Minggu, 3 Mei 2026
Trending Tags
Beranda » News » Tragedi di Kebun Nangka Parindu: Pria 42 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Temukan Pesan Terakhir di WhatsApp

Tragedi di Kebun Nangka Parindu: Pria 42 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Temukan Pesan Terakhir di WhatsApp

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Suasana duka menyelimuti Dusun Tunas Lino, Desa Hibun, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, setelah seorang pria berinisial A (42) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tragis pada Minggu (15/2/2026) malam. Korban ditemukan tergantung di pohon nangka di area kebun miliknya oleh anak kandung dan kerabatnya.

Kapolsek Parindu, Ipda N. Ling, membenarkan peristiwa memilukan tersebut. Pihaknya segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah menerima laporan warga sekitar pukul 21.00 WIB.

“Begitu menerima laporan, anggota langsung mendatangi lokasi guna memastikan situasi serta melakukan langkah-langkah kepolisian,” ujar Ipda N. Ling saat dikonfirmasi, Senin (16/2/2026).

Peristiwa ini terungkap saat anak korban, NT (16), mencari ayahnya yang tak kunjung pulang ke rumah hingga petang. Bersama pamannya, DE (26), NT melakukan pencarian ke area kebun dan menemukan sandal korban di bawah pohon nangka. Saat menengadah, keduanya dikejutkan dengan posisi korban yang sudah tergantung menggunakan jaring keramba pada dahan pohon setinggi empat meter.

Warga setempat membantu mengevakuasi korban, namun pemeriksaan medis dari Puskesmas Pusat Damai menyatakan korban sudah tidak bernyawa. Hasil visum luar menunjukkan bekas jeratan di leher tanpa adanya tanda-tanda kekerasan fisik dari pihak lain.

Berdasarkan penyelidikan kepolisian, motif kejadian ini diduga kuat berkaitan dengan tekanan psikologis. Hal ini diperkuat dengan temuan pesan terakhir korban kepada istrinya melalui aplikasi WhatsApp yang berisi permintaan maaf atas persoalan pribadi yang sedang dihadapinya.

“Kami tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan dari pihak lain. Keluarga juga telah menerima peristiwa ini sebagai musibah dan membuat surat pernyataan penolakan autopsi,” jelas Kapolsek.

Atas kejadian ini, Ipda N. Ling mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi mental keluarga dan lingkungan sekitar. Polsek Parindu melalui Unit Binmas berkomitmen meningkatkan penyuluhan terkait pentingnya dukungan sosial guna mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Welcome Parade Kapolres Sekadau 2026: AKBP Andhika Wiratama Disambut Adat Dayak dan Melayu

    Welcome Parade Kapolres Sekadau 2026: AKBP Andhika Wiratama Disambut Adat Dayak dan Melayu

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kepolisian Resor (Polres) Sekadau menggelar tradisi Farewell and Welcome Parade sebagai simbol estafet kepemimpinan dari AKBP Donny Molino Manoppo kepada Kapolres Sekadau yang baru, AKBP Andhika Wiratama. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Mapolres Sekadau, Jalan Merdeka Timur, pada Rabu (7/1/2026). Penyambutan pimpinan baru di “Bumi Lawang Kuari” ini terasa istimewa dengan […]

  • Kalbar Tancap Gas 2026! Pangkas Waktu Tempuh Pontianak-Kayong Utara Jadi 6 Jam dan Kejar Target IPM

    Kalbar Tancap Gas 2026! Pangkas Waktu Tempuh Pontianak-Kayong Utara Jadi 6 Jam dan Kejar Target IPM

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengawali tahun 2026 dengan target besar. Gubernur Kalbar, Ria Norsan, menegaskan komitmennya untuk membawa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar keluar dari posisi bawah dan menargetkan peringkat kedua di regional Kalimantan pada akhir masa jabatannya di tahun 2030. Hal tersebut disampaikan Gubernur usai memimpin Apel Awal Tahun 2026 bersama seluruh […]

  • Abrasi Pantai Matang Danau Paloh Kian Ganas, Jembatan Vital Nyaris Roboh

    Abrasi Pantai Matang Danau Paloh Kian Ganas, Jembatan Vital Nyaris Roboh

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Tak ingin membuang waktu, usai menuntaskan agenda di Kecamatan Jawai, Bupati Sambas Satono bersama Wakil Bupati Heroaldi Djuhardi Alwi langsung meluncur menuju Desa Matang Danau, Kecamatan Paloh, Selasa (13/1/2026). Kunjungan mendadak ini merupakan respons kilat atas laporan masyarakat mengenai kian ganasnya abrasi yang mengancam pemukiman dan tempat usaha warga. Kondisi di lapangan menunjukkan […]

  • Anggaran KIP Kuliah Naik Jadi Rp15,3 Triliun pada 2026, Pemerintah Tegaskan Akses Pendidikan Tetap Terbuka

    Anggaran KIP Kuliah Naik Jadi Rp15,3 Triliun pada 2026, Pemerintah Tegaskan Akses Pendidikan Tetap Terbuka

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com — Pemerintah menegaskan komitmennya memperluas akses pendidikan tinggi melalui peningkatan anggaran Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) menyebut alokasi anggaran KIP Kuliah pada 2026 mencapai Rp15,32 triliun, naik dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT), jumlah penerima […]

  • Banjir Terparah di Entikong Sanggau: Sungai Sekayam Meluap Rendam 15 Rumah Hingga 2 Meter

    Banjir Terparah di Entikong Sanggau: Sungai Sekayam Meluap Rendam 15 Rumah Hingga 2 Meter

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Bencana banjir berskala besar melanda wilayah Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Jumat (9/1/2026). Curah hujan ekstrem sejak malam hingga pagi hari memicu luapan drastis Sungai Sekayam, merendam sejumlah permukiman warga hingga ketinggian dua meter. Kondisi darurat ini mendorong Polsek Entikong bersama TNI, pemerintah kecamatan, dan BPBD segera bergerak cepat melakukan evakuasi […]

  • Ketimpangan Tenaga Medis di Kalbar: Kota Pontianak Kelebihan Dokter Spesialis, Kabupaten Sekadau dan Kayong Utara Miris

    Ketimpangan Tenaga Medis di Kalbar: Kota Pontianak Kelebihan Dokter Spesialis, Kabupaten Sekadau dan Kayong Utara Miris

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, mengungkap fakta mengejutkan mengenai distribusi tenaga medis di wilayahnya. Di tengah perjuangan Kalimantan Barat mengejar kekurangan ribuan dokter, Kota Pontianak justru tercatat mengalami surplus atau kelebihan tenaga dokter spesialis. Hal tersebut dipaparkan Harisson saat menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Kalimantan Barat masa bakti […]

expand_less