Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » Bersinar » Berapa Kerugian Akibat Banjir di Pontianak? Pemkot dan Universitas Waterloo Kanada Hitung Risiko Ekonomi

Berapa Kerugian Akibat Banjir di Pontianak? Pemkot dan Universitas Waterloo Kanada Hitung Risiko Ekonomi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Menghadapi ancaman banjir rob yang semakin sering melanda, Pemerintah Kota Pontianak mulai beralih ke strategi mitigasi berbasis data ilmiah. Bekerja sama dengan Universitas Waterloo Kanada dan Universitas Gadjah Mada (UGM), Pemkot resmi meluncurkan kajian aktuaria untuk menghitung kerugian dan kerusakan finansial akibat banjir, Kamis (15/1/2026).

Langkah ini diambil di tengah fenomena pasang air laut yang mencapai rekor tertinggi hingga dua meter pada awal Januari 2026, yang melumpuhkan sebagian aktivitas kota.

Selama ini, kerugian banjir seringkali hanya dilihat dari kerusakan fisik infrastruktur. Namun, melalui kajian aktuaria—ilmu yang biasa digunakan dalam asuransi untuk menghitung risiko—kerugian akan dipetakan secara komprehensif, mencakup dampak sosial, ekonomi, hingga penurunan nilai aset jangka panjang.

“Perubahan iklim dan kenaikan muka air laut tidak bisa lagi ditangani hanya dengan meninggikan jalan. Kita perlu data akurat mengenai besaran kerugian finansial agar kebijakan mitigasi dan pembiayaan iklim ke depan lebih tepat sasaran,” tegas Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono.

Wali Kota menyebutkan, topografi Pontianak yang datar membuat aliran air sangat bergantung pada pasang surut Sungai Kapuas. Pada Januari ini, air tidak hanya menggenangi jalan tetapi sudah masuk ke ribuan rumah warga.

“Kajian ini akan menjadi dasar rujukan bagi pemerintah kota hingga kementerian untuk perencanaan jangka panjang, termasuk kemungkinan membangun infrastruktur perlindungan banjir berskala besar,” tambahnya.

Perwakilan Universitas Waterloo, Prof. Stefan Steiner, menjelaskan bahwa studi ini didanai oleh program Fincapes. Selama sembilan bulan ke depan, tim akan mengombinasikan survei lapangan, data primer, dan diskusi kelompok terarah (FGD) untuk memahami realitas sosial di Pontianak.

“Tujuan utama kami adalah menjembatani sains dengan kebijakan. Dengan memahami besaran risiko finansial, pemerintah daerah dapat merancang strategi pembiayaan dan perlindungan yang lebih berkelanjutan,” jelas Prof. Steiner.

Ia juga menilai Pontianak merupakan contoh penting bagi kota-kota dataran rendah dunia yang terancam tenggelam akibat perubahan iklim. Hasil kajian ini nantinya diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik risiko serupa.

Selain faktor alam, Edi Kamtono mengingatkan bahwa pembangunan di wilayah sekitar seperti Kubu Raya dan Mempawah, serta kerusakan di hulu sungai, turut memperparah pola banjir di Pontianak. Oleh karena itu, hasil kajian aktuaria ini diharapkan menjadi alat lobi ke pemerintah provinsi dan pusat guna melakukan penanganan banjir yang terintegrasi secara lintas batas wilayah.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Prokopim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proliga 2026 Pontianak Dimulai 8 Januari: Tiket Murah Sudah Termasuk Voucher UMKM!

    Proliga 2026 Pontianak Dimulai 8 Januari: Tiket Murah Sudah Termasuk Voucher UMKM!

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kota Pontianak kembali menjadi pusat perhatian voli nasional. Turnamen bola voli paling bergengsi di Indonesia, Proliga 2026, siap digelar di Bumi Khatulistiwa mulai Kamis (8/1/2026) hingga Minggu (11/1/2026). Selain menyuguhkan aksi memukau dari atlet profesional, panitia memberikan nilai tambah bagi penonton melalui integrasi dukungan ekonomi lokal. Putaran pertama kompetisi ini akan diikuti oleh […]

  • Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Pembalakan Liar Pemicu Banjir Bandang Aceh Tamiang

    Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Pembalakan Liar Pemicu Banjir Bandang Aceh Tamiang

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri turun langsung ke Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, untuk mengusut dugaan pembalakan liar dan kerusakan lingkungan yang diduga kuat menjadi pemicu banjir bandang di wilayah tersebut. Penyelidikan difokuskan pada alur sungai yang membawa gelondongan kayu dalam jumlah besar hingga ke kawasan permukiman warga, menyebabkan kerusakan rumah serta […]

  • Wabup Sukir Jamin Urus Izin Ponpes Pakai Dana Pribadi Agar Bisa Dapat Bantuan Negara

    Wabup Sukir Jamin Urus Izin Ponpes Pakai Dana Pribadi Agar Bisa Dapat Bantuan Negara

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, memberikan jaminan khusus bagi pengelola pondok pesantren dan yayasan di wilayahnya yang hingga kini belum mengantongi izin operasional. Hal ini disampaikannya saat melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Muhajirin, Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar, pada Senin (23/2/2026). Sukiryanto menyoroti fakta bahwa Kubu Raya memiliki jumlah pondok pesantren terbanyak […]

  • e-BPKB Mulai Berlaku, Ini Bedanya dengan BPKB Lama

    e-BPKB Mulai Berlaku, Ini Bedanya dengan BPKB Lama

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Kepolisian Republik Indonesia melalui Direktorat Registrasi dan Identifikasi (Ditregident) Korlantas Polri terus memperkuat transformasi digital layanan publik di bidang kendaraan bermotor. Salah satu langkah strategis yang kini dijalankan adalah penerapan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor Elektronik (e-BPKB). Direktur Registrasi dan Identifikasi Korlantas Polri Brigjen Pol. Wibowo mengatakan, penerapan e-BPKB telah dimulai secara bertahap sejak […]

  • Wali Kota Edi Kamtono: 43 Ribu Mahasiswa Pontianak Adalah Kunci Indonesia Emas 2045

    Wali Kota Edi Kamtono: 43 Ribu Mahasiswa Pontianak Adalah Kunci Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menekankan pentingnya peran strategis mahasiswa sebagai agen perubahan dalam menyongsong bonus demografi. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) Himpunan Mahasiswa Pontianak (HIMAPON) di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Sabtu (17/1/2026). Edi menyebutkan bahwa Kota Pontianak saat ini memiliki potensi besar dari sisi sumber daya manusia, […]

  • Polresta Pontianak Musnahkan Barang Bukti Sabu dan Ekstasi Hasil Pengungkapan Kasus Narkoba

    Polresta Pontianak Musnahkan Barang Bukti Sabu dan Ekstasi Hasil Pengungkapan Kasus Narkoba

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com — Satuan Reserse Narkoba Polresta Pontianak memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu dan ekstasi yang merupakan hasil pengungkapan sejumlah kasus peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Pemusnahan dilakukan di kantor Satresnarkoba Polresta Pontianak pada Rabu, 11 Maret 2026. Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari narkotika golongan I bukan tanaman berupa ekstasi seberat 14,45 gram dan […]

expand_less