Rabu, 4 Mar 2026
Trending Tags
Beranda » News » Ekspor 103 Ton Pekawai via PLBN Entikong: Primadona Baru Pengganti Durian

Ekspor 103 Ton Pekawai via PLBN Entikong: Primadona Baru Pengganti Durian

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Berakhirnya musim durian ternyata tidak menyurutkan geliat ekonomi di beranda depan negara, khususnya di wilayah perbatasan Entikong.

Seiring meredanya pengiriman “Si Raja Buah”, kini giliran buah pekawai yang mengambil alih panggung sebagai komoditas unggulan baru.

Buah eksotis khas Kalimantan ini mencatatkan lonjakan ekspor yang sangat signifikan sepanjang Januari 2026 melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong.

Berdasarkan data Karantina Kalimantan Barat, sebanyak 103,59 ton pekawai telah berhasil menembus pasar Malaysia hanya dalam kurun waktu satu bulan.

Volume tersebut dikirimkan melalui 25 kali frekuensi pengiriman, menunjukkan tingginya permintaan dari negara tetangga terhadap buah lokal Indonesia.

Penanggung jawab Satpel PLBN Entikong, Swiet Sinay, menjelaskan bahwa peralihan ini merupakan dinamika alami dalam perdagangan hortikultura.

Menurutnya, pekawai terbukti mampu menjaga konsistensi arus perdagangan lintas batas saat komoditas musiman lainnya mulai menurun.

“Usai berakhirnya musim durian, pekawai kini mendominasi arus ekspor melalui PLBN Entikong,” ujar Swiet Sinay pada Senin (19/1/2026).

Ia menegaskan bahwa keberhasilan mengekspor 103 ton pekawai ini menjadi bukti nyata bahwa buah lokal Kalimantan memiliki daya saing yang tinggi.

Meski volume pengiriman meningkat tajam, Swiet memastikan seluruh proses tetap berada dalam pengawasan ketat petugas karantina di lapangan.

Setiap kemasan buah pekawai yang dikirimkan wajib melalui serangkaian tindakan karantina sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Langkah ini dianggap krusial untuk memastikan komoditas tersebut bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).

Selain itu, pengawasan ketat dilakukan agar produk yang diekspor memenuhi standar kesehatan pangan yang ditetapkan oleh negara tujuan.

Dengan pengawasan yang presisi, Karantina Kalimantan Barat berkomitmen menjaga kepercayaan pasar internasional terhadap kualitas buah asli Indonesia.

Tingginya angka ekspor ini diharapkan dapat memotivasi petani lokal untuk terus meningkatkan kualitas budidaya buah-buah endemik Kalimantan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Singkawang Diserbu Sampah Kulit Durian Kalbar, Petugas DLH Kewalahan Angkut 120 Ton Sehari

    Singkawang Diserbu Sampah Kulit Durian Kalbar, Petugas DLH Kewalahan Angkut 120 Ton Sehari

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Citra Singkawang sebagai kota wisata diuji oleh tumpukan sampah pasca-libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Singkawang harus berjibaku menangani lonjakan volume sampah yang menyentuh angka 120 ton per hari pada pekan pertama Januari. Menariknya, lonjakan ini bukan sekadar sampah rumah tangga, melainkan didominasi oleh limbah […]

  • Polisi Amankan Joki dan 6 Motor “Trondol” di Kubu Raya Usai Warga Lapor via Instagram Bupati

    Polisi Amankan Joki dan 6 Motor “Trondol” di Kubu Raya Usai Warga Lapor via Instagram Bupati

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Aksi adu kecepatan ilegal di Jalan Angkasa Pura, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, akhirnya terhenti di tangan aparat. Sebanyak 6 unit sepeda motor beserta joki dan pemiliknya berhasil diamankan jajaran Polres Kubu Raya pada Minggu (25/1/2026). Penangkapan ini bermula dari “curhatan” warga yang resah dengan aktivitas berbahaya tersebut. Masyarakat memilih melaporkan aksi […]

  • Solusi Kebutaan di Kalbar, Norsan Apresiasi Kehadiran Rumah Sakit Mata yang Layani BPJS di Pontianak

    Solusi Kebutaan di Kalbar, Norsan Apresiasi Kehadiran Rumah Sakit Mata yang Layani BPJS di Pontianak

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kualitas layanan kesehatan di Kalimantan Barat melangkah maju dengan peresmian operasional Rumah Sakit Mata Pontianak Eye Center (PEC). Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi menandai grand opening fasilitas ini melalui penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita bersama Direktur RS PEC pada Sabtu (24/1/2026). Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menyampaikan apresiasi tinggi kepada Direktur […]

  • Edho Sinaga: Jangan Persulit Pers, Permintaan Data Jurnalis Harusnya Pakai Rezim UU Pers Bukan UU KIP

    Edho Sinaga: Jangan Persulit Pers, Permintaan Data Jurnalis Harusnya Pakai Rezim UU Pers Bukan UU KIP

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Komisi Informasi (KI) Kalimantan Barat mengambil langkah strategis untuk mengakhiri kesalahpahaman antara badan publik dan insan pers terkait akses data. Melalui agenda Coaching Clinic Penguatan Literasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP), KI Kalbar menekankan pentingnya membedakan antara permohonan informasi administratif dan tugas jurnalistik. Kegiatan yang digelar pada Jumat (30/01/2026) ini bertujuan menyamakan persepsi antara […]

  • Pemerintah Terapkan Registrasi SIM Card Pakai Face Recognition, Tekan Penipuan Digital

    Pemerintah Terapkan Registrasi SIM Card Pakai Face Recognition, Tekan Penipuan Digital

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Pemerintah resmi memperketat aturan kepemilikan nomor telepon seluler di Indonesia dengan menerapkan registrasi kartu SIM berbasis biometrik. Melalui kebijakan baru ini, setiap aktivasi kartu perdana wajib disertai pemindaian wajah (face recognition) sebagai bagian dari validasi identitas pengguna. Kebijakan tersebut diumumkan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid dan diluncurkan di Gedung Sarinah, Jakarta. […]

  • Klasik! Truk Mogok Jembatan Kapuas 2 Berujung Lumpuh Total Akibat Pemotor ‘Makan Jalan Lawan’

    Klasik! Truk Mogok Jembatan Kapuas 2 Berujung Lumpuh Total Akibat Pemotor ‘Makan Jalan Lawan’

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Arus lalu lintas di Jembatan Kapuas 2 kembali menjadi mimpi buruk bagi pengendara pada Senin (12/1/2026). Kemacetan panjang hingga titik lumpuh total terjadi bukan hanya karena kendala teknis sebuah truk bermuatan, melainkan diperparah oleh rendahnya kedisiplinan para pengendara roda dua yang nekat melawan arus. Aksi saling serobot ini sempat menciptakan gridlock atau penguncian […]

expand_less