Safari Ramadan di Parit Tokaya, Edi Rusdi Kamtono Tekankan Peran Strategis Ratusan Masjid untuk Pembangunan Kota
- account_circle Pro/Tim
- calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
- print Cetak

Wali Kota Edi Kamtono tegaskan fungsi masjid di Pontianak tak hanya tempat ibadah, tapi juga pusat sosial dan ekonomi. Pemkot komitmen perbaiki sarana prasarana. (Foto: Pro.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PontianakMetro.Com — Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menekankan bahwa keberadaan masjid di Kota Pontianak memiliki peran yang sangat strategis. Masjid kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga telah bertransformasi menjadi pusat kegiatan sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
Menurut Edi, masjid memiliki fungsi yang luas bagi kehidupan umat. Selain menjadi ruang suci untuk beribadah, masjid juga menjadi pusat aktivitas umat, ruang kebersamaan, serta berkontribusi nyata dalam mendorong pembangunan kota dari sisi sosial dan budaya.
“Masjid dapat menjadi pusat kegiatan umat dan tempat yang nyaman untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kota Pontianak,” ujar Edi Rusdi Kamtono pada Kamis (19/2/2026) malam.
Pernyataan tersebut disampaikannya di hadapan para jamaah Salat Tarawih di Masjid Al Akbar, Gang Karya Baru, Kelurahan Parit Tokaya, Kecamatan Pontianak Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan yang rutin dilaksanakan Pemerintah Kota.
Secara keseluruhan, Edi memaparkan bahwa terdapat ratusan masjid yang tersebar di seluruh wilayah Kota Pontianak. Meskipun sebagian besar dalam kondisi baik, ia mengakui masih ada beberapa bangunan yang memerlukan perawatan, perbaikan, hingga peningkatan fasilitas pendukung.
“Pemerintah Kota Pontianak terus mendorong upaya pemeliharaan dan peningkatan sarana prasarana masjid agar tetap nyaman dan representatif sebagai pusat ibadah sekaligus kegiatan keagamaan masyarakat,” jelasnya.
Edi menambahkan bahwa Pemerintah Kota Pontianak akan terus melakukan pembangunan kota secara bertahap. Hal ini disesuaikan dengan kemampuan anggaran dan keterbatasan yang ada, namun tetap mempertimbangkan azas pemerataan di kawasan permukiman maupun perdagangan.
Ia menegaskan bahwa pembangunan yang berkelanjutan memerlukan sinergi yang kuat antarinstansi. Oleh karena itu, kolaborasi dengan pemerintah provinsi maupun pusat tetap menjadi prioritas utama.
“Dalam pelaksanaannya, tentu kolaborasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat sangat diperlukan, terutama untuk program-program yang membutuhkan anggaran besar,” tutup Edi Rusdi Kamtono.
Melalui Safari Ramadan ini, Pemkot Pontianak berharap hubungan harmonis antara pemerintah dan pengurus masjid dapat terus terjaga demi kemaslahatan masyarakat luas di Kota Khatulistiwa.
- Penulis: Pro/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar