Kayong Utara Segera Punya Gedung PICU-NICU Khusus Bayi dan Labkesda Mandiri
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
- print Cetak

Wabup KKU, Amru Chanwari meninjau progres pembangunan gedung. | Kayong Utara Segera Punya Gedung PICU-NICU Khusus Bayi dan Labkesda Mandiri. (Foto: Prokopim)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PontianakMetro.Com – Pemerintah Kabupaten Kayong Utara terus memacu peningkatan kualitas infrastruktur medis guna memberikan pelayanan kesehatan yang lebih spesifik dan berkualitas. Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari, melakukan inspeksi mendadak untuk memastikan dua proyek strategis fasilitas kesehatan berjalan sesuai jadwal, Senin (5/1/2026).
Dua proyek besar yang menjadi fokus peninjauan tersebut adalah pembangunan Gedung Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) di Simpang Tiga Siduk dan Gedung PICU–NICU (Pediatric Intensive Care Unit–Neonatal Intensive Care Unit) di RSUD Sultan Muhammad Jamaluddin I.
Pembangunan Gedung PICU–NICU menjadi langkah krusial Pemkab Kayong Utara dalam menurunkan angka kematian bayi dan anak. Fasilitas ini didesain khusus untuk memberikan perawatan intensif bagi pasien anak dan bayi yang membutuhkan penanganan medis tingkat tinggi.
“Harapan kita, setelah pembangunan ini selesai, layanan kesehatan di Kayong Utara semakin baik, lebih lengkap, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam pelayanan kesehatan anak dan bayi,” ujar Wabup Amru saat meninjau lokasi di RSUD Sultan Muhammad Jamaluddin I, Sukadana.
Direktur RSUD Sultan Muhammad Jamaluddin I, Kasianus, menambahkan bahwa gedung ini akan difungsikan sebagai ruang Perina (perawatan anak). “Dengan adanya gedung tersendiri, pelayanan bisa lebih terfokus dan optimal. Program ini dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK),” jelas Kasianus.
Selain layanan rujukan rumah sakit, Pemkab juga membangun Labkesda di kawasan strategis Simpang Tiga Siduk. Keberadaan Labkesda ini diproyeksikan akan meningkatkan akurasi diagnosa medis secara mandiri di daerah.
Dengan fasilitas laboratorium yang mumpuni, Kayong Utara diharapkan memiliki kapasitas deteksi dini dan pengendalian penyakit yang lebih cepat tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pengujian di luar daerah.
Wabup Amru menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau progres pengerjaan agar seluruh fasilitas tersebut dapat segera difungsikan di tahun 2026. Sinergi antara fasilitas laboratorium yang akurat dan ruang perawatan intensif yang lengkap diharapkan menjadi pondasi kuat bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Bumi Bertuah.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Prokopim

Saat ini belum ada komentar