Rabu, 4 Mar 2026
Trending Tags
Beranda » News » Perbaikan Jalan Bodok-Meliau Dianggarkan Rp16,6 Miliar, Wagub: Utamakan Fungsional Agar Ekonomi Tetap Jalan

Perbaikan Jalan Bodok-Meliau Dianggarkan Rp16,6 Miliar, Wagub: Utamakan Fungsional Agar Ekonomi Tetap Jalan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, melakukan peninjauan langsung terhadap progres peningkatan ruas Jalan Bodok–Meliau di Desa Melobok, Kabupaten Sanggau, pada Sabtu (24/1/2026). Ruas jalan ini menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat karena nilai strategisnya sebagai urat nadi aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di wilayah tersebut.

Untuk mendukung kelancaran transportasi di sana, Pemprov Kalbar telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp16,6 miliar. Dana tersebut difokuskan untuk perbaikan intensif sepanjang 1,37 kilometer serta pemeliharaan fungsional sepanjang 19,3 kilometer.

Wagub Krisantus menegaskan bahwa penanganan infrastruktur di Kabupaten Sanggau akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sesuai dengan ketersediaan anggaran daerah.

“Sekarang sedang dilakukan penanganan oleh Pemerintah Provinsi. Harapan kita, beberapa tahun ke depan ruas Jalan Bodok–Meliau bisa tuntas secara bertahap,” kata Krisantus Kurniawan saat meninjau lokasi di Dusun Lubuk Masir.

Krisantus menekankan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan jalan tetap bisa dilalui dengan aman oleh kendaraan masyarakat. Akses transportasi yang hidup dinilai menjadi kunci utama bergeraknya roda ekonomi di desa.

Menjawab pertanyaan warga mengenai alasan jalan yang belum sepenuhnya diaspal mulus, Wagub memberikan penjelasan secara terbuka mengenai strategi penanganan fungsional.

Ia mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran membuat pemerintah harus memilih prioritas antara membangun jalan mulus di satu titik saja atau menjaga ruas jalan yang panjang agar tetap fungsional.

“Lebih baik jalan bisa dilewati semua warga, meskipun belum sempurna, daripada hanya satu titik bagus tetapi yang lain hancur. Ini menyangkut kebutuhan masyarakat sehari-hari,” jelasnya jujur.

Menurutnya, strategi ini jauh lebih efektif untuk memastikan masyarakat tidak terhambat saat membawa hasil kebun atau saat anak-anak berangkat ke sekolah.

Wagub Krisantus berkomitmen untuk terus memperjuangkan pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh pelosok Kalimantan Barat selama masa kepemimpinannya.

Pada Tahun Anggaran 2025 sendiri, Pemprov Kalbar telah menyiapkan dua paket besar peningkatan jalan di Kabupaten Sanggau guna memperkuat konektivitas antarwilayah.

Warga Desa Melobok pun menyambut positif kehadiran Wagub dan berharap perbaikan ini konsisten dilakukan hingga seluruh ruas jalan benar-benar tuntas.

Bagi warga, akses jalan yang layak bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan harapan baru agar hasil bumi lebih mudah dipasarkan dan biaya transportasi dapat ditekan.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atasi Rob hingga Air Payau, Wali Kota Pontianak Genjot Infrastruktur dan Sanitasi Terpusat di 2026

    Atasi Rob hingga Air Payau, Wali Kota Pontianak Genjot Infrastruktur dan Sanitasi Terpusat di 2026

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Menandai dimulainya perencanaan masa depan kota, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan se-Kota Pontianak resmi bergulir pada Senin (12/1/2026). Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun akselerasi infrastruktur sebagai fondasi utama untuk mendukung arah pembangunan tahun 2027. Langkah ini diambil guna merespons tantangan klasik perkotaan seperti genangan […]

  • Hampir 10 Juta Kg Komoditas Lolos: Karantina Kalbar Catat Rekor Ekspor Fantastis 2025 di PLBN Jagoi Babang

    Hampir 10 Juta Kg Komoditas Lolos: Karantina Kalbar Catat Rekor Ekspor Fantastis 2025 di PLBN Jagoi Babang

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Gerbang perbatasan di PLBN Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, mencatatkan kinerja ekspor yang luar biasa sepanjang tahun 2025. Karantina Kalimantan Barat melaporkan peningkatan signifikan pada volume dan frekuensi ekspor komoditas pertanian, peternakan, dan perikanan, jauh melampaui angka tahun sebelumnya. Data dari aplikasi BEST TRUST menunjukkan angka yang fantastis: 3.134 sertifikat karantina telah […]

  • Hilang Kendali di KM 32 Trans Kalimantan, Pengemudi Dump Truk Tewas Usai Adu Banteng dengan Truk CPO

    Hilang Kendali di KM 32 Trans Kalimantan, Pengemudi Dump Truk Tewas Usai Adu Banteng dengan Truk CPO

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kecelakaan lalu lintas maut kembali terjadi di Jalan Trans Kalimantan KM 32, Desa Pancaroba, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Insiden yang melibatkan sebuah truk tangki Crude Palm Oil (CPO) dengan dump truk tersebut menewaskan pengemudi dump truk di lokasi kejadian. Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa (10/2/2026) pagi. Berdasarkan hasil […]

  • Operasi Subuh di Sungai Pawan Ketapang: Penyelundupan 600 Kayu Bulat Digagalkan

    Operasi Subuh di Sungai Pawan Ketapang: Penyelundupan 600 Kayu Bulat Digagalkan

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Kalimantan berhasil memutus rantai peredaran kayu ilegal skala besar di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Dalam operasi senyap yang digelar pada Sabtu (17/1/2026) dini hari, petugas mengamankan ratusan batang kayu bulat yang diselundupkan melalui jalur perairan. Tim menyergap sebuah rakit raksasa berisi kurang lebih 600 batang kayu bulat […]

  • Kanwil Kemenkumham Kalbar Perkuat Pengawasan Notaris Sintang, Optimalkan Aplikasi SILANOK

    Kanwil Kemenkumham Kalbar Perkuat Pengawasan Notaris Sintang, Optimalkan Aplikasi SILANOK

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Kalimantan Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Majelis Pengawas Daerah Notaris (MPDN) Kabupaten Sintang dan Pengurus Daerah Ikatan Notaris Indonesia (INI) Sintang pada Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat fungsi pengawasan dan pembinaan notaris di wilayah kerja Kabupaten Sintang guna menjaga kepercayaan […]

  • Manfaatkan Kondisi Korban, Pria di Mandor Diringkus Polisi Usai Setubuhi Penyandang Disabilitas

    Manfaatkan Kondisi Korban, Pria di Mandor Diringkus Polisi Usai Setubuhi Penyandang Disabilitas

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Satreskrim Polres Landak berhasil mengungkap kasus memilukan terkait tindak pidana perkosaan yang menyasar seorang perempuan penyandang disabilitas di Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak. Seorang pria berinisial M resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di Dusun Agak Hulu, Desa Bebatung. Penangkapan ini merupakan respons tegas kepolisian atas perbuatan […]

expand_less