Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Dua Pekerja Tewas Tertimbun Abu di PLTU Sukabangun, DPRD Ketapang Tuntut Tanggung Jawab Vendor dan Pengelola

Dua Pekerja Tewas Tertimbun Abu di PLTU Sukabangun, DPRD Ketapang Tuntut Tanggung Jawab Vendor dan Pengelola

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Tragedi kecelakaan kerja yang menewaskan dua orang pekerja di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sukabangun, Kabupaten Ketapang, memicu reaksi keras dari parlemen daerah. Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Achmad Sholeh, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas insiden maut yang terjadi pada Rabu, 21 Januari 2026 tersebut.

Sholeh mengungkapkan kekecewaannya karena insiden serupa bukan pertama kali terjadi. Ia mencatat adanya kecelakaan kerja pada tahun 2025 dan kembali terulang di lokasi yang hampir sama pada Januari 2026.

“Kecelakaan kerja di PLTU Sukabangun bukan hanya sekali ini saja, namun ini kedua kalinya. Pertama di tahun 2025 dan sekarang di Januari 2026,” ujar Sholeh saat dihubungi via WhatsApp pada Minggu (25/1/2026) siang.

Menurut data yang dihimpun, korban kecelakaan pada tahun 2026 berjumlah empat orang, di mana dua di antaranya meninggal dunia. Sementara pada tahun 2025, satu orang pekerja juga dilaporkan tewas akibat terjatuh dari ketinggian di area cerobong asap.

Melihat repetisi insiden ini, Achmad Sholeh meminta tim audit untuk segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kinerja PLTU Ketapang, baik dari sisi hukum maupun operasional.

Sholeh menegaskan bahwa kepolisian wilayah hukum Ketapang harus segera melakukan penyelidikan dan penyidikan secara transparan tanpa ada kompromi terhadap keselamatan nyawa manusia.

“Jika terdapat kelalaian dari pihak PLTU atau vendor, maka harus diproses sesuai aturan hukum. Tidak boleh ada kompromi terhadap keselamatan kerja,” tegas Sholeh.

DPRD Ketapang juga menuntut tanggung jawab penuh perusahaan terhadap hak-hak para korban, baik yang meninggal dunia maupun yang selamat, sesuai dengan regulasi ketenagakerjaan yang berlaku.

Sebagai tindak lanjut, DPRD berencana melakukan pemanggilan kepada pihak manajemen PLTU, perusahaan vendor, serta instansi terkait untuk melakukan rapat kerja evaluasi standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Peristiwa pilu ini bermula saat empat pekerja sedang membersihkan bagian tengah corong blower abu sisa pembakaran batubara di dalam cerobong pada pukul 16.30 WIB.

Secara tiba-tiba, material abu (fly ash) dari bagian atas runtuh dan menimpa para pekerja yang berada di dalam lubang pembersihan.

Dua korban yang meninggal dunia teridentifikasi berinisial JN (35), warga Mekar Sari, Kecamatan Benua Kayong, dan RN (32), warga Sukabangun Dalam, Kecamatan Delta Pawan.

Sementara itu, dua rekan mereka berinisial PEM (38) dan HR (30) berhasil menyelamatkan diri meski sempat tertimbun material abu hingga batas leher.

Ketua DPRD menekankan bahwa evaluasi menyeluruh ini sangat mendesak agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang, karena keselamatan pekerja harus menjadi prioritas utama di atas kepentingan produksi.

Hingga saat ini, pihak manajemen PLTU Sukabangun dilaporkan masih bersikap tertutup dan belum memberikan klarifikasi resmi terkait insiden yang melibatkan nyawa pekerjanya tersebut.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Musik Bangun Sahur di Masjid Jami Ditarget Jadi Etalase Budaya Sungai Pontianak

    Festival Musik Bangun Sahur di Masjid Jami Ditarget Jadi Etalase Budaya Sungai Pontianak

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Pontianak memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Musik Bangun Sahur yang dipusatkan di halaman Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman. Agenda tahunan ini diharapkan mampu bertransformasi menjadi etalase budaya sungai yang ikonik bagi Kota Khatulistiwa. Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, menyampaikan bahwa festival ini bukan sekadar ajang kreativitas untuk membangunkan warga saat […]

  • Tekan Inflasi Ramadan, Ria Norsan Buka Pasar Murah di Masjid Miftahul Jannah Sintang

    Tekan Inflasi Ramadan, Ria Norsan Buka Pasar Murah di Masjid Miftahul Jannah Sintang

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, didampingi Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, secara resmi membuka kegiatan pasar murah di Halaman Masjid Miftahul Jannah, Kabupaten Sintang, pada Senin (23/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Gubernur di Bumi Senentang dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan. Program ini menjadi upaya konkret Pemerintah Provinsi Kalimantan […]

  • Polisi Tertibkan Balap Liar di Sungai Raya Usai Laporan Masuk ke Sosmed Bupati Kubu Raya

    Polisi Tertibkan Balap Liar di Sungai Raya Usai Laporan Masuk ke Sosmed Bupati Kubu Raya

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Aksi balap liar di kawasan Jalan Angkasa Pura, Kecamatan Sungai Raya, akhirnya dibubarkan paksa oleh aparat kepolisian. Langkah tegas ini diambil Polres Kubu Raya setelah menerima aduan langsung dari masyarakat melalui akun Instagram pribadi Bupati Kubu Raya, Sujiwo. Merespons laporan digital tersebut, personel kepolisian bergerak cepat menuju lokasi untuk menertibkan para pelaku yang […]

  • Paripurna LKPJ Pontianak 2025: Target Pembangunan Terlampaui 110 Persen, Stunting dan Infrastruktur Jadi PR Besar

    Paripurna LKPJ Pontianak 2025: Target Pembangunan Terlampaui 110 Persen, Stunting dan Infrastruktur Jadi PR Besar

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna di DPRD Kota Pontianak, Selasa (31/3/2026). Dalam laporannya, Edi memaparkan grafik pembangunan kota yang secara umum menunjukkan tren positif dan melampaui target. Berdasarkan data yang dipaparkan, rata-rata capaian sasaran tujuan pembangunan daerah menyentuh angka […]

  • Diskotek Wajib Tutup, Kafe dan Biliar? Ini Aturan Operasional Tempat Hiburan di Pontianak Selama Ramadan 2026

    Diskotek Wajib Tutup, Kafe dan Biliar? Ini Aturan Operasional Tempat Hiburan di Pontianak Selama Ramadan 2026

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Pontianak resmi menerbitkan Pengumuman Nomor 430 Tahun 2026 untuk menjaga ketertiban umum selama Ramadan 1447 Hijriah. Kebijakan ini bertujuan menciptakan suasana kondusif bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan pengaturan ini adalah komitmen pemerintah dalam menjaga harmoni sosial. Ia ingin memastikan masyarakat dapat beribadah […]

  • Menuju Panggung Kedisiplinan: 80 Kontingen Se-Kalbar Siap Beradu di LPSC Season 13 Tahun 2026

    Menuju Panggung Kedisiplinan: 80 Kontingen Se-Kalbar Siap Beradu di LPSC Season 13 Tahun 2026

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Jeckmus
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Geliat kompetisi baris-berbaris di Kalimantan Barat kembali memanas. Ajang bergengsi Lead of Spansa Sera Competition (LPSC) Season 13 Tahun 2026 resmi memasuki tahapan krusial. Sebanyak 80 peserta dari kategori pelajar hingga umum dipastikan akan membanjiri arena kompetisi pada 13–15 Februari 2026 mendatang. Sebagai persiapan akhir, panitia telah menggelar Technical Meeting (TM) di Aula […]

expand_less