Kapolres Usul Ratakan Taman Tugu Jam untuk Jalur Motor, Solusi Cepat Atasi Macet Sintang
- account_circle Hms/Tim
- calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
- print Cetak

Polres Sintang gelar Forum Komunikasi Lalu Lintas untuk tekan angka kecelakaan. Kapolres usulkan pelebaran jalan di Tugu Jam sebagai solusi jangka pendek. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PontianakMetro.Com — Kepolisian Resor (Polres) Sintang menggelar Forum Komunikasi Lalu Lintas sebagai upaya terpadu untuk menekan angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Sintang. Pertemuan strategis yang berlangsung pada Rabu (28/01/2026) ini fokus mencari solusi atas kompleksnya permasalahan transportasi di daerah tersebut.
Dalam forum tersebut terungkap bahwa Kabupaten Sintang saat ini masuk dalam kategori daerah dengan angka kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi. Kondisi wilayah yang luas dengan karakteristik jalan sempit, rusak, serta kurang memadai menjadi faktor utama pemicu kecelakaan di tengah padatnya aktivitas pengguna jalan.
Kapolres Sintang menegaskan pentingnya sinergi lintas sektoral untuk menemukan langkah konkret demi menciptakan sistem lalu lintas yang lebih aman bagi masyarakat. Salah satu poin krusial yang dibahas adalah tingginya angka laka lantas yang dipicu oleh minimnya penanganan infrastruktur jalan.
Selain masalah kecelakaan, kemacetan di kawasan ikonik Tugu Jam Sintang juga menjadi sorotan utama. Sebagai solusi jangka pendek, Kapolres Sintang menyampaikan ide praktis kepada Bupati Sintang untuk melakukan pelebaran jalan di titik tersebut tanpa harus menunggu anggaran besar dari pemerintah pusat.
“Kalau menunggu anggaran besar dari pusat, realisasinya bisa lama. Solusi murah dan cepat yang bisa dilakukan adalah meratakan taman di sekeliling tugu jam, termasuk parit dan trotoar, sehingga jalan bisa dilebarkan. Nantinya bisa diberi marka khusus jalur motor agar arus lalu lintas lebih tertib,” jelas Kapolres Sintang sebagaimana dikutip dalam forum tersebut.
Selain pelebaran jalan, Kapolres mengharapkan dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang untuk membangun pos lalu lintas permanen di kawasan Tugu Jam. Kehadiran pos ini diharapkan memudahkan personel dalam mengurai kemacetan secara intensif pada jam-jam padat.
Poin lain yang menjadi agenda kerja adalah perbaikan rambu-rambu dan marka jalan, serta pemasangan CCTV di titik-titik rawan. Teknologi ini nantinya akan digunakan untuk memantau kondisi lalu lintas secara real time guna mempercepat penanganan hambatan di lapangan.
Ke depan, Kapolres Sintang menargetkan terwujudnya sistem lalu lintas yang lebih modern, termasuk rencana penerapan tilang elektronik di Kabupaten Sintang. Jika infrastruktur pendukung telah siap, Sintang diharapkan mampu mengikuti jejak digitalisasi transportasi seperti yang telah berjalan di Kota Pontianak.
“Jika infrastruktur dan sistem pendukung sudah siap, bukan tidak mungkin Sintang bisa menyusul Kota Pontianak yang saat ini satu-satunya kota yang sudah menerapkan sistem tilang elektronik di Kalimantan Barat,” pungkasnya.
- Penulis: Hms/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar