Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Hadirkan Praktisi Industri Halal, Prodi Manajemen Bisnis Syariah Bekali Mahasiswa Hadapi Peluang Ekonomi Halal

Hadirkan Praktisi Industri Halal, Prodi Manajemen Bisnis Syariah Bekali Mahasiswa Hadapi Peluang Ekonomi Halal

  • account_circle Anisa
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.com – Potensi Kalimantan Barat dalam mengembangkan industri halal terus mendapat perhatian berbagai pihak. Untuk membekali mahasiswa dengan wawasan sekaligus pengalaman praktis, Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Universitas Muhammadiyah Pontianak menggelar Stadium General Industri Halal dengan menghadirkan narasumber dari pemerintah, lembaga halal, dunia industri, hingga sektor layanan publik.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Universitas Muhammadiyah Pontianak tersebut dibuka oleh Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Pontianak, Samsuddin, S.E., M.M. Menurutnya, perkembangan industri halal membuka peluang besar bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam berbagai sektor, mulai dari pangan, kosmetik, jasa, hingga usaha mikro dan kecil. Ketua Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Aiyub Anshori S.HI., M.H, mengatakan bahwa stadium general ini diselenggarakan sebagai upaya mempertemukan mahasiswa dengan para praktisi yang selama ini terlibat langsung dalam pengembangan ekosistem halal.

“Mahasiswa perlu memahami bahwa industri halal tidak hanya berbicara tentang label halal pada sebuah produk, tetapi mencakup proses bisnis, regulasi, inovasi, hingga kolaborasi antar-lembaga. Karena itu, kami menghadirkan narasumber dari berbagai bidang agar peserta memperoleh gambaran yang utuh,” ujarnya.

Narasumber pertama, Suherman, S.E., dari Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Barat, menjelaskan pentingnya pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM. Ia memaparkan berbagai kebijakan pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), sekaligus mendorong pelaku usaha agar memanfaatkan program pendampingan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produknya.

 

Sementara itu, Dr. M. Agus Wibowo dari LPPOM MUI Kalimantan Barat mengajak peserta melihat industri halal dari perspektif yang lebih luas. Melalui materi bertajuk “Sinergi Industri, Regulasi, dan Syari’ah dalam Perkembangan Ekosistem Halal Indonesia”, ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki peluang besar menjadi pusat halal dunia apabila pelaku usaha, regulator, dan otoritas syariah mampu membangun kolaborasi yang berkelanjutan.

“Ekosistem halal tidak akan tumbuh apabila setiap pihak berjalan sendiri-sendiri. Sinergi menjadi kunci agar produk halal Indonesia semakin dipercaya dan mampu bersaing di pasar global,” jelasnya.

Perspektif dunia usaha disampaikan oleh Yunita, Demand Leader PT Paragon Technology and Innovation area pontianak. Sebagai perusahaan yang dikenal sebagai pemimpin industri kosmetik halal nasional melalui berbagai merek seperti Wardah, Make Over, Emina, Kahf, dan Labore, Paragon membagikan pengalaman mengenai strategi bisnis dan pengembangan pasar melalui materi “Welcome to Commercial.”

Dalam paparannya, Yunita menjelaskan bahwa keberhasilan sebuah perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh kemampuan memahami kebutuhan konsumen, membangun inovasi secara berkelanjutan, serta menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perubahan industri. Ia juga mendorong mahasiswa untuk berani mengembangkan kompetensi yang relevan dengan dunia kerja, mulai dari komunikasi, analisis pasar, hingga kemampuan berkolaborasi.

Melengkapi pembahasan dari sisi implementasi, Iskandar, S.E., dari Rumah Potong Hewan (RPH) Sapi Kota Pontianak, memaparkan layanan pemotongan hewan sesuai standar halal dan kesehatan masyarakat veteriner. Ia menjelaskan bahwa rumah potong hewan memiliki peran penting dalam menjaga kualitas serta kehalalan produk daging yang dikonsumsi masyarakat, mulai dari proses penyembelihan hingga distribusi.

Melalui kehadiran empat narasumber dengan latar belakang yang berbeda, peserta memperoleh gambaran menyeluruh mengenai pengembangan industri halal, mulai dari kebijakan pemerintah, proses sertifikasi, strategi bisnis perusahaan, hingga implementasi standar halal di lapangan.

Bagi Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Universitas Muhammadiyah Pontianak, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga memperkuat keterhubungan antara dunia akademik, pemerintah, dan industri. Diharapkan, lulusan yang dihasilkan mampu menjadi sumber daya manusia yang siap berkontribusi dalam pengembangan industri halal, khususnya di Kalimantan Barat yang memiliki potensi besar sebagai salah satu daerah penyangga ekonomi halal di Indonesia.

  • Penulis: Anisa
  • Editor: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Ada Toleransi Lagi, Satpol PP Landak Angkut Sisa Lapak Pedagang di Zona Terlarang Pasar Tungkul

    Tak Ada Toleransi Lagi, Satpol PP Landak Angkut Sisa Lapak Pedagang di Zona Terlarang Pasar Tungkul

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Tim gabungan Pemerintah Kabupaten Landak melakukan tindakan tegas dengan menertibkan lapak-lapak pedagang yang nekat melanggar zona larangan berjualan di kawasan Pasar Rakyat, Dusun Tungkul, Desa Hilir Kantor, Kecamatan Ngabang. Operasi pembersihan yang berlangsung pada Senin (19/1/2026) siang ini melibatkan personel dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Diskumindag, hingga Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Landak. Meski […]

  • Bocah 4 Tahun yang Hilang di Dusun Jemongko Sanggau Ditemukan Meninggal di Sungai Sekayam

    Bocah 4 Tahun yang Hilang di Dusun Jemongko Sanggau Ditemukan Meninggal di Sungai Sekayam

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Suasana duka menyelimuti Dusun Jemongko, Desa Kuala Dua, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau. Anak berinisial KA (4) yang sebelumnya dilaporkan hilang, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Jenazah korban ditemukan di aliran Sungai Sekayam setelah melalui proses pencarian intensif selama tiga hari oleh tim gabungan. Penemuan ini […]

  • Menuju 700 Ribu Jiwa, Wali Kota Pontianak: Kerukunan Umat Adalah Energi Kemajuan Kota

    Menuju 700 Ribu Jiwa, Wali Kota Pontianak: Kerukunan Umat Adalah Energi Kemajuan Kota

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama (Kemenag) untuk terus mempererat kolaborasi dalam membangun Kota Khatulistiwa. Hal ini ditegaskannya saat memimpin apel peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag RI ke-80 di Halaman MTs Negeri 2 Pontianak, Sabtu (3/1/2026). Sesuai dengan tema tahun ini, ‘Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai […]

  • Dobrak Sekat! Satarudin Gandeng Band Indie dan UMKM di Final Open Turnamen Mini Soccer Pontianak

    Dobrak Sekat! Satarudin Gandeng Band Indie dan UMKM di Final Open Turnamen Mini Soccer Pontianak

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Sebuah terobosan baru dalam penyelenggaraan acara publik diperkenalkan oleh Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin. Ia menegaskan bahwa setiap kegiatan olahraga (sport) kini idealnya harus digandeng dengan unsur hiburan (entertainment) dan pemberdayaan UMKM. Langkah kolaboratif ini diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus wadah pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui jalur prestasi olahraga […]

  • Sembunyikan 9,80 Gram Sabu di Rumah Walet, Pria Paruh Baya di Tayan Hilir Diciduk Polisi

    Sembunyikan 9,80 Gram Sabu di Rumah Walet, Pria Paruh Baya di Tayan Hilir Diciduk Polisi

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Satuan Reserse Narkoba Polsek Tayan Hilir, Polres Sanggau, berhasil membongkar praktik peredaran gelap narkotika jenis sabu yang melibatkan seorang pria paruh baya. Pelaku berinisial AY (50), warga Dusun Pebaok, Desa Kawat, diringkus polisi bersama barang bukti sabu seberat hampir 10 gram. Pengungkapan kasus ini bermula dari keresahan warga terkait aktivitas mencurigakan di sebuah […]

  • PMII Komisariat Untan Sukses Gelar Pelantikan Pengurus dan Mapaba Akbar 2026

    PMII Komisariat Untan Sukses Gelar Pelantikan Pengurus dan Mapaba Akbar 2026

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com- Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Tanjungpura (Untan) resmi memulai masa bakti baru. Pengurus Komisariat dan Korps PMII Putri (Kopri) Untan menjalani prosesi pelantikan masa khidmat 2025-2026 dengan khidmat pada Sabtu, 14 Februari 2026. Selain itu, Pengurus Cabang (PC) PMII Kota Pontianak memandu langsung rangkaian acara pelantikan tersebut. Langkah Awal Kepemimpinan Baru […]

expand_less