Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Kayong Utara Segera Punya Gedung PICU-NICU Khusus Bayi dan Labkesda Mandiri

Kayong Utara Segera Punya Gedung PICU-NICU Khusus Bayi dan Labkesda Mandiri

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Pemerintah Kabupaten Kayong Utara terus memacu peningkatan kualitas infrastruktur medis guna memberikan pelayanan kesehatan yang lebih spesifik dan berkualitas. Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari, melakukan inspeksi mendadak untuk memastikan dua proyek strategis fasilitas kesehatan berjalan sesuai jadwal, Senin (5/1/2026).

Dua proyek besar yang menjadi fokus peninjauan tersebut adalah pembangunan Gedung Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) di Simpang Tiga Siduk dan Gedung PICU–NICU (Pediatric Intensive Care Unit–Neonatal Intensive Care Unit) di RSUD Sultan Muhammad Jamaluddin I.

Pembangunan Gedung PICU–NICU menjadi langkah krusial Pemkab Kayong Utara dalam menurunkan angka kematian bayi dan anak. Fasilitas ini didesain khusus untuk memberikan perawatan intensif bagi pasien anak dan bayi yang membutuhkan penanganan medis tingkat tinggi.

“Harapan kita, setelah pembangunan ini selesai, layanan kesehatan di Kayong Utara semakin baik, lebih lengkap, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam pelayanan kesehatan anak dan bayi,” ujar Wabup Amru saat meninjau lokasi di RSUD Sultan Muhammad Jamaluddin I, Sukadana.

Direktur RSUD Sultan Muhammad Jamaluddin I, Kasianus, menambahkan bahwa gedung ini akan difungsikan sebagai ruang Perina (perawatan anak). “Dengan adanya gedung tersendiri, pelayanan bisa lebih terfokus dan optimal. Program ini dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK),” jelas Kasianus.

Selain layanan rujukan rumah sakit, Pemkab juga membangun Labkesda di kawasan strategis Simpang Tiga Siduk. Keberadaan Labkesda ini diproyeksikan akan meningkatkan akurasi diagnosa medis secara mandiri di daerah.

Dengan fasilitas laboratorium yang mumpuni, Kayong Utara diharapkan memiliki kapasitas deteksi dini dan pengendalian penyakit yang lebih cepat tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pengujian di luar daerah.

Wabup Amru menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau progres pengerjaan agar seluruh fasilitas tersebut dapat segera difungsikan di tahun 2026. Sinergi antara fasilitas laboratorium yang akurat dan ruang perawatan intensif yang lengkap diharapkan menjadi pondasi kuat bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Bumi Bertuah.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Prokopim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Perjuangkan Nasib Ratusan Ribu Penambang, Wagub Kalbar Krisantus Ingin Legalkan PETI Jadi WPR

    Perjuangkan Nasib Ratusan Ribu Penambang, Wagub Kalbar Krisantus Ingin Legalkan PETI Jadi WPR

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk memperjuangkan legalitas aktivitas pertambangan masyarakat. Langkah ini diambil guna mengubah status Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) menjadi Pertambangan Rakyat yang berizin agar manfaatnya nyata bagi rakyat dan daerah. Penegasan tersebut disampaikan Wagub Krisantus saat menerima audiensi Pemerintah Kabupaten Sintang dan perwakilan masyarakat […]

  • Kisah Bidan Dini Terima SK P3K Pontianak Setelah Tiga Tahun Mengabdi: Alhamdulillah, Rezeki Saya di Sini

    Kisah Bidan Dini Terima SK P3K Pontianak Setelah Tiga Tahun Mengabdi: Alhamdulillah, Rezeki Saya di Sini

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Gurat kebahagiaan terpancar dari wajah Dini Alfianita. Bidan yang telah tiga tahun mendedikasikan dirinya di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak ini akhirnya resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan sebagai P3K Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, Jumat (2/1/2026). Bagi Dini, momen ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan jawaban […]

  • Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar di Kawasan Hutan Nasional

    Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar di Kawasan Hutan Nasional

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam, khususnya yang beroperasi di kawasan hutan nasional. Komitmen itu diwujudkan melalui pencabutan izin terhadap 28 perusahaan yang terbukti melanggar ketentuan hukum. Keputusan tersebut diumumkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam keterangan pers di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, […]

  • Dobrak Sekat! Satarudin Gandeng Band Indie dan UMKM di Final Open Turnamen Mini Soccer Pontianak

    Dobrak Sekat! Satarudin Gandeng Band Indie dan UMKM di Final Open Turnamen Mini Soccer Pontianak

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Sebuah terobosan baru dalam penyelenggaraan acara publik diperkenalkan oleh Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin. Ia menegaskan bahwa setiap kegiatan olahraga (sport) kini idealnya harus digandeng dengan unsur hiburan (entertainment) dan pemberdayaan UMKM. Langkah kolaboratif ini diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus wadah pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui jalur prestasi olahraga […]

  • Pontianak Berduka: Mengenang Ahmad Hasyim Hadrawi, Birokrat Penjaga Harmoni dan Simpul Kerukunan

    Pontianak Berduka: Mengenang Ahmad Hasyim Hadrawi, Birokrat Penjaga Harmoni dan Simpul Kerukunan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kota Pontianak kehilangan salah satu putra terbaik sekaligus birokrat penjaga harmoni sosial. Ahmad Hasyim Hadrawi, yang menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pontianak, mengembuskan napas terakhirnya pada Selasa (20/1/2026). Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam tidak hanya bagi Pemerintah Kota Pontianak, tetapi juga bagi keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) Kalimantan […]

  • 19 Ribu Warga Landak Terdampak Penonaktifan BPJS PBI JK, Bupati Karolin: Itu Penyesuaian Data Nasional

    19 Ribu Warga Landak Terdampak Penonaktifan BPJS PBI JK, Bupati Karolin: Itu Penyesuaian Data Nasional

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, meminta masyarakat tetap tenang menyikapi penonaktifan kepesertaan BPJS Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang terjadi secara luas. Ia menegaskan bahwa perubahan status ini merupakan dampak dari penyesuaian data nasional dan bukan keputusan sepihak pemerintah daerah. Berdasarkan data terbaru per Selasa (10/2/2026), dampak penyesuaian ini cukup signifikan […]

expand_less