan Modern di Perkebunan Sawit, FGD Perlindungan Pekerja Dihadiri Wabup Susana

  • account_circle Tim
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Sektor perkebunan kelapa sawit yang menjadi tulang punggung ekonomi Kabupaten Sanggau kini berada dalam pengawasan ketat pemerintah terkait isu kemanusiaan. Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, menyoroti potensi kerentanan buruh perkebunan terhadap praktik kerja paksa dan perbudakan modern.

Hal tersebut ditegaskan Wabup Susana saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Pemetaan Aktor Penguatan Mekanisme Perlindungan Pekerja dan Pencegahan Kerja Paksa, Perbudakan Modern, serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Aula Kantor Bapperida Sanggau pada Senin (26/1/2026).

Dalam sambutannya, Susana mengakui bahwa meskipun sawit memiliki peran strategis bagi perekonomian nasional dan daerah, tantangan di wilayah perkebunan terpencil masih sangat kompleks.

“Sektor kelapa sawit masih dihadapkan pada berbagai persoalan serius terkait perlindungan tenaga kerja, khususnya di wilayah perkebunan terpencil,” tegas Wabup Susana.

Ia menjelaskan bahwa keterbatasan akses informasi dan lokasi kerja yang jauh dari pantauan publik membuat para buruh perkebunan sangat rentan terhadap eksploitasi. Kondisi ini sering kali menjadi celah terjadinya kekerasan, praktik perbudakan modern, hingga tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Sebagai langkah mitigasi, Pemerintah Kabupaten Sanggau telah membentuk Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO. Melalui FGD ini, kekuatan gugus tugas tersebut akan ditingkatkan melalui penyusunan Rencana Aksi Daerah yang lebih konkret dan terukur.

“Diharapkan dapat terpetakan peran dan tanggung jawab para pihak, sehingga perlindungan hak-hak buruh perkebunan sawit dapat semakin optimal, sejalan dengan visi Sanggau Maju, Berkelanjutan, dan Berkeadilan,” tambahnya.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sanggau dengan Lembaga Teraju Indonesia dan Yayasan Integritas Justitia Madani Indonesia (IJMI). Kolaborasi ini dipandang sebagai bentuk nyata komitmen multipihak dalam menjamin bahwa tidak ada lagi ruang bagi praktik kerja paksa di tanah Sanggau.

Melalui pemetaan aktor ini, pemerintah ingin memastikan setiap perusahaan perkebunan mematuhi standar hak asasi manusia dan ketenagakerjaan, sehingga kemajuan industri sawit tidak dibangun di atas penderitaan para pekerjanya.

  • Penulis: Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Gawat! Penyitaan Ekstasi di Sintang Melonjak Drastis, Polres Sintang Amankan 707 Butir Sepanjang 2025

    Gawat! Penyitaan Ekstasi di Sintang Melonjak Drastis, Polres Sintang Amankan 707 Butir Sepanjang 2025

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kepolisian Resor (Polres) Sintang mengungkap fakta mengejutkan terkait peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Dalam rilis akhir tahun 2025, tercatat lonjakan fantastis pada penyitaan barang bukti pil ekstasi yang meningkat hingga puluhan kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Kapolres Sintang, AKBP Sanny Handityo, memaparkan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus narkoba menjadi salah satu poin krusial […]

  • Banjir di 28 Desa Kabupaten Landak Surut, Pengungsi Mulai Tinggalkan Posko Kembali ke Rumah

    Banjir di 28 Desa Kabupaten Landak Surut, Pengungsi Mulai Tinggalkan Posko Kembali ke Rumah

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kabar melegakan datang dari Bumi Khatulistiwa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak mengonfirmasi bahwa banjir yang sempat mengepung pemukiman warga kini telah surut sepenuhnya. Berdasarkan data rekapan hingga Selasa (13/1/2026) siang, tercatat 28 desa yang sebelumnya terendam air kini telah kembali ke kondisi normal. Desa-desa tersebut tersebar di sembilan kecamatan, mulai dari […]

  • Transformasi Pontianak Timur: Edi Kamtono Targetkan Trotoar Sultan Hamid II dan Rusunawa Gang Semut

    Transformasi Pontianak Timur: Edi Kamtono Targetkan Trotoar Sultan Hamid II dan Rusunawa Gang Semut

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan penataan kawasan di Kecamatan Pontianak Timur. Pesatnya pertumbuhan permukiman dan jumlah penduduk di wilayah ini menjadi dasar bagi Pemkot untuk mempercepat pemerataan pembangunan. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengungkapkan berbagai rencana strategis tersebut usai Salat Subuh dalam rangkaian Safari Ramadan di Masjid Al […]

  • Dua Pekerja Tewas Tertimbun Abu di PLTU Sukabangun, DPRD Ketapang Tuntut Tanggung Jawab Vendor dan Pengelola

    Dua Pekerja Tewas Tertimbun Abu di PLTU Sukabangun, DPRD Ketapang Tuntut Tanggung Jawab Vendor dan Pengelola

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Tragedi kecelakaan kerja yang menewaskan dua orang pekerja di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sukabangun, Kabupaten Ketapang, memicu reaksi keras dari parlemen daerah. Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Achmad Sholeh, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas insiden maut yang terjadi pada Rabu, 21 Januari 2026 tersebut. Sholeh mengungkapkan kekecewaannya karena insiden serupa bukan […]

  • Waspada! Pasang Laut Januari 2026 Diprediksi 2 Meter, Pemkot Pontianak Siagakan Posko Rob

    Waspada! Pasang Laut Januari 2026 Diprediksi 2 Meter, Pemkot Pontianak Siagakan Posko Rob

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak meningkatkan status kewaspadaan menghadapi potensi banjir rob yang diprediksi mencapai puncaknya pada Januari 2026. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengungkapkan bahwa berdasarkan data BMKG, ketinggian pasang air laut bulan ini diperkirakan menembus angka dua meter. Level pasang ini tercatat lebih tinggi dibandingkan bulan Desember lalu yang berada di […]

  • Kadinkes Saptiko Pastikan Kota Pontianak Bebas Virus Nipah, Pengawasan Faskes Diperketat

    Kadinkes Saptiko Pastikan Kota Pontianak Bebas Virus Nipah, Pengawasan Faskes Diperketat

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kom/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Saptiko, memastikan bahwa hingga saat ini belum ditemukan adanya kasus penularan virus Nipah di wilayah Kota Pontianak. Meskipun nihil temuan, pihak Dinas Kesehatan menegaskan tidak akan lengah dan justru memperkuat langkah pengawasan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (faskes). Kesiapsiagaan ini dilakukan sebagai respons terhadap perhatian publik mengenai isu […]

expand_less