Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Kasus Oli Palsu Kalbar Mandek, BPM Soroti Kinerja Polda dan Desak Kejati Kawal Aktor Utama

Kasus Oli Palsu Kalbar Mandek, BPM Soroti Kinerja Polda dan Desak Kejati Kawal Aktor Utama

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat kembali menyuarakan desakan keras terhadap penegakan hukum kasus peredaran oli palsu di wilayah Kalimantan Barat.

BPM secara terbuka mengkritik lambannya penanganan kasus tersebut oleh Polda Kalbar yang dinilai belum menunjukkan perkembangan memuaskan sejak aksi unjuk rasa besar pada 15 Oktober 2025 lalu.

Ketua BPM Kalbar, Gusti Edy, menegaskan bahwa ketidakjelasan status hukum para pelaku telah merusak kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum di daerah.

“Kasus ini merugikan konsumen dan merusak kepercayaan publik. Kami menuntut agar aktor utama dan jaringan di belakangnya segera dijerat hukum,” tegas Gusti Edy melalui rilis resminya, Selasa (20/1/2026).

Kasus ini pertama kali mencuat saat aparat gabungan mengungkap praktik peredaran oli palsu berskala besar di Kabupaten Kubu Raya pada Juni 2025.

BPM menduga kuat bahwa sosok berinisial ‘Edi Choy’ merupakan cukong utama di balik bisnis gelap tersebut yang hingga kini belum tersentuh hukum secara tuntas.

Penanganan yang dianggap jalan di tempat ini memicu kecurigaan publik akan adanya potensi intervensi dari pihak-pihak tertentu untuk mengamankan jaringan mafia oli tersebut.

Gusti Edy juga meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalbar untuk turun tangan mengawal proses penyidikan agar tidak ada ruang bagi intervensi pihak luar.

“Kejati harus mengawal kasus ini agar tuntas hingga ke meja hijau. Jangan sampai kasus sebesar ini hilang begitu saja tanpa ada kepastian hukum bagi aktor intelektualnya,” tambahnya.

Dampak dari peredaran oli palsu ini dinilai sangat membahayakan mesin kendaraan masyarakat karena ketiadaan zat aditif yang sesuai standar.

Penggunaan oli palsu menyebabkan suhu mesin naik drastis dan mempercepat kerusakan komponen vital seperti piston, ring piston, hingga bearing.

Sebagai langkah proteksi diri bagi konsumen, BPM Kalbar juga membagikan tips mengidentifikasi oli palsu melalui ciri-ciri umum berikut:

• Kemasan: Label biasanya mudah rusak atau memiliki kualitas cetak yang rendah/pudar.
• Warna & Konsistensi: Warna terlalu gelap atau terang, serta tekstur lebih encer atau kental dari standar pabrikan.
• Bau: Memiliki aroma menyengat yang tidak wajar atau berbeda dari oli asli.
• Harga: Dijual dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar resmi.

BPM berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga aktor utama tertangkap guna menjamin perlindungan bagi seluruh masyarakat selaku konsumen di Kalimantan Barat.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Rilis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Dobrak Sekat! Satarudin Gandeng Band Indie dan UMKM di Final Open Turnamen Mini Soccer Pontianak

    Dobrak Sekat! Satarudin Gandeng Band Indie dan UMKM di Final Open Turnamen Mini Soccer Pontianak

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Sebuah terobosan baru dalam penyelenggaraan acara publik diperkenalkan oleh Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin. Ia menegaskan bahwa setiap kegiatan olahraga (sport) kini idealnya harus digandeng dengan unsur hiburan (entertainment) dan pemberdayaan UMKM. Langkah kolaboratif ini diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus wadah pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui jalur prestasi olahraga […]

  • Diduga Gegara Bahasan Politik, Ketua PPNI Ketapang Dipukul dan Dicekik di Ruang Kerjanya!

    Diduga Gegara Bahasan Politik, Ketua PPNI Ketapang Dipukul dan Dicekik di Ruang Kerjanya!

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Aksi premanisme mencederai institusi kesehatan di Kabupaten Ketapang. Eka Arianto, yang menjabat sebagai Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Ketapang sekaligus Plt. Kepala Puskesmas Ratu Berlian Tuan Tuan, dilaporkan menjadi korban penganiayaan di ruang kerjanya pada Rabu, 31 Desember 2025 lalu. Insiden pemukulan dan pencekikan ini diduga kuat dipicu oleh ketersinggungan pelaku […]

  • Kasus Produk Kecantikan, Ricard Lie Resmi Jadi Tersangka dan Masuk Tahap Penyidikan

    Kasus Produk Kecantikan, Ricard Lie Resmi Jadi Tersangka dan Masuk Tahap Penyidikan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya memastikan proses penegakan hukum terhadap Ricard Lie (RL) terus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Perkara dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan treatment kecantikan tersebut kini telah resmi naik ke tahap penyidikan. Ricard Lie diketahui telah ditetapkan sebagai tersangka sejak 15 Desember 2025. Kepastian tersebut disampaikan oleh Kepala […]

  • Pemkot Pontianak dan UM Pontianak Perpanjang Kerja Sama, Fokus Tangani Sampah hingga Kawasan Kumuh

    Pemkot Pontianak dan UM Pontianak Perpanjang Kerja Sama, Fokus Tangani Sampah hingga Kawasan Kumuh

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak resmi memperpanjang perjanjian kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP) guna memperkuat kolaborasi di berbagai sektor strategis. Penandatanganan kesepakatan ini berlangsung di Ruang VIP Kantor Wali Kota pada Selasa (10/3/2026). Sinergi ini difokuskan pada empat bidang utama, yakni pendidikan, lingkungan hidup, kesehatan, serta pengembangan ekonomi masyarakat. Selain itu, kerja […]

  • Polres Kayong Utara Cek 77 Kendaraan Dinas, Lima Unit Mengalami Kerusakan

    Polres Kayong Utara Cek 77 Kendaraan Dinas, Lima Unit Mengalami Kerusakan

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com — Kepolisian Resor Kayong Utara melakukan pengecekan seluruh kendaraan dinas milik institusi tersebut dalam apel yang digelar di halaman Mapolres Kayong Utara, Rabu (14/1/2026) pagi. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apel pengecekan dipimpin Wakapolres Kayong Utara Kompol Denny Satria dan diikuti pejabat utama Polres, Kapolsek jajaran, […]

  • Mahasiswa BK UPGRI Pontianak Laksanakan KKL di Rumah Rahayu, Dukung Pemulihan Penyintas Narkoba

    Mahasiswa BK UPGRI Pontianak Laksanakan KKL di Rumah Rahayu, Dukung Pemulihan Penyintas Narkoba

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    Pontianakmetro.com– Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas PGRI Pontianak melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Yayasan Rehabilitasi Rumah Rahayu, Pontianak, sebagai bentuk implementasi pembelajaran di lapangan sekaligus memberikan pendampingan kepada penyintas penyalahgunaan narkoba. Kegiatan yang berlangsung hingga 3-6 Agustus 2026 ini bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam menerapkan kompetensi konseling sekaligus […]

expand_less