Jumat, 17 Apr 2026
Trending Tags
Beranda » Bersinar » Tradisi Lebaran di Pontianak, 229 Meriam Karbit Siap Menggelegar di Tepian Kapuas

Tradisi Lebaran di Pontianak, 229 Meriam Karbit Siap Menggelegar di Tepian Kapuas

  • account_circle Pro/Tim
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Tradisi menggelegar di tepian Sungai Kapuas dipastikan kembali hadir menyambut Hari Raya Idulfitri tahun ini. Sebanyak 229 unit meriam karbit yang tersebar di 37 titik lokasi telah disiapkan untuk memeriahkan malam kemenangan di Kota Pontianak.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyambut hangat kembalinya permainan rakyat ini sebagai identitas budaya yang ikonik. Menurutnya, meriam karbit bukan sekadar hiburan, melainkan warisan turun-temurun yang harus dijaga agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

“Tradisi Meriam Karbit merupakan warisan budaya masyarakat Pontianak yang sudah dikenal secara luas. Pemerintah Kota sangat mendukung agar tradisi ini tetap hidup dan diwariskan kepada generasi muda,” ujar Edi Rusdi Kamtono usai rapat koordinasi pada Senin (9/3/2026).

Edi menegaskan bahwa faktor keselamatan dan ketertiban menjadi prioritas utama. Ia mengimbau seluruh kelompok meriam untuk mematuhi aturan main yang telah disepakati bersama demi menjaga kenyamanan warga maupun pengunjung.

Ketua Forum Komunikasi Seni dan Budaya Tradisi Meriam Karbit Kota Pontianak, Fajriudin Anshari, merincikan sebaran ratusan meriam tersebut. Sebanyak 20 kelompok berada di wilayah Pontianak Timur, sementara 17 kelompok lainnya berada di kawasan Pontianak Selatan dan Pontianak Tenggara.

“Seluruh kelompok tersebut akan menyalakan meriam sebagai penanda berakhirnya bulan suci Ramadan sekaligus menyambut Idulfitri,” terang Fajriudin.

Untuk tahun ini, seremoni pembukaan direncanakan berlangsung di Gang Darsyad, Jalan Imam Bonjol. Hingga saat ini, persiapan di lokasi tersebut sudah mencapai 80 persen, termasuk pembangunan panggung utama dan panggar (dudukan meriam).

Rencananya, acara pembukaan akan dihadiri oleh jajaran Forkopimda tingkat provinsi dan kota, termasuk Gubernur Kalimantan Barat dan Wali Kota Pontianak.

Berdasarkan data teknis, dari 229 meriam yang terdaftar, terdapat dua jenis bahan yang digunakan:

1. Meriam Balok (108 unit): Terbuat dari kayu gelondongan asli. Proses pembuatannya cukup rumit dan memakan waktu hingga satu minggu per unit.

2. Meriam Non-Balok (129 unit): Terbuat dari bahan alternatif seperti paralon tebal atau besi.

Fajriudin menambahkan, saat ini sekitar 75 persen meriam sudah berada di posisinya masing-masing di tepian sungai. “Biasanya pada H-3 Lebaran, seluruh kelompok akan melakukan uji bunyi untuk memastikan kondisi meriam dalam keadaan aman dan siap pakai,” paparnya.

Meski tahun ini bersifat eksibisi, Forum Komunikasi Seni dan Budaya Tradisi Meriam Karbit menaruh harapan besar agar kompetisi atau festival penuh dapat kembali digelar pada tahun 2027 mendatang.

“Kami berharap festival Meriam Karbit kembali diadakan tahun depan. Dengan adanya festival, setiap kelompok biasanya akan tampil lebih maksimal dengan pakaian adat dan ornamen budaya yang indah,” pungkasnya.

  • Penulis: Pro/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelebaran Jalan Komyos Soedarso Ditunda, Wali Kota Edi Kamtono Ungkap Alasannya

    Pelebaran Jalan Komyos Soedarso Ditunda, Wali Kota Edi Kamtono Ungkap Alasannya

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Pontianak memutuskan untuk menunda sementara pengerjaan fisik pelebaran Jalan Komyos Soedarso, Pontianak Barat. Hal ini ditegaskan oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Pontianak Barat di Hotel Golden Tulip pada Selasa (10/2/2026). Meski anggaran sebesar Rp16,6 miliar telah dialokasikan tahun ini, penundaan tersebut bukan […]

  • Solusi Kebutaan di Kalbar, Norsan Apresiasi Kehadiran Rumah Sakit Mata yang Layani BPJS di Pontianak

    Solusi Kebutaan di Kalbar, Norsan Apresiasi Kehadiran Rumah Sakit Mata yang Layani BPJS di Pontianak

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kualitas layanan kesehatan di Kalimantan Barat melangkah maju dengan peresmian operasional Rumah Sakit Mata Pontianak Eye Center (PEC). Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi menandai grand opening fasilitas ini melalui penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita bersama Direktur RS PEC pada Sabtu (24/1/2026). Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menyampaikan apresiasi tinggi kepada Direktur […]

  • Edi Kamtono Perpanjang Kerja Sama Lahan Rumkital Rahadi Osman Pontianak

    Edi Kamtono Perpanjang Kerja Sama Lahan Rumkital Rahadi Osman Pontianak

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Pontianak mempertegas komitmennya dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan bagi warga, khususnya di wilayah utara kota. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, secara resmi menandatangani perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Lantamal XII terkait peminjaman lahan operasional Rumah Sakit Angkatan Laut (Rumkital) Tingkat III Rahadi Osman pada Rabu (21/1/2026). Penandatanganan yang berlangsung […]

  • Percepat Makan Bergizi Gratis di Kalbar, Sekda Harisson dan Kapendam XII/Tpr Bahas Pembangunan Dapur SPPG

    Percepat Makan Bergizi Gratis di Kalbar, Sekda Harisson dan Kapendam XII/Tpr Bahas Pembangunan Dapur SPPG

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Sekda Kalbar), Harisson, menerima kunjungan kerja Kapendam XII/Tanjungpura, Kolonel Inf. Yusub Dody Sandra, di Ruang Kerja Sekda pada Selasa (10/3/2026). Pertemuan ini difokuskan pada penguatan sinergi untuk mempercepat program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh wilayah Kalimantan Barat. Fokus utama pembahasan adalah pembangunan infrastruktur pendukung berupa dapur […]

  • Kedok Petani Kuala Dua Terbongkar! Nyambi Jualan Sabu Paket Ekonomis, Raup Cuan dari Kampung Beting

    Kedok Petani Kuala Dua Terbongkar! Nyambi Jualan Sabu Paket Ekonomis, Raup Cuan dari Kampung Beting

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Pepatah ini tepat menggambarkan nasib RJ (43), seorang pria asal Desa Kuala Dua, Kabupaten Kubu Raya. Meski sehari-hari mengaku bekerja sebagai petani, RJ ternyata memiliki sampingan gelap sebagai pengedar narkotika jenis sabu paket ekonomis seharga Rp50 ribu. Aksi residivis ini resmi terhenti setelah Tim Labubu Satresnarkoba Polres […]

  • Kalbar Tancap Gas 2026! Pangkas Waktu Tempuh Pontianak-Kayong Utara Jadi 6 Jam dan Kejar Target IPM

    Kalbar Tancap Gas 2026! Pangkas Waktu Tempuh Pontianak-Kayong Utara Jadi 6 Jam dan Kejar Target IPM

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengawali tahun 2026 dengan target besar. Gubernur Kalbar, Ria Norsan, menegaskan komitmennya untuk membawa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar keluar dari posisi bawah dan menargetkan peringkat kedua di regional Kalimantan pada akhir masa jabatannya di tahun 2030. Hal tersebut disampaikan Gubernur usai memimpin Apel Awal Tahun 2026 bersama seluruh […]

expand_less