Rabu, 17 Jun 2026
Trending Tags
Beranda » Bersinar » Pelaku Pembakar Lahan di Parit H. Husein II Kabur, BPBD Temukan Barang Bukti Botol Berisi Bensin

Pelaku Pembakar Lahan di Parit H. Husein II Kabur, BPBD Temukan Barang Bukti Botol Berisi Bensin

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak mensinyalir sejumlah insiden kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah kota dalam sepekan terakhir bukan dipicu oleh faktor alam. Dugaan kuat adanya unsur kesengajaan ini muncul setelah petugas menemukan bukti-bukti aktivitas pembakaran di lapangan, salah satunya di kawasan rawan kebakaran di Jalan Parit H. Husein II.

Kepala BPBD Kota Pontianak, Nasir, mengungkapkan pihaknya menemukan indikasi sabotase pembakaran di Gang Masjid, Jalan Parit H. Husein II, berdasarkan laporan warga pada Minggu (25/1/2026).

Namun, saat tim pemadam tiba di lokasi, oknum yang diduga sebagai pelaku pembakaran telah melarikan diri dari tempat kejadian.

“Di lokasi tersebut kami menemukan botol bekas minuman soda berisikan bensin dan karung berisi daun pisang yang sudah kering, diduga digunakan untuk membakar lahan. Semua barang-barang itu kita serahkan ke polsek,” ujar Nasir.

Nasir menjelaskan bahwa meskipun indikasi pembakaran sangat kuat, pihaknya belum bisa langsung menuduh pemilik lahan sebagai pelakunya. BPBD kini tengah berkoordinasi intensif dengan kepolisian dan pihak BPN untuk menelusuri kepemilikan lahan tersebut.

Guna mengantisipasi meluasnya titik api, BPBD Pontianak telah memperketat monitoring di tiga kecamatan rawan, yakni Pontianak Selatan, Tenggara, dan Utara, yang mencakup delapan kelurahan prioritas.

Dalam sepekan terakhir, kebakaran dilaporkan terjadi di beberapa titik, termasuk Purnama Dua Dalam, Sepakat Dua Ujung, serta kawasan Perdana Ujung yang berdekatan dengan Sungai Raya Dalam.

Menurut Nasir, gerak cepat tim di lapangan membuat banyak titik api berhasil dipadamkan sebelum membesar, sehingga sering kali tidak sempat terdeteksi sebagai titik panas (hotspot) oleh satelit BMKG.

“BMKG belum mendeteksi hotspot karena api cepat kita padamkan. Tapi di lapangan itu nyata ada titik api. Pontianak ini wilayahnya relatif mudah dijangkau, jadi begitu ada laporan langsung kita tangani,” jelasnya.

BPBD kembali mengingatkan masyarakat, terutama perangkat RT dan RW, untuk segera melapor sekecil apa pun asap yang terlihat, mengingat karakteristik lahan gambut yang apinya sering menjalar di bawah permukaan.

Sementara itu, kondisi kualitas udara di Kota Pontianak dilaporkan mulai berangsur membaik. Setelah sempat menyentuh kategori tidak sehat pada Sabtu malam, kualitas udara kini berada di level sedang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pontianak, Usmulyono, meminta masyarakat untuk tidak memperburuk situasi dengan membakar sampah atau membersihkan lahan dengan cara dibakar.

“Kondisi kualitas udara Kota Pontianak semakin membaik. Kita harap masyarakat tidak turut ambil bagian membakar lahan. Jangan jadi orang yang menambah polusi udara,” tegas Usmulyono.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bocah di Sekadau Ditemukan Berlumpur Usai Jadi Korban Kekerasan Seksual, Pelaku Diciduk

    Bocah di Sekadau Ditemukan Berlumpur Usai Jadi Korban Kekerasan Seksual, Pelaku Diciduk

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Satreskrim Polres Sekadau berhasil mengungkap kasus memilukan terkait dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang terjadi pada penghujung tahun 2025. Terduga pelaku, seorang pria berinisial R.A. (28), kini telah resmi mendekam di balik jeruji besi setelah diringkus polisi pada Kamis (8/1/2026). Kasus ini menjadi sorotan karena korban ditemukan warga dalam kondisi […]

  • Gunakan Dana IJD Rp20 Miliar, Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan Pastikan Jalan Pengkadan Segera Mulus

    Gunakan Dana IJD Rp20 Miliar, Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan Pastikan Jalan Pengkadan Segera Mulus

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, meninjau langsung pengerjaan peningkatan ruas jalan Simpang Menendang – Temenang di Kecamatan Pengkadan pada Minggu (15/2/2026). Proyek infrastruktur ini menelan anggaran sebesar Rp20 miliar dengan total penanganan sepanjang 3,5 kilometer. Bupati yang akrab disapa Sis ini menjelaskan bahwa peningkatan jalan tersebut menggunakan dana APBN yang bersumber dari Inpres […]

  • “Bohong Soal Perut!” Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto Bongkar Kedok di Balik Tambang Ilegal

    “Bohong Soal Perut!” Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto Bongkar Kedok di Balik Tambang Ilegal

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, menegaskan komitmennya untuk tidak memberikan ruang bagi aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukum Kalimantan Barat. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers akhir tahun 2025 yang digelar di Mapolda Kalbar, Rabu siang (31/12/2025). Dengan nada bicara yang tegas, jenderal bintang dua ini menepis anggapan bahwa […]

  • Puncak Banjir Rob Pontianak Tembus 2 Meter, Wali Kota Edi Kamtono: Arusnya Deras, Naik Tajam Tiap Pagi

    Puncak Banjir Rob Pontianak Tembus 2 Meter, Wali Kota Edi Kamtono: Arusnya Deras, Naik Tajam Tiap Pagi

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Masyarakat Kota Pontianak, khususnya yang bermukim di tepian Sungai Kapuas, diminta meningkatkan kewaspadaan ekstra. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengungkapkan bahwa berdasarkan data BMKG, puncak banjir rob dengan ketinggian mencapai dua meter diprediksi berlangsung hingga 7 Januari 2026. Hasil pantauan di lapangan menunjukkan pola kenaikan air yang sangat spesifik, di mana luapan […]

  • Kapasitas 360 Liter Per Detik, Instalasi Air Nipah Kuning Kini Masuk Tahap Uji Coba untuk Layani Warga

    Kapasitas 360 Liter Per Detik, Instalasi Air Nipah Kuning Kini Masuk Tahap Uji Coba untuk Layani Warga

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Masalah tekanan dan kejernihan air yang selama ini dikeluhkan warga di wilayah Pontianak Barat mulai menemui titik terang. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memastikan fasilitas intake dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Nipah Kuning telah kembali beroperasi dan memasuki tahap uji coba operasional. Kepastian ini disampaikan Edi usai meninjau langsung fasilitas milik […]

  • Karyawan Sawit di Ketapang Nyambi Jadi Pengedar Sabu, Ditangkap Usai Gelapkan Aset Perusahaan

    Karyawan Sawit di Ketapang Nyambi Jadi Pengedar Sabu, Ditangkap Usai Gelapkan Aset Perusahaan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Seorang pria berinisial WS (34), warga Kecamatan Sungai Melayu, Kabupaten Ketapang, harus berurusan dengan hukum setelah kedapatan menguasai belasan paket narkotika jenis sabu. Menariknya, terungkapnya kasus narkoba ini bermula dari dugaan tindak pidana penggelapan aset perusahaan yang dilakukan oleh pelaku. WS yang bekerja sebagai karyawan di bagian workshop sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit, […]

expand_less