Rabu, 4 Mar 2026
Trending Tags
Beranda » News » Kalbar Terima Insentif Rp1 Triliun dari GCF, Gubernur Ria Norsan Kick-off Program RBP REDD+

Kalbar Terima Insentif Rp1 Triliun dari GCF, Gubernur Ria Norsan Kick-off Program RBP REDD+

  • account_circle Tim
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) resmi memulai babak baru dalam pengelolaan lingkungan berbasis kinerja. Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, meluncurkan program Kick-off Result Based Payment (RBP) REDD+ dari Green Climate Fund (GCF) di Hotel Golden Tulip Pontianak pada Kamis (29/01/2026).

Program ini merupakan bentuk apresiasi dunia atas keberhasilan Kalimantan Barat dalam menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) serta menekan laju deforestasi pada periode 2014–2016. Atas capaian tersebut, Kalbar memperoleh alokasi insentif fantastis mencapai sekitar Rp1 triliun dari GCF.

Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan memberikan refleksi mendalam mengenai kondisi lingkungan di jantung Pulau Borneo yang kini menghadapi tantangan kompleks akibat aktivitas tambang dan penebangan kayu liar.

“Kalau dulu alam kita masih enak, udara segar. Sekarang, tambang ada di mana-mana, penebangan kayu liar terus terjadi, dan kerusakan hutan semakin parah,” ujar Ria Norsan di hadapan para pemangku kepentingan.

Dampak kerusakan hutan tersebut, lanjut Gubernur, kini nyata dirasakan masyarakat melalui cuaca ekstrem, meningkatnya intensitas banjir, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Melalui dana insentif ini, pemerintah berkomitmen untuk memperbaiki ekosistem yang telah rusak.

Dana sebesar Rp1 triliun tersebut dikelola secara transparan melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) dan akan dialokasikan untuk beberapa program strategis, di antaranya:

• Restorasi ekosistem hutan dan mangrove sebagai penyerap karbon.
• Pengelolaan lahan basah dengan fokus perlindungan gambut melalui praktik paludikultur.
• Silvofishery di kawasan mangrove.
• Penguatan pembangunan berkelanjutan untuk memastikan fungsi lindung lingkungan tetap terjaga dalam jangka panjang.

“Dana ini bertujuan untuk memperbaiki ekosistem. Kita ingin menghasilkan lingkungan yang lebih baik agar udara yang kita hirup setiap hari tetap sehat,” tegas Gubernur Norsan.

Gubernur juga memberikan apresiasi kepada para pelaku usaha di Kalbar yang telah menyediakan kawasan bernilai konservasi tinggi di wilayah operasional mereka. Ia menekankan bahwa wajah bisnis masa depan adalah bisnis yang tidak hanya mengejar profit, tetapi juga memuliakan alam.

Menutup arahannya, Ria Norsan berpesan agar dana besar ini dikelola dengan penuh amanah demi masa depan generasi mendatang. Ia mengingatkan bahwa tanpa langkah nyata mulai sekarang, anak cucu kelak hanya akan mewarisi lingkungan yang rusak.

“Jika alam tidak dijaga mulai sekarang, anak cucu kita hanya akan mewarisi lingkungan yang rusak dan udara yang tidak sehat,” pungkasnya.

  • Penulis: Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementan Cabut Izin 2.300 Distributor Pupuk Sepanjang 2025, Ratusan Pejabat Dicopot

    Kementan Cabut Izin 2.300 Distributor Pupuk Sepanjang 2025, Ratusan Pejabat Dicopot

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Kementerian Pertanian (Kementan) mengambil langkah tegas dalam menertibkan distribusi pupuk serta membenahi tata kelola internal demi menjaga keberhasilan program pangan nasional. Sepanjang tahun 2025, Kementan mencabut izin ribuan distributor pupuk yang terbukti melakukan pelanggaran, sekaligus mencopot ratusan pejabat di lingkungan kementerian. Kebijakan tegas tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat […]

  • BBM Langka di Melawi Tembus Rp30 Ribu Per Liter, Pertamina Didesak Transparan

    BBM Langka di Melawi Tembus Rp30 Ribu Per Liter, Pertamina Didesak Transparan

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kabar buruk melanda warga Kabupaten Melawi menjelang perayaan hari besar keagamaan. Bahan Bakar Minyak (BBM) dilaporkan menghilang secara serentak dari SPBU, yang memicu lonjakan harga di tingkat eceran hingga mencapai angka fantastis, yakni Rp30.000 per liter. Kelangkaan ini memicu keresahan luas di tengah masyarakat yang sedang bersiap menyambut bulan suci Ramadan dan perayaan […]

  • Hilirisasi Ayam Terintegrasi Hadir di Landak, Norsan: Harga Daging dan Telur Bakal Lebih Murah

    Hilirisasi Ayam Terintegrasi Hadir di Landak, Norsan: Harga Daging dan Telur Bakal Lebih Murah

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kalimantan Barat bersiap menyambut era baru dalam industri peternakan. Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi menerima audiensi CEO Firmansyah Khatulistiwa Group, Hendra Firmansyah, guna membahas rencana groundbreaking hilirisasi industri ayam terintegrasi yang akan dipusatkan di Kawasan Industri Mandor (KIM), Kabupaten Landak, Senin (5/1/2026). Proyek ambisius ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang […]

  • Gratis! Begini Cara Skrining Kesehatan Online BPJS Kesehatan Lewat Mobile JKN

    Gratis! Begini Cara Skrining Kesehatan Online BPJS Kesehatan Lewat Mobile JKN

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – BPJS Kesehatan menyediakan layanan skrining riwayat kesehatan secara online yang dapat diakses dengan mudah dan gratis oleh seluruh peserta aktif. Layanan ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif untuk mendeteksi lebih awal risiko penyakit tidak menular. Melalui skrining digital ini, peserta dapat mengetahui gambaran kondisi kesehatannya tanpa perlu datang langsung ke rumah […]

  • Nekat Tanam Sawit di Luar Izin, Lahan PT CUT Disegel Sekda Sanggau: Terancam Denda Rp10 Miliar!

    Nekat Tanam Sawit di Luar Izin, Lahan PT CUT Disegel Sekda Sanggau: Terancam Denda Rp10 Miliar!

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Pemerintah Kabupaten Sanggau menunjukkan taringnya terhadap korporasi yang nekat menabrak aturan tata ruang. Dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sanggau, Aswin Khatib, tim gabungan menyegel 60 hektare lahan sawit milik PT Cipta Usaha Tani (CUT) di Desa Sei Muntik, Kecamatan Kapuas, Kamis (15/1/2026). Penyegelan ini dilakukan karena perusahaan kedapatan menanam sawit di atas […]

  • Canggih! Pontianak Punya Mobil Penyapu Trotoar, Jalan-Jalan Makin Kinclong dan Humanis

    Canggih! Pontianak Punya Mobil Penyapu Trotoar, Jalan-Jalan Makin Kinclong dan Humanis

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan kota yang bersih, hijau, dan ramah bagi pejalan kaki. Inovasi terbaru ditunjukkan dengan pengoperasian kendaraan khusus penyapu trotoar dan jalan yang dilengkapi teknologi penyiraman serta penyedot debu otomatis. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, melakukan uji coba langsung kendaraan berukuran kecil tersebut di area […]

expand_less