Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » Artikel » BYD Geser Tesla sebagai Raja Mobil Listrik Dunia, Dominasi China Kian Tak Terbendung

BYD Geser Tesla sebagai Raja Mobil Listrik Dunia, Dominasi China Kian Tak Terbendung

  • account_circle Pontianak Metro
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.com – Peta persaingan kendaraan listrik global resmi berubah. Dominasi Tesla yang selama ini memimpin pasar dunia kini memasuki fase kritis setelah BYD, produsen mobil listrik asal China, memastikan diri sebagai penjual EV terbesar di dunia sepanjang 2025.

Dalam pengumuman resminya pada Kamis waktu setempat, BYD melaporkan bahwa penjualan kendaraan listrik berbasis baterai melonjak hampir 28 persen sepanjang tahun lalu. Total distribusi global perusahaan asal Shenzhen tersebut menembus lebih dari 2,25 juta unit, menempatkan BYD di puncak klasemen penjualan EV dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah industri otomotif.

Sementara itu, Tesla baru dijadwalkan merilis laporan penjualan resminya pada Jumat. Namun, berdasarkan estimasi para analis, penjualan Tesla sepanjang 2025 diperkirakan hanya sekitar 1,65 juta unit, tertinggal cukup jauh dari BYD.

Tahun 2025 menjadi periode yang penuh tantangan bagi Tesla. Sejumlah peluncuran produk baru mendapat respons beragam, sementara kekhawatiran investor meningkat akibat aktivitas politik Elon Musk serta tekanan ketat dari pabrikan China yang agresif menawarkan harga lebih terjangkau tanpa mengorbankan teknologi dan fitur.

Merek-merek China seperti BYD, Geely, dan MG kian mendominasi perhatian konsumen global. Strategi harga rendah yang dibarengi inovasi teknologi membuat mereka cepat menggerus pangsa pasar pemain lama. Tekanan ini bahkan memaksa Tesla meluncurkan versi lebih murah dari dua model terlarisnya di Amerika Serikat pada Oktober lalu.

Di sisi lain, Elon Musk kini menghadapi target ambisius untuk mengamankan paket kompensasi bernilai hingga US$1 triliun atau sekitar Rp16.000 triliun. Target tersebut mensyaratkan Tesla meningkatkan penjualan secara signifikan dalam satu dekade ke depan, sekaligus merealisasikan penjualan satu juta robot humanoid Optimus dan pengoperasian layanan Robotaxi tanpa pengemudi.

Tekanan terhadap Tesla semakin terasa setelah penjualan anjlok pada kuartal pertama 2025, dipicu sentimen negatif pasar terhadap peran Musk dalam pemerintahan Presiden AS Donald Trump. Sejumlah investor menilai fokus Musk terpecah karena keterlibatannya di berbagai entitas lain seperti SpaceX, X, The Boring Company, hingga perannya dalam lembaga efisiensi pemerintah Amerika Serikat.

Meski demikian, Musk belakangan menyatakan akan mengurangi keterlibatannya di pemerintahan demi kembali memusatkan perhatian pada Tesla.

Di tengah euforia keberhasilan BYD, laju pertumbuhan perusahaan tersebut sebenarnya melambat dan menjadi yang terlemah dalam lima tahun terakhir akibat persaingan sengit di pasar domestik China. Namun, strategi harga agresif tetap membuat BYD sulit ditandingi di level global.

Tak hanya mengandalkan pasar dalam negeri, BYD juga terus memperluas ekspansi ke Amerika Latin, Asia Tenggara, dan Eropa, meskipun menghadapi hambatan berupa tarif tinggi di sejumlah negara. Pada Oktober lalu, BYD mengungkapkan bahwa Inggris menjadi pasar terbesarnya di luar China, dengan lonjakan penjualan hingga 880 persen dalam setahun, didorong tingginya permintaan SUV plug-in hybrid Seal U.

Dengan perkembangan ini, persaingan kendaraan listrik dunia memasuki babak baru. China kini bukan lagi sekadar penantang, melainkan telah menjelma menjadi pemimpin utama pasar mobil listrik global, menggeser dominasi lama yang selama ini dipegang Tesla. (*/)

  • Penulis: Pontianak Metro

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Densus 88 Ungkap Ancaman Konten Ekstrem di Media Sosial, Puluhan Anak Terpapar Ideologi Kekerasan

    Densus 88 Ungkap Ancaman Konten Ekstrem di Media Sosial, Puluhan Anak Terpapar Ideologi Kekerasan

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Densus 88 Antiteror Polri mengungkap temuan serius terkait maraknya paparan konten kekerasan dan ideologi ekstrem di ruang digital yang menyasar anak-anak dan remaja. Fenomena ini dinilai berbahaya karena berpotensi mendorong tindakan kekerasan ekstrem di dunia nyata. Temuan tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Penanganan Anak Terpapar Konten Kekerasan di Ruang Digital yang digelar di […]

  • Polresta Pontianak Gelar Patroli Skala Besar Cegah Balap Liar Malam Akhir Pekan

    Polresta Pontianak Gelar Patroli Skala Besar Cegah Balap Liar Malam Akhir Pekan

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com — Kepolisian Resor Kota Pontianak menggelar patroli skala besar pada Sabtu malam, 24 Januari 2026, untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Patroli dilakukan menyusul meningkatnya aktivitas warga pada malam akhir pekan yang kerap dibarengi potensi balap liar. Sejumlah ruas jalan dan titik rawan di Kota Pontianak menjadi sasaran patroli. Lokasi-lokasi tersebut selama ini dikenal […]

  • Pemerintah Terbitkan Aturan Verifikasi UKM untuk Prioritas Izin Tambang

    Pemerintah Terbitkan Aturan Verifikasi UKM untuk Prioritas Izin Tambang

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com — Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Permen UMKM) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Verifikasi Badan Usaha Kecil dan Menengah yang Mengajukan Permohonan Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) Mineral Logam dan Batubara melalui mekanisme pemberian prioritas. Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM Bagus Rachman mengatakan, regulasi ini merupakan tindak lanjut […]

  • Polda Kalbar Masuk Daftar, Kapolri Resmikan Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres

    Polda Kalbar Masuk Daftar, Kapolri Resmikan Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com — Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menjadi salah satu dari 11 Polda yang resmi memiliki Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO). Peresmian itu dilakukan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 21 Januari 2026. Pembentukan Direktorat PPA-PPO di tingkat Polda dan Polres, menurut Sigit, […]

  • Kasus Produk Kecantikan, Ricard Lie Resmi Jadi Tersangka dan Masuk Tahap Penyidikan

    Kasus Produk Kecantikan, Ricard Lie Resmi Jadi Tersangka dan Masuk Tahap Penyidikan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya memastikan proses penegakan hukum terhadap Ricard Lie (RL) terus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Perkara dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan treatment kecantikan tersebut kini telah resmi naik ke tahap penyidikan. Ricard Lie diketahui telah ditetapkan sebagai tersangka sejak 15 Desember 2025. Kepastian tersebut disampaikan oleh Kepala […]

  • Ubah Sampah Jadi Taman, Pemkot Singkawang Akan Tata Kawasan Jalan Kalimantan dengan Pot Bunga

    Ubah Sampah Jadi Taman, Pemkot Singkawang Akan Tata Kawasan Jalan Kalimantan dengan Pot Bunga

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Singkawang mengambil tindakan tegas terhadap maraknya titik pembuangan sampah ilegal yang merusak estetika kota. Petugas gabungan melakukan penertiban tumpukan sampah liar di Jalan Kalimantan, tepatnya di samping Gang Tiga, Kecamatan Singkawang Tengah, pada Selasa (26/1/2026) pagi. Langkah ini diambil karena lokasi tersebut bukanlah Tempat Penampungan Sementara (TPS) resmi, namun kerap disalahgunakan […]

expand_less