Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Mahasiswa Semester VI Universitas PGRI Pontianak Laksanakan KKL di SLB Bina Anak Bangsa

Mahasiswa Semester VI Universitas PGRI Pontianak Laksanakan KKL di SLB Bina Anak Bangsa

  • account_circle Galuh Hartinah, M. Pd.
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pontianakmetro.com– Mahasiswa Semester VI Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Pontianak melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Sekolah Luar Biasa (SLB) Bina Anak Bangsa Pontianak pada tanggal 3–6 Agustus 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di SLB Bina Anak Bangsa, beralamat di Jalan Pak Benceng No. 12B, Sungai Bangkong, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, ini merupakan bagian dari proses pembelajaran mahasiswa untuk memperoleh pengalaman dan pemahaman secara langsung mengenai penyelenggaraan pendidikan bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), mulai dari profil lembaga, karakteristik peserta didik, hingga pelaksanaan proses belajar mengajar di sekolah.

Kegiatan KKL diawali dengan penyerahan mahasiswa pada Senin, 3 Agustus 2026. Rombongan mahasiswa beserta dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Pontianak disambut secara resmi oleh Kepala Sekolah SLB Bina Anak Bangsa Pontianak. Pertemuan tersebut menjadi awal terjalinnya komunikasi dan koordinasi antara pihak program studi dengan pihak sekolah sebelum mahasiswa melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan KKL.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Pontianak, Kamaruzzaman, menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan KKL kepada Kepala Sekolah SLB Bina Anak Bangsa Pontianak. Beliau menjelaskan bahwa kegiatan KKL tidak hanya bertujuan memenuhi kewajiban akademik mahasiswa, tetapi juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melihat, memahami, dan mempelajari secara langsung proses penyelenggaraan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus.

Beliau menegaskan bahwa calon Guru Bimbingan dan Konseling perlu memiliki wawasan yang luas dalam memahami keberagaman karakteristik peserta didik. Seorang guru BK tidak hanya dituntut mampu memberikan layanan pada sekolah reguler, tetapi juga perlu memiliki kesiapan dalam mendampingi peserta didik yang memerlukan pendekatan dan pelayanan khusus. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan kegiatan KKL sebagai kesempatan untuk mempelajari secara langsung bentuk komunikasi, proses pembelajaran, pendampingan, serta penanganan yang diberikan kepada peserta didik sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing.

Selain itu, Ketua Program Studi juga berpesan agar mahasiswa senantiasa menjaga sikap, etika, kedisiplinan, serta mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah. Mahasiswa diharapkan tidak hanya melakukan pengamatan, tetapi juga berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan yang diperkenankan oleh pihak sekolah sehingga memperoleh pengalaman yang lebih mendalam mengenai pendidikan bagi Anak Berkebutuhan Khusus.

Setelah penyampaian dari Ketua Program Studi, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Sekolah SLB Bina Anak Bangsa Pontianak. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menyampaikan apresiasi dan penerimaan terhadap kehadiran mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Pontianak. Beliau juga memberikan gambaran mengenai kondisi sekolah, karakteristik peserta didik, serta penyelenggaraan pendidikan di lingkungan SLB.

Kepala Sekolah menjelaskan bahwa penyelenggaraan pendidikan di Sekolah Luar Biasa memiliki karakteristik yang berbeda dengan sekolah reguler. Perbedaan tersebut terlihat dari kondisi peserta didik yang memiliki kebutuhan, kemampuan, hambatan, serta potensi yang beragam sehingga memerlukan pendekatan pembelajaran dan pendampingan yang disesuaikan secara individual. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi pembelajaran, tetapi juga sebagai pendamping yang membantu peserta didik mengembangkan kemampuan akademik, komunikasi, sosial, emosional, kemandirian, serta keterampilan hidup sehari-hari.

Beliau juga menekankan bahwa dalam mendampingi peserta didik berkebutuhan khusus, tenaga pendidik dituntut memiliki kesabaran, konsistensi, kemampuan berkomunikasi, serta kepekaan dalam memahami karakteristik dan respons setiap peserta didik. Keberhasilan pendidikan di SLB tidak hanya diukur dari pencapaian akademik, tetapi juga dari perkembangan kemampuan peserta didik dalam menjalani aktivitas sehari-hari, berinteraksi dengan lingkungan, serta mengembangkan potensi yang dimiliki.

Penjelasan tersebut memberikan pemahaman awal kepada mahasiswa bahwa layanan pendidikan bagi Anak Berkebutuhan Khusus memerlukan pendekatan yang adaptif, humanis, dan berpusat pada kebutuhan setiap individu. Bagi mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling, pengalaman ini menjadi bekal penting dalam memahami bahwa layanan bimbingan dan konseling harus disesuaikan dengan karakteristik, kemampuan, kondisi psikologis, serta kebutuhan perkembangan setiap peserta didik.

Selanjutnya, pada Selasa dan Rabu, 4 – 5 Agustus 2026, mahasiswa melaksanakan kegiatan pengumpulan data melalui wawancara dengan guru pada jenjang TK, SD, SMP, dan SMA. Wawancara dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai profil lembaga, karakteristik peserta didik, pelaksanaan proses pembelajaran, metode dan media pembelajaran yang digunakan, bentuk pendampingan yang diberikan kepada peserta didik, serta berbagai kendala yang dihadapi guru selama proses pembelajaran berlangsung.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga memperoleh informasi mengenai jumlah peserta didik, jenis kebutuhan khusus yang dimiliki, strategi pembelajaran yang diterapkan sesuai kemampuan peserta didik, serta upaya guru dalam mengembangkan kemampuan akademik, sosial, komunikasi, dan kemandirian peserta didik. Melalui interaksi secara langsung dengan guru, mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai bagaimana proses pendidikan di sekolah luar biasa dilaksanakan dengan memperhatikan kebutuhan setiap individu.

Pengalaman selama kegiatan KKL memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk membandingkan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan kondisi nyata di lapangan. Mahasiswa dapat mengamati bagaimana guru membangun komunikasi dengan peserta didik, menyesuaikan strategi pembelajaran, memberikan pendampingan secara individual, serta menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan peserta didik secara bertahap.

Selain menambah wawasan akademik, kegiatan ini juga membentuk sikap profesional mahasiswa dalam menghadapi keberagaman karakteristik peserta didik. Mahasiswa menyadari bahwa menjadi calon Guru Bimbingan dan Konseling tidak hanya membutuhkan penguasaan teori, tetapi juga empati, kesabaran, kemampuan berkomunikasi, keterampilan beradaptasi, serta penghargaan terhadap keunikan dan potensi setiap individu.

Rangkaian kegiatan KKL diakhiri dengan penarikan mahasiswa pada Kamis, 6 Agustus 2026. Pada kegiatan tersebut, mahasiswa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Sekolah, guru, serta seluruh warga SLB Bina Anak Bangsa yang telah menerima, membimbing, dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar secara langsung mengenai penyelenggaraan pendidikan bagi Anak Berkebutuhan Khusus.

Pelaksanaan KKL di SLB Bina Anak Bangsa Pontianak diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Pontianak. Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam membentuk kompetensi akademik, profesional, sosial, dan kepribadian mahasiswa sehingga mampu memberikan layanan bimbingan dan konseling yang adaptif, humanis, inklusif, serta menghargai keberagaman karakteristik dan potensi setiap peserta didik di lingkungan pendidikan.

3 Agustus 2026

Foto Penyerahan KKL Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Pontianak

4 Agustus 2026

Foto Wawancara Yang di lakukan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Pontianak Kepada Guru Sekolah SLB Bina Anak Bangsa

5 Agustus 2026

Foto Wawancara Yang di lakukan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Pontianak Kepada Kepala Sekolah SLB Bina Anak Bangsa

6 Agustus 2026

Foto Penarikan KKL Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Pontianak

Penulis:
Galuh Hartinah, M. Pd.

  • Penulis: Galuh Hartinah, M. Pd.
  • Editor: Anisa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Trans Kalimantan Licin Akibat Tumpahan CPO, Polisi Tabur Soda Api & Detergen

    Jalan Trans Kalimantan Licin Akibat Tumpahan CPO, Polisi Tabur Soda Api & Detergen

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Akses utama Jalan Raya Pontianak–Batang Tarang sempat mencekam pada Rabu pagi (14/1/2026). Tumpahan Crude Palm Oil (CPO) akibat kecelakaan lalu lintas melumuri badan jalan di kawasan RT Penyakit, Dusun Serinjuk, Desa Semoncol, Kabupaten Sanggau, hingga menyebabkan permukaan aspal menjadi sangat licin dan berbahaya. Menanggapi ancaman keselamatan tersebut, jajaran Polsek Batang Tarang bersama Polsek […]

  • Makna Tarhib Ramadan 3 Persiapan Penting Melapangkan Hati

    Makna Tarhib Ramadan 3 Persiapan Penting Melapangkan Hati

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    Banyak dari kita sering mengikuti acara “Tarhib Ramadan”, namun belum memahami makna mendalam di baliknya. Dalam ceramahnya di kanal Ceritaku Ceritamu, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa kata Tarhib berasal dari akar kata Rahaba yang berarti lapang atau luas. Tarhib Ramadan adalah upaya untuk melapangkan jiwa dan meluaskan hati dalam menyambut bulan suci. Ustaz Adi memberikan […]

  • Polsek Mandor Razia 21 Motor Knalpot Brong di SMKN 1 dan SMAN 1 Mandor

    Polsek Mandor Razia 21 Motor Knalpot Brong di SMKN 1 dan SMAN 1 Mandor

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Jajaran Polsek Mandor melaksanakan razia intensif terhadap kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot tidak standar atau knalpot brong di wilayah Kecamatan Mandor pada Selasa (24/2/2026). Penertiban ini merujuk pada STR Kapolres Landak Nomor: STR/1/II/OPS.1/2026 tertanggal 24 Februari 2026 mengenai penertiban knalpot brong di wilayah hukum Polres Landak. Langkah ini diambil guna memastikan ketertiban […]

  • Solusi Kebutaan di Kalbar, Norsan Apresiasi Kehadiran Rumah Sakit Mata yang Layani BPJS di Pontianak

    Solusi Kebutaan di Kalbar, Norsan Apresiasi Kehadiran Rumah Sakit Mata yang Layani BPJS di Pontianak

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kualitas layanan kesehatan di Kalimantan Barat melangkah maju dengan peresmian operasional Rumah Sakit Mata Pontianak Eye Center (PEC). Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi menandai grand opening fasilitas ini melalui penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita bersama Direktur RS PEC pada Sabtu (24/1/2026). Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menyampaikan apresiasi tinggi kepada Direktur […]

  • Sepanjang Januari 2026, 321 PMI Bermasalah Dideportasi dari Sarawak via Perbatasan Entikong

    Sepanjang Januari 2026, 321 PMI Bermasalah Dideportasi dari Sarawak via Perbatasan Entikong

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching kembali memfasilitasi proses pemulangan ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari wilayah Sarawak, Malaysia. Sepanjang bulan Januari 2026, otoritas Malaysia telah melakukan serangkaian tindakan pendeportasian terhadap para pekerja migran yang tersangkut berbagai persoalan hukum dan keimigrasian. Berdasarkan keterangan tertulis dari KJRI Kuching pada […]

  • Merajut Senyum di Senja Usia: Mahasiswa & Dosen BK UPGRI Pontianak Sukses Tutup KKL-PKM di Panti Jompo Graha Werdha Maria Joseph

    Merajut Senyum di Senja Usia: Mahasiswa & Dosen BK UPGRI Pontianak Sukses Tutup KKL-PKM di Panti Jompo Graha Werdha Maria Joseph

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Amelia Atika
    • 0Komentar

    Pontianakmetro.com— Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas PGRI Pontianak (UPGRI Pontianak) sukses menutup rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa sekaligus Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) oleh jajaran dosen. Penarikan mahasiswa KKL ini bertempat di Panti Jompo Graha Werdha Maria Joseph dan telah dilaksanakan sejak tanggal 3 hingga 6 Agustus 2026. Penarikan sebanyak 10 orang […]

expand_less