Cetak Peneliti Muda, MAN 2 Pontianak Menangi Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Provinsi di Untan
- account_circle Hms/Tim
- calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
- print Cetak

Tiga siswa MAN 2 Pontianak meraih Juara 1 LKTI Geophysics Competition FMIPA Untan pada 16 Februari 2026. Bukti keunggulan budaya riset madrasah di Kalbar. (Foto: Hms)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PontianakMetro.Com — Tiga peserta didik terbaik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pontianak kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi. Mereka berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Geophysics Competition Tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Kompetisi sains bergengsi ini diselenggarakan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Tanjungpura Pontianak. Agenda final dan penjurian berlangsung pada Senin, 16 Februari 2026.
Keberhasilan ini mempertegas posisi MAN 2 Pontianak sebagai institusi pendidikan yang unggul dalam pengembangan budaya riset dan literasi ilmiah. Tim yang solid ini terdiri dari Muhammad Davi Purnomosidi (XIID), Hafiizh Rafiditya Putra Wuriyawan (XIIB), dan Mohammad Fatih Al Maindry (XIIC).
Ketiganya berhasil menunjukkan kemampuan riset, analisis, dan presentasi ilmiah yang unggul di hadapan dewan juri. Dukungan penuh dari pihak madrasah dalam memfasilitasi minat riset siswa menjadi faktor kunci kemenangan di tingkat universitas tersebut.
Kepala MAN 2 Pontianak, Yuliana, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga yang mendalam atas capaian anak didiknya. Ia menyatakan bahwa prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam mengembangkan budaya literasi dan kompetensi sains.
“Prestasi ini menjadi langkah nyata dalam menggali potensi kader-kader peneliti mendatang,” ujar Yuliana pada Senin (16/2/2026).
Yuliana berharap kemenangan ini tidak membuat para siswa cepat puas. Ia mendorong agar pencapaian ini menjadi pemantik semangat bagi siswa lainnya untuk terus berinovasi di berbagai ajang akademik.
“Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi seluruh siswa MAN 2 Pontianak untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama madrasah, baik di tingkat daerah maupun nasional,” tegas Yuliana.
Pencapaian gemilang ini juga mendapat perhatian dari Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak. Pihak Kemenag memberikan apresiasi setinggi-tingginya karena prestasi ini selaras dengan visi madrasah unggul dan berprestasi di Kalimantan Barat.
Budaya meneliti yang terus dipupuk di lingkungan MAN 2 Pontianak terbukti mampu mencetak talenta-talenta muda yang kompetitif di bidang sains. Prestasi ini sekaligus menambah daftar panjang penghargaan yang diraih madrasah tersebut sepanjang awal tahun 2026.
- Penulis: Hms/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar