Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » Nasional » Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar di Kawasan Hutan Nasional

Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar di Kawasan Hutan Nasional

  • account_circle Pontianak Metro
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam, khususnya yang beroperasi di kawasan hutan nasional. Komitmen itu diwujudkan melalui pencabutan izin terhadap 28 perusahaan yang terbukti melanggar ketentuan hukum.

Keputusan tersebut diumumkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam keterangan pers di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa malam, 20 Januari 2026. “Bapak Presiden mengambil keputusan untuk mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran,” kata Prasetyo kepada awak media.

Prasetyo menjelaskan, langkah tegas ini merupakan bagian dari agenda prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming sejak awal masa jabatan. Pemerintah, kata dia, berkomitmen melakukan penataan dan penertiban terhadap seluruh kegiatan ekonomi yang memanfaatkan sumber daya alam agar berjalan sesuai hukum dan prinsip keberlanjutan.

Ia mengingatkan, dua bulan setelah dilantik, Presiden Prabowo telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 tentang pembentukan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Satgas ini diberi mandat melakukan audit dan pemeriksaan terhadap berbagai usaha berbasis sumber daya alam, mulai dari sektor kehutanan, perkebunan, hingga pertambangan.

Dalam kurun satu tahun pelaksanaan tugas, Satgas PKH berhasil menertibkan dan menguasai kembali sekitar 4,09 juta hektare perkebunan kelapa sawit yang berada di dalam kawasan hutan. Dari total luasan tersebut, sekitar 900 ribu hektare ditetapkan kembali sebagai hutan konservasi untuk menjaga keanekaragaman hayati.

“Termasuk di dalamnya kawasan seluas 81.793 hektare di Taman Nasional Tesso Nilo, Provinsi Riau,” ujar Prasetyo.

Menurut dia, setelah terjadinya bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, Satgas PKH mempercepat proses audit di ketiga wilayah tersebut. Hasil percepatan audit itu kemudian dilaporkan dalam rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dari London, Inggris, melalui konferensi video pada Senin, 19 Januari 2026.

Berdasarkan laporan tersebut, Presiden Prabowo mengambil keputusan mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti melanggar peraturan perundang-undangan. Dari jumlah itu, sebanyak 22 perusahaan merupakan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) hutan alam dan hutan tanaman.

“Sisanya, enam perusahaan bergerak di bidang pertambangan, perkebunan, serta perizinan berusaha pemanfaatan hasil hutan kayu,” kata Prasetyo.

Pada kesempatan itu, Prasetyo menyampaikan apresiasi kepada Satgas PKH dan seluruh jajaran yang bekerja di lapangan, serta kepada masyarakat yang terus mendukung langkah pemerintah. Ia menegaskan pemerintah akan konsisten menertibkan seluruh usaha berbasis sumber daya alam agar patuh terhadap hukum.

“Penertiban ini dilakukan untuk sebesar-besarnya kepentingan dan kemakmuran seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir dalam keterangan pers tersebut, di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, serta jajaran pimpinan TNI dan kementerian terkait lainnya. (*/)

  • Penulis: Pontianak Metro

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelebaran Jalan Komyos Soedarso Ditunda, Wali Kota Edi Kamtono Ungkap Alasannya

    Pelebaran Jalan Komyos Soedarso Ditunda, Wali Kota Edi Kamtono Ungkap Alasannya

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Pontianak memutuskan untuk menunda sementara pengerjaan fisik pelebaran Jalan Komyos Soedarso, Pontianak Barat. Hal ini ditegaskan oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Pontianak Barat di Hotel Golden Tulip pada Selasa (10/2/2026). Meski anggaran sebesar Rp16,6 miliar telah dialokasikan tahun ini, penundaan tersebut bukan […]

  • Skuad Lengkap JLM Proliga 2026 Bertabur Bintang: Yolla Yuliana dan Arimbi Syifana Menuai Sorotan

    Skuad Lengkap JLM Proliga 2026 Bertabur Bintang: Yolla Yuliana dan Arimbi Syifana Menuai Sorotan

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Menjelang bergulirnya kompetisi kasta tertinggi voli tanah air, Bank Mandiri resmi meluncurkan skuad voli putri Jakarta Livin’ by Mandiri (JLM) untuk mengarungi Proliga 2026. Kehadiran wajah-wajah populer yang dikenal memiliki kemampuan mumpuni sekaligus paras menawan, seperti Yolla Yuliana dan Arimbi Syifana, menjadi daya tarik utama tim berkode emiten BMRI ini. Peluncuran yang dilakukan […]

  • Nekat Balap Liar Saat Pawai Gerobak Sahur, 22 Motor Diamankan Polres Kapuas Hulu di Putussibau

    Nekat Balap Liar Saat Pawai Gerobak Sahur, 22 Motor Diamankan Polres Kapuas Hulu di Putussibau

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Jajaran Polres Kapuas Hulu kembali menunjukkan komitmen dalam menjaga ketertiban masyarakat dengan menggelar penertiban aksi balap liar dan penggunaan knalpot brong. Operasi ini menyasar wilayah Kota Putussibau pada Jumat (19/01/2026) dini hari. Kegiatan diawali dengan apel kesiapan di Mapolres Kapuas Hulu pada pukul 00.00 WIB. Personel gabungan dari Sat Lantas, Samapta, Intelkam, Narkoba, […]

  • Kalbar Tancap Gas 2026! Pangkas Waktu Tempuh Pontianak-Kayong Utara Jadi 6 Jam dan Kejar Target IPM

    Kalbar Tancap Gas 2026! Pangkas Waktu Tempuh Pontianak-Kayong Utara Jadi 6 Jam dan Kejar Target IPM

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengawali tahun 2026 dengan target besar. Gubernur Kalbar, Ria Norsan, menegaskan komitmennya untuk membawa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar keluar dari posisi bawah dan menargetkan peringkat kedua di regional Kalimantan pada akhir masa jabatannya di tahun 2030. Hal tersebut disampaikan Gubernur usai memimpin Apel Awal Tahun 2026 bersama seluruh […]

  • Kuota Haji Pontianak Naik 2 Kali Lipat, Dinkes Perketat Syarat Istitha’ah Lewat Tes Daya Ingat dan Kemandirian

    Kuota Haji Pontianak Naik 2 Kali Lipat, Dinkes Perketat Syarat Istitha’ah Lewat Tes Daya Ingat dan Kemandirian

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Sebanyak 1.504 calon jemaah haji asal Kota Pontianak kini mulai memasuki tahapan krusial menuju Tanah Suci. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, rangkaian pemeriksaan kesehatan musim haji 2026 dilakukan jauh lebih ketat sebagai syarat mutlak penetapan istitha’ah (kemampuan) kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Saptiko, menegaskan bahwa hasil pemeriksaan ini akan terintegrasi langsung dengan sistem […]

  • Sorotan KPK di Bukit Peniraman: Sekda Ismail Pimpin Rapat Penertiban dan Mitigasi Bencana MBLB

    Sorotan KPK di Bukit Peniraman: Sekda Ismail Pimpin Rapat Penertiban dan Mitigasi Bencana MBLB

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kabupaten Mempawah bergerak cepat menindaklanjuti perbaikan tata kelola Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), dengan fokus utama pada kawasan strategis Bukit Peniraman. Langkah ini merupakan wujud konsolidasi lintas perangkat daerah guna merespons atensi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait inventarisasi dan penertiban usaha MBLB di daerah. Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, memimpin […]

expand_less