Fantastis! Panitia Cap Go Meh Singkawang Himpun Dana Rp1 Miliar, Siap Sambut Tahun Kuda Api
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Senin, 19 Jan 2026
- print Cetak

Fantastis! Panitia Cap Go Meh Singkawang Himpun Dana Rp1 Miliar, Siap Sambut Tahun Kuda Api. (Foto: Prokopim)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PontianakMetro.Com — Persiapan perhelatan akbar Tahun Baru Imlek 2577 dan Festival Cap Go Meh 2026 di Kota Singkawang dimulai dengan langkah yang sangat impresif.
Dalam acara malam ramah tamah yang digelar di Gedung Pavilion 78 pada Kamis (15/1/2026) malam, panitia berhasil menghimpun dana sekitar Rp1 miliar.
Dana fantastis tersebut dikumpulkan melalui sumbangan dan sponsorship dari para pengusaha, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan yang hadir dalam pertemuan tersebut.
Kegiatan ini juga menjadi momen penting bagi panitia untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan Imlek dan Cap Go Meh pada periode tahun sebelumnya.
Suasana malam ramah tamah semakin istimewa dengan kehadiran tokoh nasional, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko, yang sedang berada di Singkawang.
Ketua Pelaksana Panitia, Bun Cin Thong, mengungkapkan bahwa modal dana yang terkumpul akan segera dialokasikan untuk mematangkan persiapan fisik di lapangan.
Saat ini, ruas-ruas jalan di Kota Singkawang sudah mulai dipasang ribuan lampion guna mempercantik wajah kota menjelang perayaan.
“Stadion Kridasana akan menjadi lokasi utama festival dengan berbagai ornamen dan hiasan khas Tahun Kuda Api,” ujar Bun Cin Thong.
Tahun ini, posisi Ketua Umum Pelaksanaan Festival Imlek dan Cap Go Meh kembali dipercayakan kepada Mimihetty Layani.
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menuturkan bahwa perayaan tahun 2026 memiliki makna yang sangat mendalam bagi sejarah kerukunan di Kota Singkawang.
Hal ini dikarenakan perayaan Imlek dan Cap Go Meh akan berlangsung beriringan dengan datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
“Momentum ini menjadikan tahun 2026 sangat spesial dan semakin menegaskan Singkawang sebagai kota yang penuh toleransi,” kata Tjhai Chui Mie.
Pemerintah Kota Singkawang berkomitmen mendukung penuh seluruh kegiatan keagamaan, termasuk koordinasi antara panitia Imlek dengan panitia Ramadan Fair.
Sinergi ini dilakukan agar seluruh rangkaian ibadah dan festival kebudayaan dapat berjalan secara harmonis tanpa saling mengganggu.
Langkah penggalangan dana yang masif ini menjadi bukti kuatnya gotong-royong masyarakat dalam menjaga citra Singkawang sebagai destinasi wisata budaya dunia.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Diskominfo

Saat ini belum ada komentar