Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Perjuangan Tim Gabungan Sanggau Evakuasi 2 Jenazah Menembus Banjir Beduai

Perjuangan Tim Gabungan Sanggau Evakuasi 2 Jenazah Menembus Banjir Beduai

  • account_circle Teodardus
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Bencana banjir yang memutus akses Jalan Raya Malindo di Kecamatan Beduai tidak menyurutkan semangat kemanusiaan aparat dan warga. Tim gabungan dari TNI, Polri, dan BPBD harus bertaruh tenaga menembus kepungan air setinggi 1,5 meter demi memulangkan dua jenazah warga Kecamatan Entikong ke rumah duka, Minggu pagi (11/1/2026).

Proses evakuasi yang penuh rintangan ini dimulai pukul 08.30 WIB, dipimpin langsung oleh Kapolsek Beduai, AKP Heri Triyana, bersama Danramil Letda Resbondi.

Langkah darurat ini terpaksa diambil karena empat titik di ruas Jalan Raya Malindo terendam banjir parah dengan ketinggian air antara satu hingga satu setengah meter. Kondisi ini membuat kendaraan ambulans, roda empat, bahkan kendaraan berat sekalipun tidak mampu melintas.

Dua jenazah tersebut merupakan warga Dusun Punti Kayan, Desa Nekan, Kecamatan Entikong, yang meninggal dunia karena sakit setelah menjalani perawatan di RSUD M.Th. Djaman, Sanggau.

“Akses pemulangan jenazah terhambat total. Kami harus bergerak secara manual menggunakan perahu karet dan rakit darurat demi memastikan jenazah bisa sampai ke pihak keluarga dengan aman dan bermartabat,” ujar AKP Heri Triyana.

Secara bertahap, petugas dan warga bergotong-royong memindahkan peti jenazah ke atas rakit dan perahu karet. Sambil berjalan di tengah arus air yang cukup dalam, tim menjaga agar posisi jenazah tetap stabil dan terhormat selama melewati genangan.

Setelah berhasil melewati titik banjir terakhir, kedua jenazah tersebut langsung dipindahkan ke armada pemadam kebakaran dan ambulans yang sudah siaga di titik kering wilayah Beduai untuk meneruskan perjalanan menuju Kecamatan Entikong.

Kapolsek Heri Triyana menegaskan bahwa keberhasilan evakuasi ini adalah buah dari solidaritas tanpa batas antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.

“Kami berupaya maksimal menghadapi medan sulit ini. Solidaritas semua pihak adalah kunci kelancaran evakuasi dalam situasi darurat bencana seperti ini,” tambahnya.

Kini, kedua jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga di Dusun Punti Kayan untuk prosesi pemakaman.

Aksi heroik ini menjadi bukti nyata kesiapsiagaan aparat di wilayah perbatasan Sanggau dalam memberikan pelayanan kemanusiaan yang cepat dan tepat sasaran di tengah kepungan bencana alam.

  • Penulis: Teodardus
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Humas Polres

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Meski Air Keruh Akibat Hujan, 450 Wisatawan Padati Pancur Aji Sanggau di Awal Tahun

    Meski Air Keruh Akibat Hujan, 450 Wisatawan Padati Pancur Aji Sanggau di Awal Tahun

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Objek Wisata Pancur Aji di Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, masih menjadi magnet utama bagi warga untuk menghabiskan masa libur Tahun Baru 2026. Meskipun guyuran hujan pada pagi hari membuat aliran air terjun menjadi keruh, semangat wisatawan untuk berkunjung tidak surut. Fenomena air keruh pasca hujan ini sempat diunggah oleh salah satu […]

  • Hanya Satu Calon yang Lolos, Seleksi Direktur PDAM Tirta Muare Ulakan Sambas Resmi Dihentikan

    Hanya Satu Calon yang Lolos, Seleksi Direktur PDAM Tirta Muare Ulakan Sambas Resmi Dihentikan

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Proses pemilihan Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Muare Ulakan Kabupaten Sambas menemui jalan buntu. Panitia Seleksi (Pansel) secara resmi mengumumkan bahwa tahapan seleksi untuk kursi pimpinan perusahaan daerah tersebut tidak dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya. Keputusan ini diambil setelah hasil rapat Pansel pada 8 Januari 2026 menunjukkan bahwa mayoritas pelamar […]

  • Mahasiswa BK UPGRI Pontianak Laksanakan KKL di Rumah Rahayu, Dukung Pemulihan Penyintas Narkoba

    Mahasiswa BK UPGRI Pontianak Laksanakan KKL di Rumah Rahayu, Dukung Pemulihan Penyintas Narkoba

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    Pontianakmetro.com– Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas PGRI Pontianak melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Yayasan Rehabilitasi Rumah Rahayu, Pontianak, sebagai bentuk implementasi pembelajaran di lapangan sekaligus memberikan pendampingan kepada penyintas penyalahgunaan narkoba. Kegiatan yang berlangsung hingga 3-6 Agustus 2026 ini bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam menerapkan kompetensi konseling sekaligus […]

  • Kemenkum Tegaskan Unjuk Rasa di KUHP Baru Cukup Pemberitahuan, Bukan Izin Polisi

    Kemenkum Tegaskan Unjuk Rasa di KUHP Baru Cukup Pemberitahuan, Bukan Izin Polisi

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Kementerian Hukum (Kemenkum) menegaskan bahwa Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru tidak mewajibkan penyelenggara aksi unjuk rasa untuk meminta izin kepada kepolisian. Ketentuan yang berlaku hanya mengatur kewajiban pemberitahuan, bukan perizinan, guna memastikan pengamanan dan pengaturan lalu lintas berjalan tertib. Penegasan tersebut disampaikan pemerintah dalam konferensi pers di Gedung Sekretariat Jenderal Kemenkum, […]

  • Wakapolri Tegaskan Korban TPPO Tak Boleh Dipidana, Terapkan Prinsip Non Penalization

    Wakapolri Tegaskan Korban TPPO Tak Boleh Dipidana, Terapkan Prinsip Non Penalization

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com — Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Dedi Prasetyo menegaskan bahwa korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang melakukan pelanggaran hukum akibat paksaan dari jaringan pelaku tidak seharusnya dipidana. Penanganan kasus TPPO, kata dia, harus mengedepankan prinsip non penalization yang menempatkan korban sebagai subjek yang dilindungi negara. Hal itu disampaikan Dedi dalam acara Bedah Buku […]

  • Kuota Haji Pontianak Naik 2 Kali Lipat, Dinkes Perketat Syarat Istitha’ah Lewat Tes Daya Ingat dan Kemandirian

    Kuota Haji Pontianak Naik 2 Kali Lipat, Dinkes Perketat Syarat Istitha’ah Lewat Tes Daya Ingat dan Kemandirian

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Sebanyak 1.504 calon jemaah haji asal Kota Pontianak kini mulai memasuki tahapan krusial menuju Tanah Suci. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, rangkaian pemeriksaan kesehatan musim haji 2026 dilakukan jauh lebih ketat sebagai syarat mutlak penetapan istitha’ah (kemampuan) kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Saptiko, menegaskan bahwa hasil pemeriksaan ini akan terintegrasi langsung dengan sistem […]

expand_less