Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » Artikel » Ayah dan Anak Keliling Dunia Naik Sepeda, Temukan Kebaikan Manusia di Setiap Negara

Ayah dan Anak Keliling Dunia Naik Sepeda, Temukan Kebaikan Manusia di Setiap Negara

  • account_circle Pontianak Metro
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.com – Petualangan bersepeda keliling dunia yang dijalani George Kohler dan putranya, Josh Kohler, menjelma menjadi kisah inspiratif tentang kemanusiaan tanpa batas. Bagi pasangan ayah-anak asal Inggris ini, perjalanan panjang lintas benua bukan sekadar soal memecahkan rekor dunia, tetapi tentang menemukan kebaikan manusia di setiap sudut bumi.

Berangkat dari rumah mereka di dekat Great Yarmouth, Norfolk, pada Maret lalu, George (56) dan Josh (22) telah menempuh ribuan kilometer melintasi Eropa, Asia Tengah, China, Asia Tenggara, hingga Indonesia, sebelum melanjutkan perjalanan ke Australia.

Target mereka adalah kembali ke Inggris pada Mei mendatang, sambil mencatatkan tiga rekor dunia sekaligus—ayah dan anak yang bersepeda paling jauh, paling cepat, dan melintasi negara terbanyak.

Di balik ambisi tersebut, terselip misi kemanusiaan. George dan Josh menggalang dana ribuan pound untuk Unicef, sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak di berbagai belahan dunia. “Pengalaman ini benar-benar di luar dugaan. Semua orang yang kami temui begitu baik, seolah kebaikan menjadi bahasa universal,” ujar Josh.

Sepanjang perjalanan, bantuan datang dari orang-orang yang sama sekali tak mereka kenal. Mulai dari tempat menginap gratis, makanan hangat, hingga sebotol air di tengah rute panjang yang sepi. Salah satu momen paling membekas terjadi di pedalaman Turki, ketika seorang gembala mengundang mereka sarapan sederhana dengan telur dan keju di tengah alam terbuka.

Meski sempat tertinggal dari target rekor tercepat, George dan Josh mengubah strategi dengan menambah rute perjalanan demi memecahkan rekor jumlah negara terbanyak yang dilalui dengan sepeda.

Saat diwawancarai, keduanya tengah beristirahat di sebuah rumah terpencil di Dataran Nullarbor, Australia, gurun sepanjang sekitar 1.200 kilometer yang mereka sebut sebagai tantangan terberat selama perjalanan. “Gurun ini indah, tapi juga sangat menguras mental. Jalan lurus tanpa akhir, angin kencang, dan panas ekstrem benar-benar menguji ketahanan kami,” kata George.

Tak hanya tantangan alam, kendala teknis pun kerap muncul. Gir sepeda rusak di Indonesia, sementara insiden jatuh dialami di Uzbekistan. Namun bagi mereka, titik terendah justru menjadi pelajaran berharga. “Saat berhasil melewati masalah, rasanya seperti kemenangan kecil yang sangat berarti,” ujar George.

Di sela-sela tantangan, mereka juga menikmati pemandangan luar biasa, mulai dari balon udara di Cappadocia, terasering padi raksasa di China, kunjungan ke suaka panda, hingga menyusuri Tembok Besar China. Bahkan, mereka merencanakan kejutan dengan mengajak ibu Josh bergabung di Bali untuk merayakan ulang tahun pernikahan ke-30 orang tuanya.

Natal tahun ini pun terasa istimewa. Keluarga Kohler berharap bisa merayakannya di area perkemahan dekat pantai Australia, sebuah momen yang mereka yakini akan dikenang seumur hidup.

Di balik layar perjalanan epik ini, Jane Kohler, istri George, memegang peran penting. Ia mengatur logistik sekaligus menjadi sandaran emosional saat kelelahan melanda. “Saya sering menerima pesan saat mereka hampir menyerah. Tugas saya hanya satu, memastikan mereka tahu bahwa mereka tidak sendirian,” ujar Jane.

Bagi George, rekor dunia hanyalah bonus. “Yang terpenting adalah menyadari betapa baiknya orang-orang di dunia ini dan menginspirasi orang lain untuk berani bermimpi besar,” katanya.

Kisah George dan Josh Kohler kini menjadi inspirasi global, membuktikan bahwa petualangan, kemanusiaan, dan ikatan keluarga dapat berpadu dalam satu perjalanan luar biasa—mengayuh sepeda, menembus batas, dan menyatukan dunia melalui kebaikan. (*/)

  • Penulis: Pontianak Metro

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggelia Meryciana Wakili Kalbar di Puteri Indonesia 2026: Bawa Misi Budaya dan Karbon

    Anggelia Meryciana Wakili Kalbar di Puteri Indonesia 2026: Bawa Misi Budaya dan Karbon

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle GFM
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Pemerintah Kota Pontianak memberikan dukungan penuh kepada Anggelia Meryciana yang akan mewakili Kalimantan Barat di ajang Puteri Indonesia 2026. Ajang bergengsi ini menjadi panggung penting bagi representasi daerah. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa keikutsertaan ini merupakan peluang besar untuk mempromosikan potensi daerah. Kehadiran delegasi muda dianggap mampu membangun citra positif […]

  • Bupati Sujiwo ‘Ngamen’ ke Pusat Demi Jalan Kuala Dua-Sungai Asam Senilai Rp22,6 Miliar

    Bupati Sujiwo ‘Ngamen’ ke Pusat Demi Jalan Kuala Dua-Sungai Asam Senilai Rp22,6 Miliar

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Senyum bahagia terpancar dari wajah warga Kecamatan Sungai Raya saat merayakan selesainya sebagian perbaikan jalan poros ekonomi yang menghubungkan Desa Kuala Dua, Desa Mekar Sari, hingga Desa Sungai Asam. Bupati Kubu Raya, Sujiwo, yang hadir langsung dalam acara tasyakuran tersebut pada Sabtu (17/1/2026), membawa kabar baik bahwa seluruh pengerjaan jalan strategis ini ditargetkan […]

  • Dulu Kumuh Kini Estetik! Bupati Kubu Raya Perintahkan Pedagang Cor Halaman Kios Demi Kerapian

    Dulu Kumuh Kini Estetik! Bupati Kubu Raya Perintahkan Pedagang Cor Halaman Kios Demi Kerapian

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Wajah Jalan Mayor Alianyang di Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, kini berubah drastis. Kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu titik terkumuh di Kabupaten Kubu Raya tersebut kini tampil lebih rapi, tertata, dan estetik usai tuntasnya program penataan oleh pemerintah daerah. Bupati Kubu Raya, Sujiwo, hadir langsung meresmikan kawasan tersebut sekaligus mengikuti syukuran […]

  • 5 Pimpinan Baznas Kalbar Resmi Dilantik: Gubernur Targetkan Zakat ASN Tuntas Lewat Payroll System

    5 Pimpinan Baznas Kalbar Resmi Dilantik: Gubernur Targetkan Zakat ASN Tuntas Lewat Payroll System

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Era baru pengelolaan zakat di Kalimantan Barat resmi dimulai. Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, melantik lima pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalimantan Barat periode 2025-2030 di Balai Petitih Kantor Gubernur, Jumat (9/1/2026). Pelantikan ini menandai langkah strategis Pemerintah Provinsi dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pengentas kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat […]

  • Sidak Pasca Libur Nataru: Bupati Sekadau Aron Sisir OPD, Pastikan ASN Tak Tambah Libur

    Sidak Pasca Libur Nataru: Bupati Sekadau Aron Sisir OPD, Pastikan ASN Tak Tambah Libur

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Hari pertama masuk kerja usai libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 dimanfaatkan Bupati Sekadau, Aron, untuk memastikan roda pemerintahan kembali berputar maksimal. Bupati memimpin langsung rangkaian Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sekadau, Senin (5/1/2026). Langkah tegas ini diambil bukan hanya untuk memantau absensi […]

  • Marah Besar! Bupati Bala Kecewa Bos Agen LPG Tak Hadir Saat Rakyat Kesulitan Gas Subsidi

    Marah Besar! Bupati Bala Kecewa Bos Agen LPG Tak Hadir Saat Rakyat Kesulitan Gas Subsidi

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Suasana Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang memanas pada Kamis (15/1/2026). Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya saat memimpin rapat koordinasi darurat terkait kelangkaan dan meroketnya harga gas LPG 3 kg bersubsidi di wilayahnya. Kekecewaan Bupati bermula saat ia melakukan absensi peserta. Dari tujuh agen gas yang melayani masyarakat Sintang, […]

expand_less