Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » Bersinar » Berapa Kerugian Akibat Banjir di Pontianak? Pemkot dan Universitas Waterloo Kanada Hitung Risiko Ekonomi

Berapa Kerugian Akibat Banjir di Pontianak? Pemkot dan Universitas Waterloo Kanada Hitung Risiko Ekonomi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Menghadapi ancaman banjir rob yang semakin sering melanda, Pemerintah Kota Pontianak mulai beralih ke strategi mitigasi berbasis data ilmiah. Bekerja sama dengan Universitas Waterloo Kanada dan Universitas Gadjah Mada (UGM), Pemkot resmi meluncurkan kajian aktuaria untuk menghitung kerugian dan kerusakan finansial akibat banjir, Kamis (15/1/2026).

Langkah ini diambil di tengah fenomena pasang air laut yang mencapai rekor tertinggi hingga dua meter pada awal Januari 2026, yang melumpuhkan sebagian aktivitas kota.

Selama ini, kerugian banjir seringkali hanya dilihat dari kerusakan fisik infrastruktur. Namun, melalui kajian aktuaria—ilmu yang biasa digunakan dalam asuransi untuk menghitung risiko—kerugian akan dipetakan secara komprehensif, mencakup dampak sosial, ekonomi, hingga penurunan nilai aset jangka panjang.

“Perubahan iklim dan kenaikan muka air laut tidak bisa lagi ditangani hanya dengan meninggikan jalan. Kita perlu data akurat mengenai besaran kerugian finansial agar kebijakan mitigasi dan pembiayaan iklim ke depan lebih tepat sasaran,” tegas Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono.

Wali Kota menyebutkan, topografi Pontianak yang datar membuat aliran air sangat bergantung pada pasang surut Sungai Kapuas. Pada Januari ini, air tidak hanya menggenangi jalan tetapi sudah masuk ke ribuan rumah warga.

“Kajian ini akan menjadi dasar rujukan bagi pemerintah kota hingga kementerian untuk perencanaan jangka panjang, termasuk kemungkinan membangun infrastruktur perlindungan banjir berskala besar,” tambahnya.

Perwakilan Universitas Waterloo, Prof. Stefan Steiner, menjelaskan bahwa studi ini didanai oleh program Fincapes. Selama sembilan bulan ke depan, tim akan mengombinasikan survei lapangan, data primer, dan diskusi kelompok terarah (FGD) untuk memahami realitas sosial di Pontianak.

“Tujuan utama kami adalah menjembatani sains dengan kebijakan. Dengan memahami besaran risiko finansial, pemerintah daerah dapat merancang strategi pembiayaan dan perlindungan yang lebih berkelanjutan,” jelas Prof. Steiner.

Ia juga menilai Pontianak merupakan contoh penting bagi kota-kota dataran rendah dunia yang terancam tenggelam akibat perubahan iklim. Hasil kajian ini nantinya diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik risiko serupa.

Selain faktor alam, Edi Kamtono mengingatkan bahwa pembangunan di wilayah sekitar seperti Kubu Raya dan Mempawah, serta kerusakan di hulu sungai, turut memperparah pola banjir di Pontianak. Oleh karena itu, hasil kajian aktuaria ini diharapkan menjadi alat lobi ke pemerintah provinsi dan pusat guna melakukan penanganan banjir yang terintegrasi secara lintas batas wilayah.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Prokopim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Kursi Kapolres Sekadau Berganti, Polisi Ingatkan Warga: Hati-Hati Penipuan Catut Nama Kapolres!

    Kursi Kapolres Sekadau Berganti, Polisi Ingatkan Warga: Hati-Hati Penipuan Catut Nama Kapolres!

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Tongkat komando Kepolisian Resor (Polres) Sekadau resmi berpindah tangan. AKBP Andhika Wiratama resmi menjabat sebagai Kapolres Sekadau menggantikan AKBP Donny Molino Manoppo dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto di Mapolda Kalbar, Senin (5/1/2026). Namun, di tengah transisi kepemimpinan ini, pihak kepolisian mengeluarkan peringatan keras […]

  • “Bohong Soal Perut!” Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto Bongkar Kedok di Balik Tambang Ilegal

    “Bohong Soal Perut!” Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto Bongkar Kedok di Balik Tambang Ilegal

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, menegaskan komitmennya untuk tidak memberikan ruang bagi aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukum Kalimantan Barat. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers akhir tahun 2025 yang digelar di Mapolda Kalbar, Rabu siang (31/12/2025). Dengan nada bicara yang tegas, jenderal bintang dua ini menepis anggapan bahwa […]

  • Rayakan Tahun Baru, Ratusan Bikers Pontianak Konvoi Sambil Galang Donasi Korban Bencana

    Rayakan Tahun Baru, Ratusan Bikers Pontianak Konvoi Sambil Galang Donasi Korban Bencana

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Prokopim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memberikan apresiasi tinggi terhadap pertumbuhan komunitas di Kota Pontianak yang dinilai memberikan dampak positif bagi pembangunan kota. Menurutnya, keberadaan komunitas saat ini tidak lagi hanya sebatas ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi motor penggerak aksi kemanusiaan. Dukungan tersebut ditunjukkan Edi dengan hadir langsung dalam agenda “Motor-Motoran 1% Peduli […]

  • Mahasiswa Universitas PGRI Pontianak Gelar KKL di Yayasan Rumah Rahayu, Dalami Penanganan dan Rehabilitasi Penyintas Narkoba

    Mahasiswa Universitas PGRI Pontianak Gelar KKL di Yayasan Rumah Rahayu, Dalami Penanganan dan Rehabilitasi Penyintas Narkoba

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Hendra Sulistiawan M.Pd
    • 0Komentar

    Pontianakmetro.com — Sejumlah mahasiswa Universitas PGRI Pontianak melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Yayasan Rumah Rahayu, yang beralamat di Jalan Pangeran Natakusuma, Gang Delima, Kota Pontianak. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat berbagai metode terapi yang diterapkan dalam penanganan pasien di yayasan tersebut. Dalam kegiatan ini, […]

  • Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Pontianak 2025, Dinkes Ingatkan Bahaya “Silent Killer”

    Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Pontianak 2025, Dinkes Ingatkan Bahaya “Silent Killer”

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Tantangan kesehatan masyarakat di Kota Pontianak kini mengalami pergeseran signifikan. Bukan lagi penyakit infeksi, melainkan penyakit tidak menular yang berkaitan erat dengan pola hidup kini mendominasi kunjungan di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Berdasarkan data sepanjang tahun 2025, Hipertensi Esensial (darah tinggi) menempati urutan pertama dari 10 besar penyakit yang ditangani Puskesmas di Kota […]

  • Kapasitas 360 Liter Per Detik, Instalasi Air Nipah Kuning Kini Masuk Tahap Uji Coba untuk Layani Warga

    Kapasitas 360 Liter Per Detik, Instalasi Air Nipah Kuning Kini Masuk Tahap Uji Coba untuk Layani Warga

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Masalah tekanan dan kejernihan air yang selama ini dikeluhkan warga di wilayah Pontianak Barat mulai menemui titik terang. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memastikan fasilitas intake dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Nipah Kuning telah kembali beroperasi dan memasuki tahap uji coba operasional. Kepastian ini disampaikan Edi usai meninjau langsung fasilitas milik […]

expand_less