Hilang Kendali di Tikungan Desa Bagan Asam, Nyawa Pengendara Motor Tak Tertolong Usai Benturan Keras
- account_circle Hms/Tim
- calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
- print Cetak

Kecelakaan fatal terjadi di Jalan Trans Kalimantan, Sanggau pada 11 Februari 2026. Seorang pengendara motor meninggal di tempat usai menabrak bemper truk boks. (Foto: Hms.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PontianakMetro.Com — Kecelakaan lalu lintas fatal kembali terjadi di Jalan Trans Kalimantan, tepatnya di Dusun Modang, Desa Bagan Asam, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 17.15 WIB. Insiden memilukan yang melibatkan sepeda motor dan truk boks tersebut mengakibatkan seorang pengendara meninggal dunia di lokasi kejadian.
Peristiwa ini melibatkan sepeda motor Yamaha MX King dengan nomor polisi KB 3928 DAH yang dikendarai oleh SK, warga Desa Meranggau, Kecamatan Meliau. Lawannya adalah sebuah truk boks Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi B 9568 QZ yang dikemudikan oleh SR (48), warga Pontianak Barat.
Berdasarkan kronologi sementara, truk boks tersebut sedang melaju dari arah Dusun Teraju menuju Dusun Modang dengan kecepatan sedang. Namun, saat tiba di lokasi kejadian yang memiliki karakteristik jalan aspal dengan tikungan, tanjakan, serta cekungan, maut menjemput.
Sepeda motor yang datang dari arah berlawanan diduga kehilangan kendali saat melintasi medan jalan tersebut. Kendaraan roda dua itu kemudian menabrak bagian bemper depan sebelah kanan truk boks dengan benturan yang sangat keras.
Akibat luka berat yang dialaminya, pengendara sepeda motor dinyatakan meninggal dunia di tempat. Petugas dari Polsek Toba yang menerima laporan masyarakat segera bergerak ke lokasi untuk mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat serta mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat di sekitar tikungan.
Kapolsek Toba, Iptu Arnold Rocky Montolalu, menegaskan bahwa pihaknya telah mengamankan lokasi dan barang bukti kendaraan guna proses penyelidikan lebih lanjut.
“Kami langsung mendatangi TKP begitu menerima informasi. Prioritas utama adalah mengevakuasi korban, mengamankan barang bukti, serta melakukan langkah-langkah kepolisian agar situasi tetap kondusif,” ujar Iptu Arnold Rocky.
Personel kepolisian juga telah mencatat identitas para saksi dan membuat sketsa TKP. Kasus ini selanjutnya akan dikoordinasikan dengan Unit Laka Lantas Polres Sanggau untuk mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa pengemudi truk boks.
Kapolsek pun memberikan imbauan keras kepada seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur rawan di Trans Kalimantan.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama saat melintas di jalur rawan seperti tikungan dan tanjakan. Pastikan kendaraan dalam kondisi baik serta tetap menjaga kecepatan agar kejadian serupa dapat dicegah,” tegasnya.
- Penulis: Hms/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar