Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » Nasional » Densus 88 Ungkap Ancaman Konten Ekstrem di Media Sosial, Puluhan Anak Terpapar Ideologi Kekerasan

Densus 88 Ungkap Ancaman Konten Ekstrem di Media Sosial, Puluhan Anak Terpapar Ideologi Kekerasan

  • account_circle Pontianak Metro
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.com – Densus 88 Antiteror Polri mengungkap temuan serius terkait maraknya paparan konten kekerasan dan ideologi ekstrem di ruang digital yang menyasar anak-anak dan remaja. Fenomena ini dinilai berbahaya karena berpotensi mendorong tindakan kekerasan ekstrem di dunia nyata.

Temuan tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Penanganan Anak Terpapar Konten Kekerasan di Ruang Digital yang digelar di Gedung Awaloedin Djamin, Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (7/1/2026).

Kepala PPID Densus 88 AT Polri, Kombes Pol Mayndra Eka Wardana, mengatakan pihaknya menemukan sejumlah komunitas digital tertutup di media sosial yang berkembang secara masif dan berpotensi mendorong aksi kekerasan, terutama di kalangan anak di bawah umur.

“Kami membenarkan pernyataan Kepala BNPT bahwa Densus 88 menemukan komunitas yang dibingkai dalam grup media sosial. Ini bukan satu-satunya, melainkan salah satu dari puluhan grup serupa yang telah kami identifikasi,” ujar Kombes Mayndra.

Menurut Mayndra, kelompok-kelompok tersebut mulai terdeteksi sejak tahun 2025 dan hingga kini terus menjadi sasaran intervensi bersama kementerian dan lembaga terkait di berbagai daerah. Konten yang disebarkan dikemas secara menarik, mulai dari video pendek, animasi, meme, hingga musik, sehingga mudah menarik perhatian anak-anak dan membangun simpati terhadap narasi kekerasan.

Situasi ini menjadi semakin berbahaya ketika bersinggungan dengan kondisi psikologis anak-anak yang masih berada dalam fase pencarian jati diri.

“Anak-anak belum memiliki kemampuan berpikir kritis yang matang dan cenderung mencari pengakuan. Paparan radikalisme dan kekerasan di media sosial dapat dengan cepat memengaruhi perilaku, emosi, dan pola pikir mereka,” jelas Mayndra.

Salah satu fenomena yang menjadi perhatian serius Densus 88 adalah berkembangnya True Crime Community di kalangan remaja. Komunitas ini tumbuh tanpa tokoh sentral atau organisasi resmi, namun memanfaatkan karakter ruang digital yang transnasional, anonim, dan sensasional.

Densus 88 juga mencatat sejumlah kasus kekerasan global sepanjang tahun 2025 yang melibatkan remaja dan terinspirasi dari konten ekstrem di media sosial. Salah satu kasus terbaru terjadi di Moskow, Rusia, pada Desember 2025, di mana pelaku menuliskan frasa “Jakarta Bombing 2025” pada senjata yang digunakan.

“Tulisan itu kemudian diunggah ke komunitas digital terkait. Ini menunjukkan bagaimana narasi kekerasan dapat melintasi batas negara dan menjadi inspirasi aksi nyata,” ungkap Mayndra.

Ia menambahkan, potensi ancaman tersebut sebenarnya telah terdeteksi jauh sebelum insiden kekerasan di SMA Negeri 72 Jakarta. Namun, karakter pelaku yang tertutup dan menarik diri dari lingkungan sosial membuat proses deteksi dini menjadi lebih sulit.

Pasca insiden tersebut, Polri bersama kementerian dan lembaga terkait melakukan intervensi lanjutan di berbagai daerah. Pada 22 Desember 2025, dilakukan penanganan serentak terhadap lebih dari 70 anak yang teridentifikasi tergabung dalam komunitas digital berbahaya tersebut.

“Dari hasil wawancara, ditemukan adanya rencana aksi kekerasan ekstrem, mulai dari pengeboman sekolah, penusukan, hingga rencana bunuh diri setelah melakukan aksi,” kata Mayndra.

Dari total 70 anak yang tersebar di 19 provinsi, sebanyak 67 anak telah menjalani asesmen, pemetaan, konseling, dan pendampingan. Mayoritas berada pada rentang usia 11 hingga 18 tahun, dengan dominasi usia 15 tahun.

Faktor pemicu keterlibatan anak-anak tersebut beragam, mulai dari perundungan, kondisi keluarga yang tidak harmonis, trauma psikologis, minimnya perhatian orang tua, hingga paparan konten pornografi dan kekerasan sejak dini.

Menutup keterangannya, Kombes Mayndra mengimbau masyarakat, khususnya orang tua dan pihak sekolah, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan perilaku anak.

“Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain ketertarikan berlebihan pada simbol dan tokoh pelaku kekerasan, menarik diri dari pergaulan, menyukai konten sadistik, marah saat gawainya diperiksa, serta membawa benda yang identik dengan kekerasan ke lingkungan sekolah,” pungkasnya. (*/)

  • Penulis: Pontianak Metro

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanpa Euforia Kembang Api, Malam Tahun Baru 2026 di Pontianak Diisi Doa Bersama untuk Korban Bencana

    Tanpa Euforia Kembang Api, Malam Tahun Baru 2026 di Pontianak Diisi Doa Bersama untuk Korban Bencana

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Suasana malam pergantian tahun 2026 di Kalimantan Barat (Kalbar), khususnya Kota Pontianak, berlangsung dengan penuh khidmat dan kondusif. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, perayaan kali ini tidak diwarnai dengan dentuman kembang api, melainkan diisi dengan doa bersama lintas agama sebagai bentuk empati terhadap korban bencana alam di berbagai wilayah Indonesia. Polda Kalbar bersama Pemerintah […]

  • Kapasitas 360 Liter Per Detik, Instalasi Air Nipah Kuning Kini Masuk Tahap Uji Coba untuk Layani Warga

    Kapasitas 360 Liter Per Detik, Instalasi Air Nipah Kuning Kini Masuk Tahap Uji Coba untuk Layani Warga

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Masalah tekanan dan kejernihan air yang selama ini dikeluhkan warga di wilayah Pontianak Barat mulai menemui titik terang. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memastikan fasilitas intake dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Nipah Kuning telah kembali beroperasi dan memasuki tahap uji coba operasional. Kepastian ini disampaikan Edi usai meninjau langsung fasilitas milik […]

  • Gatotkaca dan Batik Buka M7 World Championship 2026 di Jakarta

    Gatotkaca dan Batik Buka M7 World Championship 2026 di Jakarta

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Tokoh Gatotkaca, batik, dan seni pertunjukan tradisi membuka M7 World Championship 2026, kejuaraan dunia gim Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), di kawasan Pantai Indah Kapuk 2, Jakarta. Ajang esports berskala global ini dimanfaatkan pemerintah untuk menampilkan identitas budaya Indonesia kepada komunitas gim internasional. Kejuaraan dunia MLBB tersebut dibuka Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene […]

  • LBH Kapuas Raya Ungkap Dugaan Penipuan Dokumen Pekerja oleh Kontraktor PLTU Sukabangun Ketapang

    LBH Kapuas Raya Ungkap Dugaan Penipuan Dokumen Pekerja oleh Kontraktor PLTU Sukabangun Ketapang

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Dugaan skandal serius menyelimuti operasional PT Limas Anugrah Steel (LAS) selaku kontraktor bidang kebersihan di PLTU Sukabangun Ketapang. Perusahaan ini diduga melakukan penipuan terhadap pekerjanya melalui penggunaan dokumen BPJS Ketenagakerjaan dan sertifikat jasa konstruksi yang tidak valid. Dugaan ini mencuat setelah terjadinya kecelakaan kerja maut yang menewaskan dua warga Sukabangun, yakni Rianto (35) […]

  • Lantik 59 Pejabat, Wali Kota Edi Kamtono: Jangan Tunggu Masalah Viral Baru Bergerak!

    Lantik 59 Pejabat, Wali Kota Edi Kamtono: Jangan Tunggu Masalah Viral Baru Bergerak!

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Prokopim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memberikan instruksi tegas kepada para pejabat yang baru dilantik di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Ia menekankan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) bekerja lebih responsif dan peka terhadap persoalan di lapangan tanpa harus menunggu keluhan masyarakat menjadi viral di media sosial. Pesan tersebut disampaikan usai melantik 32 […]

  • Kecelakaan Maut di Beduai Sanggau: Pelajar 17 Tahun Tewas Usai Tabrak Mobil Putar Arah

    Kecelakaan Maut di Beduai Sanggau: Pelajar 17 Tahun Tewas Usai Tabrak Mobil Putar Arah

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kabar duka menyelimuti wilayah perbatasan pada Jumat pagi (9/1/2026). Seorang pelajar berinisial AVB (17) dilaporkan meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Beduai, Dusun Muara Beduai, Desa Kasromego, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau. Insiden tragis ini terjadi saat aktivitas masyarakat sedang meningkat di jam sibuk, sekitar pukul 07.10 WIB. Kecelakaan bermula […]

expand_less