Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Bocah 11 Tahun di Sekadau Meninggal Tenggelam, Terjebak Tali di Bawah Jamban

Bocah 11 Tahun di Sekadau Meninggal Tenggelam, Terjebak Tali di Bawah Jamban

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Kabar duka menyelimuti warga Kampung Rojok, Dusun Teribang, Desa Seberang Kapuas, Kecamatan Sekadau Hilir. Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam saat sedang asyik bermain bersama rekan-rekannya di aliran Sungai Kapuas pada Sabtu (17/1/2026).

Insiden yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB ini menjadi pengingat keras bagi para orang tua akan adanya bahaya tersembunyi di balik fasilitas sanitasi sungai atau jamban milik warga.

Kasi Humas AKP Triyono menjelaskan, awalnya korban bersama dua orang rekannya sedang menikmati waktu libur dengan mandi dan berenang di sekitar jamban warga. Namun, suasana keceriaan mendadak berubah menjadi kepanikan saat korban tak kunjung muncul ke permukaan air.

“Ketiganya mandi sambil berenang. Namun selang beberapa waktu, korban tidak terlihat muncul ke permukaan,” ujar AKP Triyono.

Melihat rekannya hilang, dua anak lainnya langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Warga yang sigap melakukan pencarian akhirnya menemukan korban di bawah permukaan air dalam kondisi tidak sadarkan diri. Korban sempat dievakuasi ke RSUD Sekadau, namun pihak rumah sakit menyatakan nyawa bocah tersebut sudah tidak tertolong.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, terungkap fakta memilukan di balik penyebab tenggelamnya korban. Diduga kuat, korban mengalami kesulitan saat berenang karena faktor teknis yang tidak terduga.

“Dari hasil keterangan sementara, diduga tangan korban tersangkut pada tali bekas yang berada di bawah jamban. Hal ini membuat korban sulit melepaskan diri hingga akhirnya tenggelam,” jelas Triyono.

Pihak keluarga korban telah menyatakan ikhlas dan menganggap kejadian ini sebagai murni musibah, sehingga mereka menolak dilakukan proses visum maupun autopsi lebih lanjut.

Atas kejadian ini, Polres Sekadau menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang bermukim di pesisir sungai, agar lebih ketat dalam mengawasi aktivitas anak-anak saat bermain di air, terutama di lokasi-lokasi yang memiliki banyak hambatan seperti tali, kayu, atau puing di bawah jamban.

“Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah ini,” pungkas AKP Triyono.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Humas Polres

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Imlek 2577, Pemkot Pontianak Izinkan Pesta Kembang Api Terpusat di Jalan Gajah Mada

    Imlek 2577, Pemkot Pontianak Izinkan Pesta Kembang Api Terpusat di Jalan Gajah Mada

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak secara resmi memberikan izin pelaksanaan pesta kembang api untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577. Namun, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, lokasi perayaan kali ini ditetapkan terpusat di kawasan Jalan Gajah Mada. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi masyarakat Tionghoa, sekaligus langkah strategis untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga […]

  • Merajut Senyum di Senja Usia: Mahasiswa & Dosen BK UPGRI Pontianak Sukses Tutup KKL-PKM di Panti Jompo Graha Werdha Maria Joseph

    Merajut Senyum di Senja Usia: Mahasiswa & Dosen BK UPGRI Pontianak Sukses Tutup KKL-PKM di Panti Jompo Graha Werdha Maria Joseph

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Amelia Atika
    • 0Komentar

    Pontianakmetro.com— Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas PGRI Pontianak (UPGRI Pontianak) sukses menutup rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa sekaligus Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) oleh jajaran dosen. Penarikan mahasiswa KKL ini bertempat di Panti Jompo Graha Werdha Maria Joseph dan telah dilaksanakan sejak tanggal 3 hingga 6 Agustus 2026. Penarikan sebanyak 10 orang […]

  • Tak Kalah dari Produk Luar, “Cerite Kote Dua” Pukau Rombongan Dharma Wanita Kemenag di Dekranasda Pontianak

    Tak Kalah dari Produk Luar, “Cerite Kote Dua” Pukau Rombongan Dharma Wanita Kemenag di Dekranasda Pontianak

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Satu per satu model melangkah anggun, membawa “cerita” yang dijahit rapi dalam helai busana. Bertajuk Cerite Kote Dua, peragaan busana ini sukses merangkum ikonik Kota Pontianak—mulai dari denyut Sungai Kapuas, kemegahan meriam karbit, hingga filosofi motif Corak Insang dan Kalengkang—di hadapan rombongan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kalbar, Rabu (14/1/2026). Acara yang digelar […]

  • Pemkot Singkawang Bertindak! Buntut Tarif Parkir Rp30 Ribu yang Viral di Medsos

    Pemkot Singkawang Bertindak! Buntut Tarif Parkir Rp30 Ribu yang Viral di Medsos

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Citra pariwisata Kota Singkawang terusik oleh gelombang keluhan masyarakat terkait tarif parkir selangit selama libur Natal dan Tahun Baru 2026. Merespons viralnya tarif parkir yang mencapai Rp30.000 di kawasan pantai, Pemerintah Kota Singkawang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan langkah penertiban kilat pada Rabu (7/1/2026). Langkah ini diambil setelah […]

  • BBM Langka di Melawi Tembus Rp30 Ribu Per Liter, Pertamina Didesak Transparan

    BBM Langka di Melawi Tembus Rp30 Ribu Per Liter, Pertamina Didesak Transparan

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kabar buruk melanda warga Kabupaten Melawi menjelang perayaan hari besar keagamaan. Bahan Bakar Minyak (BBM) dilaporkan menghilang secara serentak dari SPBU, yang memicu lonjakan harga di tingkat eceran hingga mencapai angka fantastis, yakni Rp30.000 per liter. Kelangkaan ini memicu keresahan luas di tengah masyarakat yang sedang bersiap menyambut bulan suci Ramadan dan perayaan […]

  • Bongkar Transaksi di “Rumah Nomor 77”, Polisi Sanggau Ringkus Dua Pria Pemilik 10 Paket Sabu

    Bongkar Transaksi di “Rumah Nomor 77”, Polisi Sanggau Ringkus Dua Pria Pemilik 10 Paket Sabu

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sanggau kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Kecamatan Kapuas. Dua pria paruh baya, DN (45) dan LM (44), tak berkutik saat petugas menggerebek sebuah rumah yang diduga kuat menjadi titik transaksi barang haram di Kelurahan Bunut, Selasa (13/1/2026) malam. Aksi sigap kepolisian ini […]

expand_less