Menbud Fadli Zon Tinjau Keraton, Revitalisasi Menunggu Usulan
- account_circle Pontianak Metro
- calendar_month Senin, 19 Jan 2026
- print Cetak

Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan akan merevitalisasi keraton dan kesultanan di Indonesia. Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan revitalisasi dilakukan atas permintaan pihak keraton saat kunjungan kerja ke Sumedang. Foto: Foto: tangkapan layar YouTube PonTV
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PontianakMetro.com – Pemerintah berencana merevitalisasi keraton dan kesultanan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut akan dijalankan berdasarkan permintaan dari masing-masing keraton, dengan mempertimbangkan nilai sejarah dan kearifan lokal.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan hal itu saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu, 17 Januari 2026. Dalam kunjungan tersebut, Fadli meninjau sejumlah cagar budaya, mulai dari Taman Hutan Raya Gunung Kunci hingga bekas benteng pertahanan di Gunung Palasari.
Fadli juga berziarah ke makam pahlawan nasional Cut Nyak Dien di Gunung Puyuh sebelum melanjutkan kunjungan ke Bale Agung Srimanganti Keraton Sumedang Larang. Di hadapan tokoh adat dan kerabat keraton, ia menyampaikan amanat Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya revitalisasi lembaga budaya tradisional.
Menurut Fadli, revitalisasi keraton dan kesultanan tidak dilakukan secara seragam. Pemerintah, kata dia, akan menunggu inisiatif dan permintaan dari pihak keraton agar proses pelestarian berjalan sesuai kebutuhan dan konteks sejarah masing-masing daerah.
Ia menambahkan, keberadaan Kementerian Kebudayaan diharapkan menjadi penggerak utama dalam mengembangkan potensi budaya daerah, tidak hanya sebagai warisan simbolik, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan kebudayaan hidup.
Di sela kunjungan tersebut, Fadli Zon menerima cinderamata dari Kerajaan Sumedang Larang sebagai simbol penghormatan dan kerja sama pelestarian budaya. (*/)
- Penulis: Pontianak Metro

Saat ini belum ada komentar