Minggu, 3 Mei 2026
Trending Tags
Beranda » News » Bocah 11 Tahun di Sekadau Meninggal Tenggelam, Terjebak Tali di Bawah Jamban

Bocah 11 Tahun di Sekadau Meninggal Tenggelam, Terjebak Tali di Bawah Jamban

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Kabar duka menyelimuti warga Kampung Rojok, Dusun Teribang, Desa Seberang Kapuas, Kecamatan Sekadau Hilir. Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam saat sedang asyik bermain bersama rekan-rekannya di aliran Sungai Kapuas pada Sabtu (17/1/2026).

Insiden yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB ini menjadi pengingat keras bagi para orang tua akan adanya bahaya tersembunyi di balik fasilitas sanitasi sungai atau jamban milik warga.

Kasi Humas AKP Triyono menjelaskan, awalnya korban bersama dua orang rekannya sedang menikmati waktu libur dengan mandi dan berenang di sekitar jamban warga. Namun, suasana keceriaan mendadak berubah menjadi kepanikan saat korban tak kunjung muncul ke permukaan air.

“Ketiganya mandi sambil berenang. Namun selang beberapa waktu, korban tidak terlihat muncul ke permukaan,” ujar AKP Triyono.

Melihat rekannya hilang, dua anak lainnya langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Warga yang sigap melakukan pencarian akhirnya menemukan korban di bawah permukaan air dalam kondisi tidak sadarkan diri. Korban sempat dievakuasi ke RSUD Sekadau, namun pihak rumah sakit menyatakan nyawa bocah tersebut sudah tidak tertolong.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, terungkap fakta memilukan di balik penyebab tenggelamnya korban. Diduga kuat, korban mengalami kesulitan saat berenang karena faktor teknis yang tidak terduga.

“Dari hasil keterangan sementara, diduga tangan korban tersangkut pada tali bekas yang berada di bawah jamban. Hal ini membuat korban sulit melepaskan diri hingga akhirnya tenggelam,” jelas Triyono.

Pihak keluarga korban telah menyatakan ikhlas dan menganggap kejadian ini sebagai murni musibah, sehingga mereka menolak dilakukan proses visum maupun autopsi lebih lanjut.

Atas kejadian ini, Polres Sekadau menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang bermukim di pesisir sungai, agar lebih ketat dalam mengawasi aktivitas anak-anak saat bermain di air, terutama di lokasi-lokasi yang memiliki banyak hambatan seperti tali, kayu, atau puing di bawah jamban.

“Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah ini,” pungkas AKP Triyono.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Humas Polres

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayah dan Anak Keliling Dunia Naik Sepeda, Temukan Kebaikan Manusia di Setiap Negara

    Ayah dan Anak Keliling Dunia Naik Sepeda, Temukan Kebaikan Manusia di Setiap Negara

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Petualangan bersepeda keliling dunia yang dijalani George Kohler dan putranya, Josh Kohler, menjelma menjadi kisah inspiratif tentang kemanusiaan tanpa batas. Bagi pasangan ayah-anak asal Inggris ini, perjalanan panjang lintas benua bukan sekadar soal memecahkan rekor dunia, tetapi tentang menemukan kebaikan manusia di setiap sudut bumi. Berangkat dari rumah mereka di dekat Great Yarmouth, […]

  • Dobrak Sekat! Satarudin Gandeng Band Indie dan UMKM di Final Open Turnamen Mini Soccer Pontianak

    Dobrak Sekat! Satarudin Gandeng Band Indie dan UMKM di Final Open Turnamen Mini Soccer Pontianak

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Sebuah terobosan baru dalam penyelenggaraan acara publik diperkenalkan oleh Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin. Ia menegaskan bahwa setiap kegiatan olahraga (sport) kini idealnya harus digandeng dengan unsur hiburan (entertainment) dan pemberdayaan UMKM. Langkah kolaboratif ini diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus wadah pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui jalur prestasi olahraga […]

  • Tradisi Lebaran di Pontianak, 229 Meriam Karbit Siap Menggelegar di Tepian Kapuas

    Tradisi Lebaran di Pontianak, 229 Meriam Karbit Siap Menggelegar di Tepian Kapuas

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Tradisi menggelegar di tepian Sungai Kapuas dipastikan kembali hadir menyambut Hari Raya Idulfitri tahun ini. Sebanyak 229 unit meriam karbit yang tersebar di 37 titik lokasi telah disiapkan untuk memeriahkan malam kemenangan di Kota Pontianak. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyambut hangat kembalinya permainan rakyat ini sebagai identitas budaya yang ikonik. Menurutnya, […]

  • Nakhoda Baru Polresta Pontianak: Kombes Endang Mau Perkuat Sinergi dan Transformasi Penegakan Hukum

    Nakhoda Baru Polresta Pontianak: Kombes Endang Mau Perkuat Sinergi dan Transformasi Penegakan Hukum

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Estafet kepemimpinan di Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pontianak resmi berganti. Jabatan Kapolresta kini resmi diemban oleh Kombes Pol Endang Tri Purwanto, menggantikan Kombes Pol Suyono. Prosesi pisah sambut yang berlangsung khidmat pada Senin (12/1/2026) malam ini menjadi momentum krusial bagi keberlanjutan keamanan di Kota Khatulistiwa. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyambut hangat […]

  • Wabup Sukir Jamin Urus Izin Ponpes Pakai Dana Pribadi Agar Bisa Dapat Bantuan Negara

    Wabup Sukir Jamin Urus Izin Ponpes Pakai Dana Pribadi Agar Bisa Dapat Bantuan Negara

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, memberikan jaminan khusus bagi pengelola pondok pesantren dan yayasan di wilayahnya yang hingga kini belum mengantongi izin operasional. Hal ini disampaikannya saat melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Muhajirin, Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar, pada Senin (23/2/2026). Sukiryanto menyoroti fakta bahwa Kubu Raya memiliki jumlah pondok pesantren terbanyak […]

  • Arena Biliar Menjamur di Pontianak: Edi Kamtono Dorong Jadi Wadah Prestasi, Bukan Judi

    Arena Biliar Menjamur di Pontianak: Edi Kamtono Dorong Jadi Wadah Prestasi, Bukan Judi

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memberikan pandangan optimis terhadap menjamurnya arena biliar di Kota Pontianak. Di tengah kekhawatiran sebagian kalangan bahwa biliar dapat bergeser menjadi tempat praktik perjudian yang merusak moral generasi muda, Edi justru melihat potensi besar untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam Edi Kamtono Newton […]

expand_less