Cucu Main Api di Tumpukan Karton, Gudang Telur Haji Riduan di Sanggau Ludes Terbakar
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
- print Cetak

Cucu Main Api di Tumpukan Karton, Gudang Telur Haji Riduan di Sanggau Ludes Terbakar. (Foto: Humas Polres)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PontianakMetro.Com – Sebuah insiden kebakaran melanda gudang penyimpanan barang dagangan milik warga di wilayah Kelurahan Ilir Kota, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Sabtu (3/1/2026) siang. Kebakaran ini dipicu oleh aktivitas anak-anak yang bermain api di area gudang tanpa pengawasan orang dewasa.
Gudang yang hangus tersebut merupakan milik Haji Riduan (72), seorang pedagang yang tinggal di Blok M, Jalan Sutan Syahril, RT 10, Kelurahan Ilir Kota. Beruntung, amukan si jago merah hanya melahap bagian gudang belakang dan tidak merembet ke bangunan utama rumah.
Berdasarkan pemeriksaan awal pihak kepolisian dan keterangan saksi, api diduga kuat berasal dari kelalaian dua cucu pemilik rumah, yakni Zaenal dan Ara. Saat kejadian, keduanya sedang bermain api di dalam gudang.
Nahas, percikan api mengenai tumpukan kertas karton bekas wadah telur yang mudah terbakar. Material tersebut membuat api dengan cepat membesar dan menyelimuti ruangan gudang dalam waktu singkat.
Saksi mata, Zeli (40), yang merupakan tetangga korban, mengaku melihat kepulan asap tebal sekitar pukul 11.45 WIB. Ia segera berteriak memberi tahu pemilik rumah dan warga sekitar sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Warga setempat bergerak sigap bahu-membahu menjinakkan api sebelum satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Berkat kerja sama yang baik, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 12.10 WIB.
Pamapta Regu I Polres Sanggau, Ipda Ade Sopiandi, yang turun ke lokasi kejadian menyatakan bahwa murni tidak ditemukan unsur kesengajaan dalam peristiwa ini.
“Berkat kerja sama warga dan damkar, api dapat dipadamkan dengan cepat sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun kebakaran lanjutan,” jelas Ipda Ade Sopiandi.
Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini, kerugian materiil diperkirakan cukup signifikan mengingat gudang tersebut berisi stok barang dagangan. Saat ini, total kerugian masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat Sanggau agar lebih waspada, terutama dalam mengawasi aktivitas anak-anak di lingkungan rumah.
“Pengawasan terhadap aktivitas anak-anak sangat penting guna mencegah kejadian serupa terulang, terutama di area yang banyak tersimpan bahan mudah terbakar seperti gudang,” pungkasnya.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Humas Polres

Saat ini belum ada komentar