Rabu, 4 Mar 2026
Trending Tags
Beranda » Artikel » Ayah dan Anak Keliling Dunia Naik Sepeda, Temukan Kebaikan Manusia di Setiap Negara

Ayah dan Anak Keliling Dunia Naik Sepeda, Temukan Kebaikan Manusia di Setiap Negara

  • account_circle Pontianak Metro
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.com – Petualangan bersepeda keliling dunia yang dijalani George Kohler dan putranya, Josh Kohler, menjelma menjadi kisah inspiratif tentang kemanusiaan tanpa batas. Bagi pasangan ayah-anak asal Inggris ini, perjalanan panjang lintas benua bukan sekadar soal memecahkan rekor dunia, tetapi tentang menemukan kebaikan manusia di setiap sudut bumi.

Berangkat dari rumah mereka di dekat Great Yarmouth, Norfolk, pada Maret lalu, George (56) dan Josh (22) telah menempuh ribuan kilometer melintasi Eropa, Asia Tengah, China, Asia Tenggara, hingga Indonesia, sebelum melanjutkan perjalanan ke Australia.

Target mereka adalah kembali ke Inggris pada Mei mendatang, sambil mencatatkan tiga rekor dunia sekaligus—ayah dan anak yang bersepeda paling jauh, paling cepat, dan melintasi negara terbanyak.

Di balik ambisi tersebut, terselip misi kemanusiaan. George dan Josh menggalang dana ribuan pound untuk Unicef, sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak di berbagai belahan dunia. “Pengalaman ini benar-benar di luar dugaan. Semua orang yang kami temui begitu baik, seolah kebaikan menjadi bahasa universal,” ujar Josh.

Sepanjang perjalanan, bantuan datang dari orang-orang yang sama sekali tak mereka kenal. Mulai dari tempat menginap gratis, makanan hangat, hingga sebotol air di tengah rute panjang yang sepi. Salah satu momen paling membekas terjadi di pedalaman Turki, ketika seorang gembala mengundang mereka sarapan sederhana dengan telur dan keju di tengah alam terbuka.

Meski sempat tertinggal dari target rekor tercepat, George dan Josh mengubah strategi dengan menambah rute perjalanan demi memecahkan rekor jumlah negara terbanyak yang dilalui dengan sepeda.

Saat diwawancarai, keduanya tengah beristirahat di sebuah rumah terpencil di Dataran Nullarbor, Australia, gurun sepanjang sekitar 1.200 kilometer yang mereka sebut sebagai tantangan terberat selama perjalanan. “Gurun ini indah, tapi juga sangat menguras mental. Jalan lurus tanpa akhir, angin kencang, dan panas ekstrem benar-benar menguji ketahanan kami,” kata George.

Tak hanya tantangan alam, kendala teknis pun kerap muncul. Gir sepeda rusak di Indonesia, sementara insiden jatuh dialami di Uzbekistan. Namun bagi mereka, titik terendah justru menjadi pelajaran berharga. “Saat berhasil melewati masalah, rasanya seperti kemenangan kecil yang sangat berarti,” ujar George.

Di sela-sela tantangan, mereka juga menikmati pemandangan luar biasa, mulai dari balon udara di Cappadocia, terasering padi raksasa di China, kunjungan ke suaka panda, hingga menyusuri Tembok Besar China. Bahkan, mereka merencanakan kejutan dengan mengajak ibu Josh bergabung di Bali untuk merayakan ulang tahun pernikahan ke-30 orang tuanya.

Natal tahun ini pun terasa istimewa. Keluarga Kohler berharap bisa merayakannya di area perkemahan dekat pantai Australia, sebuah momen yang mereka yakini akan dikenang seumur hidup.

Di balik layar perjalanan epik ini, Jane Kohler, istri George, memegang peran penting. Ia mengatur logistik sekaligus menjadi sandaran emosional saat kelelahan melanda. “Saya sering menerima pesan saat mereka hampir menyerah. Tugas saya hanya satu, memastikan mereka tahu bahwa mereka tidak sendirian,” ujar Jane.

Bagi George, rekor dunia hanyalah bonus. “Yang terpenting adalah menyadari betapa baiknya orang-orang di dunia ini dan menginspirasi orang lain untuk berani bermimpi besar,” katanya.

Kisah George dan Josh Kohler kini menjadi inspirasi global, membuktikan bahwa petualangan, kemanusiaan, dan ikatan keluarga dapat berpadu dalam satu perjalanan luar biasa—mengayuh sepeda, menembus batas, dan menyatukan dunia melalui kebaikan. (*/)

  • Penulis: Pontianak Metro

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketimpangan Tenaga Medis di Kalbar: Kota Pontianak Kelebihan Dokter Spesialis, Kabupaten Sekadau dan Kayong Utara Miris

    Ketimpangan Tenaga Medis di Kalbar: Kota Pontianak Kelebihan Dokter Spesialis, Kabupaten Sekadau dan Kayong Utara Miris

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, mengungkap fakta mengejutkan mengenai distribusi tenaga medis di wilayahnya. Di tengah perjuangan Kalimantan Barat mengejar kekurangan ribuan dokter, Kota Pontianak justru tercatat mengalami surplus atau kelebihan tenaga dokter spesialis. Hal tersebut dipaparkan Harisson saat menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Kalimantan Barat masa bakti […]

  • Bocah 11 Tahun di Sekadau Meninggal Tenggelam, Terjebak Tali di Bawah Jamban

    Bocah 11 Tahun di Sekadau Meninggal Tenggelam, Terjebak Tali di Bawah Jamban

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kabar duka menyelimuti warga Kampung Rojok, Dusun Teribang, Desa Seberang Kapuas, Kecamatan Sekadau Hilir. Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam saat sedang asyik bermain bersama rekan-rekannya di aliran Sungai Kapuas pada Sabtu (17/1/2026). Insiden yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB ini menjadi pengingat keras bagi para orang tua […]

  • Pulang Lebih Awal! Pemkot Pontianak Terbitkan Aturan Jam Kerja ASN Selama Ramadan 2026

    Pulang Lebih Awal! Pemkot Pontianak Terbitkan Aturan Jam Kerja ASN Selama Ramadan 2026

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Pontianak resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Pontianak Tahun 2026 mengenai pengaturan jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kebijakan ini diambil untuk menjaga keseimbangan antara produktivitas kerja dan kekhusyukan ibadah para abdi negara. Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, menegaskan bahwa meskipun ada penyesuaian waktu, […]

  • 10 Paket Ganja Ditemukan Satgas Yonarhanud 1/PBC Saat Sisir Pantai Belacan Sambas

    10 Paket Ganja Ditemukan Satgas Yonarhanud 1/PBC Saat Sisir Pantai Belacan Sambas

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Wilayah pesisir Kabupaten Sambas kembali menjadi sorotan setelah Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika dalam jumlah besar. Penyisiran taktis yang dilakukan oleh personel Satgas Pamtas Yonarhanud 1/PBC Kostrad di sekitar kawasan Pantai Belacan, Kecamatan Paloh, membuahkan hasil dengan ditemukannya 10 paket barang haram diduga jenis ganja. Danrem […]

  • Kapolri Apresiasi Atlet Polri Peraih Medali SEA Games 2025, Siapkan Kenaikan Pangkat dan Jalur Promosi

    Kapolri Apresiasi Atlet Polri Peraih Medali SEA Games 2025, Siapkan Kenaikan Pangkat dan Jalur Promosi

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi kepada atlet-atlet Polri yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di ajang SEA Games 2025. Tercatat sebanyak 38 personel Polri meraih medali dari berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan. Apresiasi tersebut disampaikan dalam acara Malam Apresiasi Sang Juara Polri untuk Indonesia yang digelar di The Tribrata, […]

  • Kisah Bidan Dini Terima SK P3K Pontianak Setelah Tiga Tahun Mengabdi: Alhamdulillah, Rezeki Saya di Sini

    Kisah Bidan Dini Terima SK P3K Pontianak Setelah Tiga Tahun Mengabdi: Alhamdulillah, Rezeki Saya di Sini

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Gurat kebahagiaan terpancar dari wajah Dini Alfianita. Bidan yang telah tiga tahun mendedikasikan dirinya di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak ini akhirnya resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan sebagai P3K Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, Jumat (2/1/2026). Bagi Dini, momen ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan jawaban […]

expand_less