Minggu, 3 Mei 2026
Trending Tags
Beranda » News » Kalbar Tancap Gas 2026! Pangkas Waktu Tempuh Pontianak-Kayong Utara Jadi 6 Jam dan Kejar Target IPM

Kalbar Tancap Gas 2026! Pangkas Waktu Tempuh Pontianak-Kayong Utara Jadi 6 Jam dan Kejar Target IPM

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengawali tahun 2026 dengan target besar. Gubernur Kalbar, Ria Norsan, menegaskan komitmennya untuk membawa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar keluar dari posisi bawah dan menargetkan peringkat kedua di regional Kalimantan pada akhir masa jabatannya di tahun 2030.

Hal tersebut disampaikan Gubernur usai memimpin Apel Awal Tahun 2026 bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemprov Kalbar, Senin (5/1/2026).

Meski mencatat tren ekonomi positif dan inflasi yang stabil sepanjang 2025, Ria Norsan mengakui bahwa angka IPM Kalbar masih menjadi pekerjaan rumah (PR) besar karena masih berada di posisi bawah dibandingkan provinsi lain di Kalimantan.

“Target kita pada akhir masa jabatan di tahun 2030 adalah IPM kita tidak lagi terbelakang di antara lima provinsi di Kalimantan. Setidaknya kita menargetkan posisi nomor dua setelah Kalimantan Timur,” tegas Ria Norsan.

Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, Pemprov Kalbar akan menerapkan sistem “keroyokan” yang melibatkan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, hingga penggerak PKK di tingkat desa guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan secara merata.

Di sektor infrastruktur, Pemprov Kalbar tengah memacu penyelesaian enam ruas jalan strategis. Prioritas utama saat ini adalah jalur Sukadana – Teluk Batang yang ditargetkan rampung sebelum Agustus 2026 sebagai akses utama pendukung perhelatan MTQ 2026.

Kabar gembira juga datang dari jalur Perawas – Pontianak menuju Kayong Utara. Jika akses baru ini terhubung sempurna, mobilitas warga akan mengalami revolusi besar dalam hal efisiensi waktu.

“Jika jalur ini terhubung sempurna, waktu tempuh dari Pontianak ke Kayong Utara diperkirakan dapat dipangkas secara signifikan hingga hanya memakan waktu sekitar 6 jam saja,” terangnya. Saat ini, jalur Ketapang – Sukadana dilaporkan telah selesai dikerjakan 100 persen.

Selain fokus pada pembangunan fisik dan manusia, Gubernur juga memberikan peringatan keras terkait kedisiplinan pegawai di hari pertama kerja tahun 2026. Inspeksi mendadak (sidak) dilakukan ke berbagai instansi untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal.

“Bagi ASN yang absen tanpa keterangan atau bolos di hari pertama ini, tentu akan kita ambil tindakan tegas, mulai dari pemberian hukuman ringan sebagai peringatan awal,” pungkasnya.

Dengan semangat baru di tahun 2026, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat optimistis dapat menyeimbangkan antara percepatan infrastruktur fisik dan penguatan kualitas sumber daya manusia demi kesejahteraan masyarakat.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Adpim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Bohong Soal Perut!” Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto Bongkar Kedok di Balik Tambang Ilegal

    “Bohong Soal Perut!” Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto Bongkar Kedok di Balik Tambang Ilegal

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, menegaskan komitmennya untuk tidak memberikan ruang bagi aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukum Kalimantan Barat. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers akhir tahun 2025 yang digelar di Mapolda Kalbar, Rabu siang (31/12/2025). Dengan nada bicara yang tegas, jenderal bintang dua ini menepis anggapan bahwa […]

  • Sumber Air Madi Banjir, Distribusi Air Perumda Tirta Bengkayang Terhenti Total

    Sumber Air Madi Banjir, Distribusi Air Perumda Tirta Bengkayang Terhenti Total

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Curah hujan tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Bengkayang berdampak langsung pada layanan air bersih masyarakat. Perumda Tirta Bengkayang secara resmi mengumumkan penghentian sementara produksi dan pendistribusian air menyusul terjadinya musibah banjir di lokasi sumber tangkapan air Madi. Kondisi kedaruratan ini dilaporkan terjadi pada Rabu (7/1/2026) malam dan berdampak luas pada pelanggan di pusat […]

  • Polresta Pontianak Musnahkan Barang Bukti Sabu dan Ekstasi Hasil Pengungkapan Kasus Narkoba

    Polresta Pontianak Musnahkan Barang Bukti Sabu dan Ekstasi Hasil Pengungkapan Kasus Narkoba

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com — Satuan Reserse Narkoba Polresta Pontianak memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu dan ekstasi yang merupakan hasil pengungkapan sejumlah kasus peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Pemusnahan dilakukan di kantor Satresnarkoba Polresta Pontianak pada Rabu, 11 Maret 2026. Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari narkotika golongan I bukan tanaman berupa ekstasi seberat 14,45 gram dan […]

  • Perjuangkan Nasib Ratusan Ribu Penambang, Wagub Kalbar Krisantus Ingin Legalkan PETI Jadi WPR

    Perjuangkan Nasib Ratusan Ribu Penambang, Wagub Kalbar Krisantus Ingin Legalkan PETI Jadi WPR

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk memperjuangkan legalitas aktivitas pertambangan masyarakat. Langkah ini diambil guna mengubah status Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) menjadi Pertambangan Rakyat yang berizin agar manfaatnya nyata bagi rakyat dan daerah. Penegasan tersebut disampaikan Wagub Krisantus saat menerima audiensi Pemerintah Kabupaten Sintang dan perwakilan masyarakat […]

  • Kementan Cabut Izin 2.300 Distributor Pupuk Sepanjang 2025, Ratusan Pejabat Dicopot

    Kementan Cabut Izin 2.300 Distributor Pupuk Sepanjang 2025, Ratusan Pejabat Dicopot

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Kementerian Pertanian (Kementan) mengambil langkah tegas dalam menertibkan distribusi pupuk serta membenahi tata kelola internal demi menjaga keberhasilan program pangan nasional. Sepanjang tahun 2025, Kementan mencabut izin ribuan distributor pupuk yang terbukti melakukan pelanggaran, sekaligus mencopot ratusan pejabat di lingkungan kementerian. Kebijakan tegas tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat […]

  • Edi Kamtono Perpanjang Kerja Sama Lahan Rumkital Rahadi Osman Pontianak

    Edi Kamtono Perpanjang Kerja Sama Lahan Rumkital Rahadi Osman Pontianak

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Pontianak mempertegas komitmennya dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan bagi warga, khususnya di wilayah utara kota. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, secara resmi menandatangani perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Lantamal XII terkait peminjaman lahan operasional Rumah Sakit Angkatan Laut (Rumkital) Tingkat III Rahadi Osman pada Rabu (21/1/2026). Penandatanganan yang berlangsung […]

expand_less