Rabu, 17 Jun 2026
Trending Tags
Beranda » Bersinar » Pelebaran Jalan Komyos Soedarso Ditunda, Wali Kota Edi Kamtono Ungkap Alasannya

Pelebaran Jalan Komyos Soedarso Ditunda, Wali Kota Edi Kamtono Ungkap Alasannya

  • account_circle Pro/Tim
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Pontianak memutuskan untuk menunda sementara pengerjaan fisik pelebaran Jalan Komyos Soedarso, Pontianak Barat. Hal ini ditegaskan oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Pontianak Barat di Hotel Golden Tulip pada Selasa (10/2/2026).

Meski anggaran sebesar Rp16,6 miliar telah dialokasikan tahun ini, penundaan tersebut bukan tanpa alasan. Edi menjelaskan bahwa jalur Jalan Komyos Soedarso akan terlebih dahulu digunakan untuk proyek strategis nasional dari pemerintah pusat, yakni pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Daerah Terpadu (SPALDT).

“Program SPALDT akan segera dimulai. Pipa besar akan ditanam dari Nipah Kuning hingga Martapura untuk mengalirkan air limbah rumah tangga ke instalasi pengolahan di eks RPH Sapi. Targetnya 16 ribu sambungan rumah,” jelas Edi Rusdi Kamtono.

Penanaman pipa berukuran besar di bawah badan jalan ini bertujuan untuk mengolah air limbah agar tidak mencemari air tanah, demi meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Jika pelebaran jalan dipaksakan sekarang, maka jalan yang baru dibangun tersebut berisiko rusak kembali saat penggalian pipa dimulai.

“Karena jalur pipa melintasi Jalan Komyos, maka pengerjaan fisik pelebaran jalan baru akan dilakukan secara total setelah proyek SPALDT rampung,” tambahnya.

Selain isu jalan, Edi juga menyoroti beban mobilitas di Pontianak Barat yang sangat tinggi akibat aktivitas pelabuhan. Terdapat empat perusahaan bongkar muat dengan lalu lintas mencapai 450 ribu kontainer per tahun yang melintasi kawasan tersebut. Pemkot pun terus berkoordinasi untuk mendorong relokasi pelabuhan guna mengurangi kemacetan.

Di sisi lain, Pemkot Pontianak tetap memprioritaskan penuntasan jalan paralel Husein Hamzah hingga ke wilayah Sungai Jawi. Saat ini, sebanyak 15 titik lahan sudah siap dibebaskan untuk kemudian dibangun oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Wali Kota menegaskan bahwa penataan infrastruktur di Pontianak Barat harus dilakukan secara bertahap namun pasti, menyesuaikan dengan kebutuhan mendesak dan ketersediaan lahan yang terbatas di wilayah perkotaan.

“Kota ini kita bangun berdasarkan kebutuhan. Jalan, drainase, dan infrastruktur dasar lainnya harus diselesaikan secara bertahap, tapi pasti,” pungkas Edi.

  • Penulis: Pro/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Gabah Rp6.500, Bupati Satono Ingatkan Petani Jangan Mau Jual Murah ke Tengkulak

    Harga Gabah Rp6.500, Bupati Satono Ingatkan Petani Jangan Mau Jual Murah ke Tengkulak

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Di tengah euforia Panen Raya di Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Bupati Sambas, Satono, mengeluarkan instruksi keras demi melindungi kesejahteraan para petani. Ia menegaskan agar para petani di Kabupaten Sambas tidak melepaskan hasil panen mereka di bawah harga standar yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Hal tersebut ditegaskan Bupati Satono saat menghadiri agenda Swasembada […]

  • Festival Musik Bangun Sahur di Masjid Jami Ditarget Jadi Etalase Budaya Sungai Pontianak

    Festival Musik Bangun Sahur di Masjid Jami Ditarget Jadi Etalase Budaya Sungai Pontianak

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Pontianak memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Musik Bangun Sahur yang dipusatkan di halaman Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman. Agenda tahunan ini diharapkan mampu bertransformasi menjadi etalase budaya sungai yang ikonik bagi Kota Khatulistiwa. Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, menyampaikan bahwa festival ini bukan sekadar ajang kreativitas untuk membangunkan warga saat […]

  • PMII Komisariat Untan Sukses Gelar Pelantikan Pengurus dan Mapaba Akbar 2026

    PMII Komisariat Untan Sukses Gelar Pelantikan Pengurus dan Mapaba Akbar 2026

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com- Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Tanjungpura (Untan) resmi memulai masa bakti baru. Pengurus Komisariat dan Korps PMII Putri (Kopri) Untan menjalani prosesi pelantikan masa khidmat 2025-2026 dengan khidmat pada Sabtu, 14 Februari 2026. Selain itu, Pengurus Cabang (PC) PMII Kota Pontianak memandu langsung rangkaian acara pelantikan tersebut. Langkah Awal Kepemimpinan Baru […]

  • Branding Kota Lewat Kulit Kuliner, Edi Kamtono Hadirkan Visual Peta Rasa di Trotoar MT Haryono

    Branding Kota Lewat Kulit Kuliner, Edi Kamtono Hadirkan Visual Peta Rasa di Trotoar MT Haryono

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Pontianak terus melakukan terobosan dalam menata infrastruktur perkotaan. Fokus kali ini tidak hanya pada fungsi teknis, tetapi juga pada penguatan branding kota melalui peningkatan kualitas sarana pedestrian di sepanjang koridor strategis. Salah satu langkah nyata terlihat di Jalan MT Haryono yang kini tampil beda. Penataan trotoar di kawasan tersebut dilengkapi dengan […]

  • Geger Penemuan Bayi di Rumah Makan Sekadau, Ternyata Anak Kandung Saksi di Lokasi

    Geger Penemuan Bayi di Rumah Makan Sekadau, Ternyata Anak Kandung Saksi di Lokasi

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Polres Sekadau memberikan penjelasan resmi terkait peristiwa penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki di sebuah rumah makan yang berlokasi di Desa Bokak Sebumbun, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau. Peristiwa yang sempat menghebohkan warga sekitar ini pertama kali diketahui pada Senin (2/2/2026) malam. Pihak kepolisian segera bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya […]

  • Kementan Cabut Izin 2.300 Distributor Pupuk Sepanjang 2025, Ratusan Pejabat Dicopot

    Kementan Cabut Izin 2.300 Distributor Pupuk Sepanjang 2025, Ratusan Pejabat Dicopot

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Kementerian Pertanian (Kementan) mengambil langkah tegas dalam menertibkan distribusi pupuk serta membenahi tata kelola internal demi menjaga keberhasilan program pangan nasional. Sepanjang tahun 2025, Kementan mencabut izin ribuan distributor pupuk yang terbukti melakukan pelanggaran, sekaligus mencopot ratusan pejabat di lingkungan kementerian. Kebijakan tegas tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat […]

expand_less