Bukan Pakai APBD! Bupati Fransiskus Diaan Launching 8 Ruas Jalan Inpres, Simak Daftarnya
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Senin, 19 Jan 2026
- print Cetak

Bukan Pakai APBD! Bupati Fransiskus Diaan Launching 8 Ruas Jalan Inpres, Simak Daftarnya. (Foto: Diskominfo)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PontianakMetro.Com — Kabar gembira bagi masyarakat Kapuas Hulu, khususnya yang berada di wilayah pelosok dan perbatasan. Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, secara resmi meluncurkan (launching) program peningkatan delapan ruas jalan strategis melalui skema Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) yang dipusatkan di Desa Teluk Geruguk, Kecamatan Boyan Tanjung, Selasa (6/1/2026).
Program ini menjadi jawaban atas keterbatasan anggaran daerah, di mana pengerjaan fisik delapan ruas jalan tersebut akan dikebut sepanjang tahun 2026. Keberhasilan Kapuas Hulu mendapatkan kucuran dana pusat ini tidak terlepas dari pengawalan ketat Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, yang memastikan pemerataan infrastruktur di Kalimantan Barat terus berjalan.
Adapun delapan ruas jalan yang masuk dalam daftar peningkatan dana Inpres tahun ini meliputi:
1. Ruas Nanga Danau – Nanga Bunut
2. Ruas Simpang Senara – Simpang Sekubah
3. Ruas Menendang – Nanga Temenang
4. Ruas Buak Mau – Mangelai
5. Ruas Simpang Empat Nanga Suruk – Nanga Payang
6. Ruas Tekalong – Tanjung
7. Ruas Simpang Mupa – Datah Dian
8. Ruas Lingkar Mupa – Transmigrasi
Bupati yang akrab disapa Bang Sis ini menjelaskan bahwa program IJD ini menggunakan pola kontrak tahun jamak (multiyears). Proses administrasi dan kontrak telah dirampungkan pada tahun 2025, sehingga tahun 2026 ini fokus pada pengerjaan fisik di lapangan.
Bupati menegaskan bahwa tanpa sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Pusat, mustahil membangun delapan ruas jalan besar secara bersamaan.
“Jika hanya mengandalkan anggaran daerah, tentu akan sangat sulit membangun delapan ruas jalan ini sekaligus. Oleh karena itu, kita patut bersyukur karena berkat sinergitas yang baik, Kapuas Hulu masih mendapat dukungan anggaran yang besar untuk pembangunan infrastruktur,” ujar Fransiskus Diaan di hadapan warga.
Bupati juga meminta masyarakat di wilayah yang terdampak pembangunan untuk ikut mengawasi jalannya proyek. Hal ini penting agar kualitas pengerjaan sesuai dengan kontrak dan manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat.
Camat Boyan Tanjung, Agus Heriadi, mengaku masyarakat sempat merasa pesimis karena adanya isu pemangkasan anggaran secara nasional. Namun, realisasi peluncuran proyek ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dan pusat dalam membangun daerah.
“Masyarakat sangat senang, pembangunan jalan tetap berlanjut meskipun kondisi ekonomi sedang menantang,” pungkasnya.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Diskominfo

Saat ini belum ada komentar