Terpikat Hutan Kota Pontianak, Jusuf Kalla: Menjaga Lingkungan Adalah Bagian dari Ajaran Agama
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
- print Cetak

Ketua DMI Jusuf Kalla menghadiri pelantikan Pengurus DMI Provinsi Kalbar di Pendopo Gubernur Kalbar. | Terpikat Hutan Kota Pontianak, Jusuf Kalla: Menjaga Lingkungan Adalah Bagian dari Ajaran Agama. (Foto: Prokopim)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PontianakMetro.Com – Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla (JK), mengaku terkesan dengan wajah Kota Pontianak yang hijau dan tertata rapi. Hal ini disampaikannya saat menghadiri pelantikan Pengurus DMI Provinsi Kalimantan Barat periode 2025-2030 di Pendopo Gubernur Kalbar, Kamis (15/1/2026).
Mantan Wakil Presiden RI tersebut menilai, keberadaan hutan-hutan kota yang terjaga di sepanjang jalan utama bukan sekadar hasil pembangunan fisik, melainkan cerminan dari kesadaran kolektif masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
Dalam sambutannya, JK menekankan bahwa menjaga kelestarian alam merupakan perintah agama yang tak terpisahkan dari ibadah. Ia memuji komitmen pemerintah daerah dan masyarakat Pontianak yang berhasil menyelaraskan kehidupan religius dengan kelestarian lingkungan.
“Sepanjang jalan kita lihat hutan kotanya terjaga. Ini mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan, dan itu adalah bagian dari ajaran agama. Saya harap nilai ini terus dipegang oleh seluruh pengurus DMI dalam menjalankan peran organisasi,” ujar Jusuf Kalla.
JK juga mengingatkan kembali filosofi DMI: “Memakmurkan Masjid dan Dimakmurkan oleh Masjid.” Menurutnya, masjid harus menjadi pusat peradaban yang peka terhadap isu sosial dan lingkungan di sekitarnya.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, yang juga menjabat sebagai Ketua DMI Kota Pontianak, menyambut baik apresiasi dari tokoh nasional tersebut. Edi menegaskan bahwa visi Pontianak sebagai kota yang hijau dan berkelanjutan memang dibangun di atas fondasi spiritual.
“Lingkungan yang bersih, hijau, dan tertata merupakan bagian dari ibadah. Ini komitmen kami bersama masyarakat, di mana masjid berperan strategis sebagai teladan dalam mengedukasi jemaah untuk peduli lingkungan,” ungkap Edi.
Dalam acara tersebut, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, kembali dipercaya dan dilantik menjadi Ketua DMI Kalbar untuk masa jabatan lima tahun ke depan. JK berharap di bawah kepemimpinan Ria Norsan, DMI Kalbar dapat melahirkan program-program inovatif yang membuat masjid tidak hanya menjadi tempat sujud, tetapi juga solusi bagi persoalan lingkungan dan kesejahteraan umat.
Sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan pengelola masjid ini diharapkan mampu menjaga “paru-paru kota” Pontianak tetap sehat di tengah pesatnya pembangunan ekonomi Kalimantan Barat.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Prokopim

Saat ini belum ada komentar