Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » Artikel » Membangun Masa Depan: Tiga Fondasi Utama Meraih Sukses ala Merry Riana

Membangun Masa Depan: Tiga Fondasi Utama Meraih Sukses ala Merry Riana

  • account_circle Anisa
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.com- Kesuksesan di usia muda bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari pola pikir dan langkah nyata yang terencana. Tokoh inspiratif Merry Riana membagikan pengalaman pribadinya dalam menghadapi keterbatasan hingga akhirnya mencapai kebebasan finansial.

Dalam sebuah sesi berbagi melalui kanal digitalnya, terdapat tiga poin penting yang menjadi landasan keberhasilan yang dirangkum dalam karya Merry Riana. Ketiga poin tersebut adalah Vision (Visi), Action (Tindakan), dan Passion (Gairah).

  1. Memiliki Visi yang Jelas (Vision)

Langkah pertama untuk berubah adalah memiliki mimpi atau tujuan akhir. Merry menekankan bahwa saat berada dalam kondisi sulit, seseorang tidak boleh terpaku pada keterbatasan yang ada, melainkan harus fokus pada apa yang ingin dicapai.

Tepat saat merayakan ulang tahun yang ke-20, Merry memberanikan diri untuk membuat komitmen besar bagi hidupnya. “Saya harus kembali ke Indonesia sebagai orang sukses dan ingin membahagiakan orang tua saya,” ungkap Merry mengenang motivasi awalnya.

Visi ini menjadi kompas yang mengarahkan setiap langkahnya untuk mencapai kebebasan finansial dan merintis karier sebagai pengusaha sukses di usia muda.

  1. Berani Melangkah dan Bertindak (Action)

Visi sebesar apa pun tidak akan membuahkan hasil tanpa adanya pergerakan nyata. Merry menyadari bahwa bersabar saja tidak cukup untuk mengubah nasib. Ia memilih untuk berjuang dan berani mengambil risiko dengan mencoba hal-hal baru.

Di masa kuliahnya, ia memulai dari langkah kecil dengan mengambil pekerjaan upah harian, seperti membagikan brosur di jalanan. Menurutnya, bergerak adalah kunci untuk membuka pintu kesempatan yang sebelumnya tidak terlihat.

“Walaupun tidak dijamin bakalan sukses, tapi kalau saya diam saja, sudah dijamin pasti gagal. Dengan kita melangkah, lebih banyak lagi kesempatan terbuka dan jalan strategi itu muncul,” jelasnya.

  1. Memaknai Ulang Arti Passion (Gairah)

Poin ketiga yang sering disalahpahami oleh generasi muda adalah konsep passion. Banyak orang menganggap passion hanya tentang melakukan hal-hal yang disukai atau menyenangkan saja. Namun, Merry meluruskan definisi tersebut secara lebih mendalam dan objektif.

Secara etimologi, kata passion berasal dari bahasa Latin passio, yang berarti suffering atau penderitaan. Dalam karya Merry Riana, ia menjelaskan bahwa inti dari passion adalah kemampuan seseorang untuk bersabar dan berkorban demi sesuatu yang ia cintai.

“Passion itu bukan hanya happy-happy melakukan sesuatu yang bikin senang. Passion itu adalah ketahanan kita untuk bertahan dan berkorban demi sesuatu atau orang-orang yang kita cintai,” tegasnya.

Dengan sudut pandang ini, seseorang tidak akan mudah menyerah atau berpindah pekerjaan hanya karena merasa bosan atau terbebani. Kemampuan untuk bertahan dalam kondisi sulit itulah yang menjadi pembeda antara mereka yang sukses dan yang gagal.

Melalui perpaduan visi yang kuat, tindakan nyata yang konsisten, serta pengorbanan yang tulus, kesempatan untuk meraih kesuksesan terbuka lebar bagi siapa saja, tanpa memandang latar belakang masa lalunya.

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Inovasi di CFD Sambas: Sehat Dapat, Urusan KTP Pun Cepat Lewat Mobil Layanan

    Inovasi di CFD Sambas: Sehat Dapat, Urusan KTP Pun Cepat Lewat Mobil Layanan

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pelaksanaan Car Free Day (CFD) Sambas 2026 resmi dimulai dengan suasana yang berbeda dan lebih inovatif. Bupati Sambas, Satono, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Sambas, Yunisa, membuka langsung kegiatan ini di ruas Jalan Pembangunan, Desa Dalam Kaum, Minggu (18/1/2026). Selain menjadi ajang olahraga, CFD tahun ini menawarkan kemudahan bagi warga yang ingin mengurus […]

  • Dokter Richard Lee Dijerat Pasal Berlapis, Terancam 12 Tahun Penjara dalam Kasus Kesehatan dan Konsumen

    Dokter Richard Lee Dijerat Pasal Berlapis, Terancam 12 Tahun Penjara dalam Kasus Kesehatan dan Konsumen

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Kepolisian Republik Indonesia secara resmi membeberkan pasal-pasal hukum yang dikenakan kepada Dokter Richard Lee, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan pelanggaran di bidang kesehatan dan perlindungan konsumen. Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya Kombes Pol Reonald Simanjuntak menjelaskan bahwa penyidik menjerat Richard Lee dengan Pasal 435 juncto Pasal 138 ayat (2) Undang-Undang […]

  • Tak Lagi Berburu, Rapa’i Sukarela Serahkan Senjata Api Rakitan Jenis Patah ke Polsek Jongkong

    Tak Lagi Berburu, Rapa’i Sukarela Serahkan Senjata Api Rakitan Jenis Patah ke Polsek Jongkong

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kembali ditunjukkan oleh warga di Kecamatan Jongkong, Kabupaten Kapuas Hulu. Seorang warga secara sukarela mendatangi Mapolsek Jongkong untuk menyerahkan senjata api rakitan miliknya pada Rabu (28/1/2026) siang. Warga teladan tersebut diketahui bernama Rapa’i (62), seorang pedagang yang beralamat di Dusun Lubuk Lalang, Desa Bontai, Kecamatan Jongkong. […]

  • Tragedi di Kebun Nangka Parindu: Pria 42 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Temukan Pesan Terakhir di WhatsApp

    Tragedi di Kebun Nangka Parindu: Pria 42 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Temukan Pesan Terakhir di WhatsApp

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Suasana duka menyelimuti Dusun Tunas Lino, Desa Hibun, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, setelah seorang pria berinisial A (42) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tragis pada Minggu (15/2/2026) malam. Korban ditemukan tergantung di pohon nangka di area kebun miliknya oleh anak kandung dan kerabatnya. Kapolsek Parindu, Ipda N. Ling, membenarkan peristiwa memilukan tersebut. Pihaknya […]

  • Perjuangan Tim Gabungan Sanggau Evakuasi 2 Jenazah Menembus Banjir Beduai

    Perjuangan Tim Gabungan Sanggau Evakuasi 2 Jenazah Menembus Banjir Beduai

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Teodardus
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Bencana banjir yang memutus akses Jalan Raya Malindo di Kecamatan Beduai tidak menyurutkan semangat kemanusiaan aparat dan warga. Tim gabungan dari TNI, Polri, dan BPBD harus bertaruh tenaga menembus kepungan air setinggi 1,5 meter demi memulangkan dua jenazah warga Kecamatan Entikong ke rumah duka, Minggu pagi (11/1/2026). Proses evakuasi yang penuh rintangan ini […]

  • PA Bengkayang Gelar Sidang Keliling dan BRC Mobile, Permudah Warga Urus Perkara

    PA Bengkayang Gelar Sidang Keliling dan BRC Mobile, Permudah Warga Urus Perkara

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pengadilan Agama (PA) Bengkayang terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kemudahan akses bagi masyarakat di wilayah pelosok. Pada Kamis (29/01/2026), tim PA Bengkayang melakukan perjalanan sejauh 50 kilometer untuk menggelar Sidang Keliling dan layanan BRC Mobile di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sanggau Ledo. Layanan ini dirancang khusus untuk memangkas hambatan jarak dan waktu […]

expand_less