Rabu, 17 Jun 2026
Trending Tags
Beranda » News » Kunjungi PPG Landak, Karolin Margret Natasa Temukan Kasus Gizi Buruk Akibat Pernikahan Dini

Kunjungi PPG Landak, Karolin Margret Natasa Temukan Kasus Gizi Buruk Akibat Pernikahan Dini

  • account_circle Hendri M
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Masalah gizi buruk pada anak di Kabupaten Landak dinilai tidak bisa dilepaskan dari persoalan sosial dan ekonomi keluarga yang masih rapuh. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, saat meninjau langsung Rumah Pusat Pemulihan Gizi (PPG) Kabupaten Landak pada Senin (26/1/2026).

Dalam kunjungannya, Karolin berdialog langsung dengan keluarga pasien dan menemukan fakta memprihatinkan yang memicu terjadinya kekosongan gizi pada anak. Salah satu kasus yang menonjol adalah seorang ibu muda berusia 18 tahun yang harus berjuang menghidupi anaknya sendirian tanpa pendampingan suami maupun pekerjaan tetap.

“Ibu pasien ini menikah di usia 16 tahun, dan sekarang di usia 18 tahun ia harus menghidupi anaknya sendirian tanpa suami. Ini tantangan nyata dari dampak pernikahan dini,” ungkap Karolin.

Karolin menekankan bahwa penanganan medis di PPG hanyalah langkah awal. Ia berpendapat, tanpa adanya penguatan ekonomi keluarga, risiko anak kembali jatuh ke kondisi gizi buruk akan sangat tinggi setelah mereka pulang ke rumah.

“Kalau akarnya tidak disentuh, maka setelah keluar dari PPG, anak-anak ini berpotensi kembali mengalami masalah yang sama,” tegas Bupati Landak tersebut.

Sebagai solusi jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Landak melalui koordinasi dengan Dinas Sosial telah menyiapkan program pelatihan keterampilan bagi para ibu selama masa pendampingan di PPG. Berbagai keahlian praktis akan diberikan, mulai dari bercocok tanam hidroponik, pembuatan kue, hingga keterampilan memasak yang memiliki nilai jual.

Program ini dirancang sebagai bekal agar para ibu memiliki kemandirian finansial. Dengan memiliki penghasilan mandiri, diharapkan mereka mampu menyediakan asupan gizi yang layak bagi anak-anak mereka secara berkelanjutan.

“Kita berharap ibunya bisa mandiri secara ekonomi, sehingga ke depannya dapat terus mendukung tumbuh kembang anaknya dengan layak,” harap Karolin.

Melalui pendekatan integratif ini, Pemkab Landak menegaskan bahwa Pusat Pemulihan Gizi kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat perawatan sementara, tetapi juga menjadi ruang intervensi sosial untuk memutus mata rantai gizi buruk, pernikahan dini, dan kemiskinan di Kabupaten Landak.

  • Penulis: Hendri M
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekspor 103 Ton Pekawai via PLBN Entikong: Primadona Baru Pengganti Durian

    Ekspor 103 Ton Pekawai via PLBN Entikong: Primadona Baru Pengganti Durian

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Berakhirnya musim durian ternyata tidak menyurutkan geliat ekonomi di beranda depan negara, khususnya di wilayah perbatasan Entikong. Seiring meredanya pengiriman “Si Raja Buah”, kini giliran buah pekawai yang mengambil alih panggung sebagai komoditas unggulan baru. Buah eksotis khas Kalimantan ini mencatatkan lonjakan ekspor yang sangat signifikan sepanjang Januari 2026 melalui Pos Lintas Batas […]

  • Dilema Salah Jurusan: Mengapa Menentukan Pilihan Sejak Awal Itu Penting?

    Dilema Salah Jurusan: Mengapa Menentukan Pilihan Sejak Awal Itu Penting?

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    Memilih jurusan kuliah merupakan keputusan penting yang akan memengaruhi alur kehidupan seseorang selama bertahun-tahun. Namun, realitas di lapangan menunjukkan angka yang memprihatinkan. Berdasarkan penelitian, sebanyak 87 persen mahasiswa mengaku salah jurusan, dan 71,7 persen pekerja memiliki profesi yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Melalui kanal YouTube-nya, Danang Giri Sadewa membagikan pandangan mendalam agar calon […]

  • Inflasi Pontianak 2025 Terkendali di 1,5 Persen, Sekda Amirullah Perkuat Strategi 4K

    Inflasi Pontianak 2025 Terkendali di 1,5 Persen, Sekda Amirullah Perkuat Strategi 4K

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kota Pontianak berhasil menutup tahun 2025 dengan rapor ekonomi yang memuaskan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Amirullah, mengungkapkan bahwa inflasi tahunan Kota Pontianak tercatat sebesar 1,5 persen (yoy), berada jauh di bawah batas atas target nasional sebesar 2,5 persen. Hal tersebut disampaikan Amirullah saat membuka kegiatan Capacity Building Penyusunan Laporan Implementasi Pengendalian Inflasi […]

  • Sembunyikan 9,80 Gram Sabu di Rumah Walet, Pria Paruh Baya di Tayan Hilir Diciduk Polisi

    Sembunyikan 9,80 Gram Sabu di Rumah Walet, Pria Paruh Baya di Tayan Hilir Diciduk Polisi

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Satuan Reserse Narkoba Polsek Tayan Hilir, Polres Sanggau, berhasil membongkar praktik peredaran gelap narkotika jenis sabu yang melibatkan seorang pria paruh baya. Pelaku berinisial AY (50), warga Dusun Pebaok, Desa Kawat, diringkus polisi bersama barang bukti sabu seberat hampir 10 gram. Pengungkapan kasus ini bermula dari keresahan warga terkait aktivitas mencurigakan di sebuah […]

  • Sidak Pasca Libur Nataru: Bupati Sekadau Aron Sisir OPD, Pastikan ASN Tak Tambah Libur

    Sidak Pasca Libur Nataru: Bupati Sekadau Aron Sisir OPD, Pastikan ASN Tak Tambah Libur

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Hari pertama masuk kerja usai libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 dimanfaatkan Bupati Sekadau, Aron, untuk memastikan roda pemerintahan kembali berputar maksimal. Bupati memimpin langsung rangkaian Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sekadau, Senin (5/1/2026). Langkah tegas ini diambil bukan hanya untuk memantau absensi […]

  • Pemkot Bidik Pembangunan SMP & SMA Baru di 2027, IPM Pontianak Tembus 82,80

    Pemkot Bidik Pembangunan SMP & SMA Baru di 2027, IPM Pontianak Tembus 82,80

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa arah pembangunan Kota Pontianak pada tahun 2027 akan difokuskan pada pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang inklusif serta penguatan pelayanan publik. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Forum Konsultasi Publik penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Pontianak Tahun 2027 di Aula SSA Kantor Wali Kota Pontianak pada Kamis […]

expand_less