Rabu, 17 Jun 2026
Trending Tags
Beranda » News » Dua Pekerja Tewas Tertimbun Abu di PLTU Sukabangun, DPRD Ketapang Tuntut Tanggung Jawab Vendor dan Pengelola

Dua Pekerja Tewas Tertimbun Abu di PLTU Sukabangun, DPRD Ketapang Tuntut Tanggung Jawab Vendor dan Pengelola

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Tragedi kecelakaan kerja yang menewaskan dua orang pekerja di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sukabangun, Kabupaten Ketapang, memicu reaksi keras dari parlemen daerah. Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Achmad Sholeh, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas insiden maut yang terjadi pada Rabu, 21 Januari 2026 tersebut.

Sholeh mengungkapkan kekecewaannya karena insiden serupa bukan pertama kali terjadi. Ia mencatat adanya kecelakaan kerja pada tahun 2025 dan kembali terulang di lokasi yang hampir sama pada Januari 2026.

“Kecelakaan kerja di PLTU Sukabangun bukan hanya sekali ini saja, namun ini kedua kalinya. Pertama di tahun 2025 dan sekarang di Januari 2026,” ujar Sholeh saat dihubungi via WhatsApp pada Minggu (25/1/2026) siang.

Menurut data yang dihimpun, korban kecelakaan pada tahun 2026 berjumlah empat orang, di mana dua di antaranya meninggal dunia. Sementara pada tahun 2025, satu orang pekerja juga dilaporkan tewas akibat terjatuh dari ketinggian di area cerobong asap.

Melihat repetisi insiden ini, Achmad Sholeh meminta tim audit untuk segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kinerja PLTU Ketapang, baik dari sisi hukum maupun operasional.

Sholeh menegaskan bahwa kepolisian wilayah hukum Ketapang harus segera melakukan penyelidikan dan penyidikan secara transparan tanpa ada kompromi terhadap keselamatan nyawa manusia.

“Jika terdapat kelalaian dari pihak PLTU atau vendor, maka harus diproses sesuai aturan hukum. Tidak boleh ada kompromi terhadap keselamatan kerja,” tegas Sholeh.

DPRD Ketapang juga menuntut tanggung jawab penuh perusahaan terhadap hak-hak para korban, baik yang meninggal dunia maupun yang selamat, sesuai dengan regulasi ketenagakerjaan yang berlaku.

Sebagai tindak lanjut, DPRD berencana melakukan pemanggilan kepada pihak manajemen PLTU, perusahaan vendor, serta instansi terkait untuk melakukan rapat kerja evaluasi standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Peristiwa pilu ini bermula saat empat pekerja sedang membersihkan bagian tengah corong blower abu sisa pembakaran batubara di dalam cerobong pada pukul 16.30 WIB.

Secara tiba-tiba, material abu (fly ash) dari bagian atas runtuh dan menimpa para pekerja yang berada di dalam lubang pembersihan.

Dua korban yang meninggal dunia teridentifikasi berinisial JN (35), warga Mekar Sari, Kecamatan Benua Kayong, dan RN (32), warga Sukabangun Dalam, Kecamatan Delta Pawan.

Sementara itu, dua rekan mereka berinisial PEM (38) dan HR (30) berhasil menyelamatkan diri meski sempat tertimbun material abu hingga batas leher.

Ketua DPRD menekankan bahwa evaluasi menyeluruh ini sangat mendesak agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang, karena keselamatan pekerja harus menjadi prioritas utama di atas kepentingan produksi.

Hingga saat ini, pihak manajemen PLTU Sukabangun dilaporkan masih bersikap tertutup dan belum memberikan klarifikasi resmi terkait insiden yang melibatkan nyawa pekerjanya tersebut.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Selidiki Dugaan Ledakan Pipa Gas PT TGI di Indragiri Hilir

    Polisi Selidiki Dugaan Ledakan Pipa Gas PT TGI di Indragiri Hilir

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Kepolisian Resor Indragiri Hilir bersama Bidang Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Riau melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kebakaran yang diduga dipicu ledakan pipa gas PT Transportasi Gas Indonesia (PT TGI), Minggu (4/1/2026). Olah TKP dilakukan untuk memastikan penyebab insiden yang sempat menimbulkan keresahan masyarakat. Pemeriksaan meliputi titik awal kebakaran, kondisi fisik pipa […]

  • Polisi Pasang Police Line di Lokasi Karhutla Kuala Mandor B, Pelaku Pembakaran Terancam Denda Rp5 Miliar

    Polisi Pasang Police Line di Lokasi Karhutla Kuala Mandor B, Pelaku Pembakaran Terancam Denda Rp5 Miliar

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Jajaran Polsek Kuala Mandor B bergerak cepat melakukan pengecekan dan pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) setelah terpantau sejumlah titik api melalui aplikasi Lancang Kuning dan SIPONGI pada Rabu (28/1/2026). Berdasarkan monitoring digital tersebut, terdeteksi sebanyak 10 titik api yang tersebar di dua lokasi berbeda dalam satu hamparan lahan gambut kering di wilayah […]

  • “Kopi Aroma Sabu” di Supadio: Lansia Penyelundup Narkotika Lintas Provinsi Diciduk

    “Kopi Aroma Sabu” di Supadio: Lansia Penyelundup Narkotika Lintas Provinsi Diciduk

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Sinergi apik antara Tim Labubu Satresnarkoba Polres Kubu Raya dengan Unit K9 Bea Cukai Bandara Internasional Supadio kembali membuahkan hasil. Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu yang disamarkan di dalam kemasan bubuk kopi berhasil digagalkan sebelum sempat diterbangkan menuju Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Seorang pria lansia berinisial SY (57) tak berkutik setelah pelarian […]

  • Pesan Menyentuh Wagub Kalbar di Keuskupan Agung: Daripada Pesta Kembang Api, Lebih Baik Donasi

    Pesan Menyentuh Wagub Kalbar di Keuskupan Agung: Daripada Pesta Kembang Api, Lebih Baik Donasi

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Adpim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus, menghadiri undangan Open House Syukuran Natal 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026 yang digelar di Keuskupan Agung Pontianak, Selasa (30/12/2025). Dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut, orang nomor dua di Kalimantan Barat ini membawa pesan kuat tentang pentingnya empati dan kesederhanaan di tengah situasi nasional yang sedang berduka akibat […]

  • Harga Emas dan Perak Bergejolak Jelang 2026, Setelah Reli Terbesar Sejak 1979

    Harga Emas dan Perak Bergejolak Jelang 2026, Setelah Reli Terbesar Sejak 1979

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Pasar emas dan perak menutup tahun dengan pergerakan harga yang ekstrem. Setelah mencatat kenaikan tahunan terbesar sejak 1979, kedua logam mulia tersebut justru mengalami koreksi tajam menjelang pergantian tahun, menandai periode penuh volatilitas bagi para investor. Sepanjang tahun, harga emas melonjak lebih dari 60 persen, bahkan sempat mencetak rekor tertinggi di atas US$4.549 […]

  • Kisah Bidan Dini Terima SK P3K Pontianak Setelah Tiga Tahun Mengabdi: Alhamdulillah, Rezeki Saya di Sini

    Kisah Bidan Dini Terima SK P3K Pontianak Setelah Tiga Tahun Mengabdi: Alhamdulillah, Rezeki Saya di Sini

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Gurat kebahagiaan terpancar dari wajah Dini Alfianita. Bidan yang telah tiga tahun mendedikasikan dirinya di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak ini akhirnya resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan sebagai P3K Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, Jumat (2/1/2026). Bagi Dini, momen ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan jawaban […]

expand_less